Royal Flush

Posts sent on: 2001-01-01

Royal Flush
21 Oct 2007 


Starring :
Edison Chen as Ten
Mike He as Jack
Ariel Lin as Queen
Dylan Guo as King
Joe Zheng as Ace

Queen, gadis imut yang disayang semua orang. Ayahnya seorang konglomerat dan ibunya mantan artis terkenal yang kini menggeluti bisnis butik. Karena kesibukan orangtuanya, sejak kecil, Queen hanya dekat dengan kakak laki - lakinya, Jack.

Hidup Queen penuh kebahagiaan, ia tak mau cepat - cepat dewasa dan menghadapi masalah - masalah orang dewasa yang rumit. Tapi terlambat, sejak si kembar King dan Ace pindah ke rumah Queen, penderitaan Queen dimulai.

Queen jatuh cinta kepada saudara tiri se-ibunya, King. Padahal, Jack yang posesif selalu melarang Queen dekat dengan King maupun Ace.

King sendiri adalah seorang cowok pembenci wanita, jadi tidak mungkin ia menyukai Queen. Sedang Ace saudara kembarnya King adalah seorang cowok dengan dua kepribadian. Yang satu adalah Spade, dingin dan membenci wanita. Yang lain adalah Love, cute, funny dan yang terpenting, ia menyukai Queen.

Masalah tambah buruk saat Ten muncul. Seorang tuan muda sombong yang merasa seluruh dunia adalah miliknya. Ia ingin memiliki Queen, satu - satunya cewek yang pernah menolaknya.

Dan yang terparah adalah ketika Jack mengaku bahwa ia mencintai Queen, adik kandungnya.

Siapa yang harus dipilih Queen ?
Shan2 · 1793 views · 12 comments
Categories: Sinopsis
Episode 1# Cowok yang suka kucing : Part 1
21 Oct 2007 

INT. KAMPUS QUEEN, RUANG KELAS - SORE

Berawal dari close up jam dinding yang berdetak kencang. Jam menunjukkan pukul tiga kurang sepuluh menit sore. Disertai suara dosen yang memenuhi ruangan. Belakangan terlihat seisi kelas yang sedang memperhatikan dosen yang sedang menjelaskan, kecuali NU NU dan QUEEN.


Muncul tulisan dari samping “1# Cowok yang suka kucing “.


QUEEN, seorang cewek imut, berpenampilan cukup modis, merebahkan bagian atas tubuhnya di atas meja, ia tidur. NU NU, cewek yang penampilannya agak ekstrim, yang duduk di sebelahnya mencolek-colek pundak Queen agar ia bangun dari tidurnya.


DOSEN, seorang laki-laki setengah baya, memakai kemeja dan celana panjang, serta berkacamata yang tahu Queen sedang tidur, tidak menegur, hanya melirik sesaat, kemudian mengambil agendanya yang terletak di atas meja sambil terus menjelaskan. Kemudian ia seperti menandai sesuatu di dalam agendanya.


Queen bangun, masih setengah sadar. Matanya menyipit, menatap Nu Nu yang duduk di sebelahnya.


QUEEN

( Sambil menguap )

Kenapa sih ?


NU NU

( Menunjuk ke arah jam dinding seraya berbisik )

Udah jam tiga kurang sepuluh. Tadi kan minta dibangunin

sebelum bel.


Sambil menyipitkan matanya, Queen menatap jam dinding. Dan seketika langsung jadi segar. Ia segera membereskan barang bawaannya meskipun kuliah belum selesai.


Dosen yang sok cuek itu lagi-lagi cuma melirik kegiatan yang dilakukan Queen dan kembali menandai agendanya.


Nu Nu ikut beberes, tapi tidak seberisik Queen. MIE MIE, cewek berpenampilan kutubuku yang duduk di depan Queen menoleh ke belakang dan meletakkan jari telunjuknya di depan bibirnya.


MIE MIE

( Berbisik kepada Queen sambil

melirikkan matanya ke arah dosen )

Sssttt ! Jangan berisik, pelan-pelan beres-beresnya.


Queen melirik Mie Mie dan dosen bergantian, ia pun memperlambat gerakkannya. Mie Mie kembali memandang ke depan.


DAN DAN, seorang cowok cute yang duduk di belakang Queen menimpukkan gumpalan kertas ke kepala Queen dan KENA.


QUEEN

( Berteriak )

AUW !!


Queen langsung menoleh ke belakang dan memelototi Dan Dan. Dan Dan tertawa tanpa suara sambil menutup mulutnya.


Seisi kelas menoleh ke arah Queen. Nu Nu terdiam, menghentikan gerabak gerubuknya, melirik Queen, kemudian dosen. Dosen menghentikan penjelasannya, kemudian menghampiri Queen yang masih cemberut. Mie Mie menoleh ke belakang, dan memberi kode ke Nu Nu sambil mengerahkan bola matanya ke arah dosen.


Nu Nu memutar bola matanya, kemudian mengeluarkan jurus maut. Ia mengangkat tangannya dan berdiri.


NU NU

( Dengan suara lantang )

Pak dosen, saya mau tanya.


Dosen yang tadinya bermuka masam, hendak melabrak Queen, seketika langsung berubah jadi lembut dan menghampiri Nu Nu.


DOSEN

( Suaranya lembut, tersenyum kepada Nu Nu )

Mau tanya apa ?


Nu Nu tersenyum, sebenarnya ia belum tahu mau tanya apa.


NU NU

( Bola matanya berkeliling )

Saya mau tanya …


Gadis manis itu menghentikan pandangannya ketika melihat jam dinding yang menunjukkan pukul tiga kurang lima sore.


NU NU

( Sambil tersenyum kepada dosen )

Saya mau tanya, kenapa jam dinding di kelas ini

lambat sekali.


Muka dosen yang tadinya seneng berubah jadi asem. Ia berjalan meninggalkan Nu Nu dan menuju tempatnya semula, yaitu di depan kelas. Kelas jadi rusuh berkat pertanyaan Nu Nu.


DOSEN

( Sambil berjalan )

Ada pertanyaan lain ?


Mie Mie senyum-senyum sendiri sambil memperhatikan dosen. Dan Dan mengacungkan jempol ke arah Nu Nu. Queen mengusap-usap dadanya sambil menghela napas. Nu Nu tersenyum bangga. Seisi kelas memperhatikan Nu Nu, ada yang terkagum-kagum, ada yang geleng-geleng, ada juga yang sinis.


Beberapa saat kemudian terdengar bunyi bel, seluruh kelas langsung beres-beres dan berebut keluar kelas terutama QUEEN, DAN DAN, NU NU, dan MIE MIE.


Ketika keluar kelas mereka langsung berlari ke arah tertentu yang dipimpin Queen, kecuali Nu Nu yang tertahan oleh ETHAN, cowok tinggi yang buru-buru menghalangi Nu Nu lari.


ETHAN

( Senyum )

Hai, malam ini kita nonton, yuk !


NU NU

( Berusaha keluar dari kurungan Ethan )

Nggak mau ! Aku sudah ada janji.


ETHAN

( Tersentak )

Janji ? Sama siapa ?


Nu Nu kembali memutar bola matanya, mencari akal. Saat itu ia melihat Dosen yang baru saja keluar kelas.


NU NU

( Berteriak kepada dosen, tersenyum

sambil melambaikan tangan )

Pak dosen !!!


Ethan spontan menoleh ke Pak dosen, kemudian melirik Nu Nu yang masih tebar pesona. Dosen senyam senyum sendiri, jadi salah tingkah karena dilemparkan senyum oleh Nu Nu.


ETHAN

( Sambil menunjuk Nu Nu dan dosen bergantian )

Kamu janjian sama dosen ?


NU NU

( Tersenyum nakal )

Kalau mau buat janji sama aku, izin dulu sana sama dosen.


Ethan pun menghampiri dosen dengan penuh emosi. Dosen bingung. Nu Nu segera kabur.


CUT TO :

Shan2 · 590 views · 7 comments
Categories: Episode 1#, Part 1
Episode 1# Cowok yang suka kucing : Part 2
21 Oct 2007 

EXT. KAMPUS QUEEN, DEPAN GERBANG – SORE

Terlihat Dan Dan, Queen dan Mie Mie berdiri di depan gerbang. Queen mondar mandir, Mie Mie hanya memperhatikan. Dan Dan senyum-senyum.


QUEEN

Duh, lama banget ! Nanti kakakku keburu dateng.


Tiba-tiba Nu Nu muncul dan berdiri di samping Queen sambil cengengesan.


NU NU

Masalah udah selesai, ayo kita berangkat !


CUT TO :


EXT. TAMAN DEKAT KAMPUS, SEBUAH KURSI PANJANG – SORE

Berawal dari close up seekor kucing manis, berbulu lebat, berwarna abu-abu lembut bercampur putih yang sedang dibelai-belai. Belakangan terlihat Queen yang sedang membelainya.


Terlihat Queen duduk di tengah-tengah, di samping kanan dan kirinya ada Dan Dan, Mie Mie dan Nu Nu.


QUEEN

( Senyum-senyum memperhatikan si kucing )

Dia manis sekali. Andai aja aku boleh memeliharanya.


NU NU

( Tersenyum nakal )

Mie Mie aja yang piara, rumahnya kan gede.


MIE MIE

( Gelisah )

Nggak bisa, saudara kembarku pasti nggak ngizinin.


DAN DAN

Saudara kembarmu jahat sekali.


Queen menoleh ke arah Dan Dan dan memasang muka cemberut, kemudian memukul pundaknya.


QUEEN

Kamu yang jahat. Ngapain tadi pake nimpuk-nimpuk

segala ?


Dan Dan mengelak sambil ketawa. Mie Mie nggak kalah serius.


MIE MIE

Iya, tadi dosen hampir aja negur Queen gara-gara kamu.

Untung ada Nu Nu.


NU NU

( Tersenyum bangga )

Untung dosennya dia, kalo dosen lain aku nggak berani

jamin bisa nolong, loh !


DAN DAN

( Tersenyum licik )

Nu, kenapa nggak kamu terima aja si dosen. Kita kan jadi

aman, bisa ngapain aja di kelas.


QUEEN

( Langsung memotong pembicaraan )

Jangan ! Mendingan kamu terima Ethan aja, dia lebih

keren. Jago maen biola lagi, meskipun rada culun.


Mie Mie geleng-geleng, setengah tersenyum.


MIE MIE

Sejak SMP penggemar Nu Nu memang banyak.


Nu Nu ketawa, kemudian berdiri sambil bergaya seperti seorang aktris yang sedang mengahayati perannya.


NU NU

Yang lain aku nggak peduli, aku cuma cinta sama Jack !


Dan Dan, Queen dan Mie Mie langsung geleng-geleng.


DAN DAN

Kambuh lagi tuh !


MIE MIE

Jack kan orangnya galak dan judes, kok kamu

suka, sih ?


QUEEN

( Tertunduk )

Iya, selain galak, kakakku tuh suka banget ngatur-ngatur.

Untung kita berhasil kabur hari ini, kalo enggak aku

bakal bisa ngeliat XIAO HU. ( Macan kecil )


Queen memain-mainkan kaki kucing yang daritadi dibelainya. Nu Nu menoleh, memperlihatkan muka cemberutnya.


DAN DAN, NU NU DAN MIE MIE

( Hampir berbarengan )

XIAO HU ?


Queen ketawa, membiarkan teman-temannya bingung untuk sementara waktu. Nu Nu berbalik dan kembali duduk di antara mereka.


NU NU

( Langsung menimpali )

Kamu udah punya pacar ? Udah janjian ? Di sini ?


DAN DAN

( Protes )

Kok udah punya pacar nggak bilang-bilang kita, sih !

Dasar nggak setia kawan !


MIE MIE

( Serius )

Memangnya Jack mengizinkan kamu pacaran ?


QUEEN

( Ketawa sambil menunjuk kucing

yang ada di pangkuannya )

Aku nggak pacaran. Xiao Hu itu adalah dia.


Ketiga teman Queen langsung ketawa, dibarengi Queen.


NU NU

Rupanya Xiao Hu dia, toh !


DAN DAN

Sejak kapan kamu panggil dia Xiao Hu ?


QUEEN

Baru aja terlintas di kepala. Aku pengen banget

bawa di pulang. Daripada harus setiap hari jenguk

dia di taman ini. Kalau ada orang jahat gimana.


MIE MIE

Di rumahmu kan nggak ada yang larang, pelihara saja.


QUEEN

Mama sih memang nggak ngelarang, tapi Jack nggak suka

binatang, jadi aku harus mengurusnya sendiri. Aku suka

main sama dia, tapi nggak suka mengurusnya. Alangkah

baiknya kalau kakakku CICI ada di rumah.


DAN DAN

Suruh aja pembantumu yang urus. Pelayanmu kan banyak,

kenapa urus seekor kucing saja nggak bisa ?


QUEEN

Nggak boleh. Meskipun di rumah banyak pembantu, mama

Nggak mengizinkan anaknya jadi anak manja. Mama mau

anak-anaknya mandiri.


NU NU

Kalau begitu Dan Dan aja yang pelihara. Jadi kita tinggal main

Ke rumah Dan Dan kalau mau lihat Xiao Hu.


DAN DAN

Please, deh ! Aku nggak suka kucing.


MIE MIE

Aneh, ya ? Jack nggak suka kucing, Dan Dan juga nggak suka

Kucing. Apa semua cowok nggak suka kucing ?


NU NU

Kebanyakan sih begitu. Mereka lebih suka anjing, kayaknya.

QUEEN

Kalau ada cowok yang suka kucing, apalagi mau memelihara

Xiao Hu, pasti akan kujadikan pacar.


MIE MIE

Jangan bicara sembarangan. Nanti jadi beneran, loh ! Cowok

yang suka kucing kan belum tentu suka sama kamu dan belum

tentu keren.


QUEEN

Menurutku cowok yang suka kucing keren.


NU NU

Menurutku, walaupun Jack nggak suka kucing, dia tetep keren.


DAN DAN

Kita cari aja cowok itu sekarang.


QUEEN, NU NU DAN MIE MIE

( Hampir berbarengan )

Cowok apa ?


DAN DAN

Cowok yang suka kucing. Taman ini besar, pasti ada cowok

yang suka kucing di sini. Kita cari aja sekarang.


NU NU

Caranya ?


DAN DAN

Kita lepasin Xiao Hu, trus kita perhatiin dari jauh, dia lari

ke mana. Kalau ada cowok yang menjamah Xiao Hu dan

membelai-belainya, dia berarti cowok yang suka kucing.


MIE MIE

Boleh juga.


QUEEN

Trus kalau udah ketemu gimana ?


DAN DAN

Kalau udah ketemu, Queen harus menjadikan cowok itu

sebagai pacarnya.


QUEEN

Loh, kok aku sih ?


NU NU

Kan kamu yang bilang tadi.


MIE MIE

Aku bilang juga apa, jangan bicara sembarangan.


NU NU

Udah, jangan banyak omong. Sekarang aja.


Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie beranjak dari tempat duduknya. Sedangkan Queen masih duduk di bangku, tak mau berdiri.


QUEEN

( Sambil mengacungkan tangan kanannya ke atas )

Interupsi ! Gimana kalo ternyata cowok itu sudah punya

Istri, atau sudah tunangan, atau sudah punya pacar ?


DAN DAN

Ya kita cari ulang, sampe ketemu yang masih single.


NU NU

Iya, begitu aja.


Queen cemberut, merasa tak berhasil menyelamatkan dirinya. Ia pun berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri ketiga temannya.


EXT. TAMAN DEKAT KAMPUS, SEKITAR TAMAN - SORE

Mereka berjalan beberapa langkah hingga sampai di tengah-tengah taman, kemudian berhenti di sana.


DAN DAN

Ayo, turunkan Xiao Hu sekarang !


Dengan perasaan nggak rela, Queen pun menurunkan Xiao Hu dan membiarkannya berjalan sendiri.


Kemudian, Dan Dan mulai berlari ke pinggir taman, mencari sebuah pohon besar untuk sembunyi. Nu Nu mengikuti dari belakang. Queen yang tadinya masih mau menghampiri Xiao Hu ditarik Mie Mie, untuk ikut bersama Nu Nu.


Dari belakang pohon, mereka pun memperhatikan gerak-gerik Xiao Hu.


Awalnya mereka bersemangat memperhatikan, tapi, setelah lama sekali memperhatikan, tak ada seorang pun yang mendekati Xiao Hu, apalagi membelainya.


Mereka pun bete dan duduk lemas di belakang pohon.


CUT TO :


EXT. TAMAN DEKAT KAMPUS, SEKITAR TAMAN – SORE

Terlihat dua orang cowok tinggi dan ganteng sedang berjalan di pinggir taman. Yang satu adalah KING, seorang comicface guy, alias cowok yang wajahnya mirip pemeran utama dalam komik. Yang lain adalah ACE, cowok yang rambutnya sepanjang bahu, wajahnya dingin, pandangannya jauh ke depan.


Mereka menyeret koper dengan tangan yang satu, sedangkan tangan yang lain memegangi tas yang sedang mereka panggul di bahunya.


ACE

( Sambil berjalan )

Papa memang aneh, bikin surat waisat saja seaneh ini.

Masa kita harus tinggal bersama seorang mama yang

nggak kita kenal sampai usia 25 tahun.


KING

Meskipun aku nggak suka mama, benci malah. Tapi ini

adalah permintaan terakhir papa, jadi kita harus

melaksanakannya.


Ace menghentikan langkahnya. King ikut berhenti dan menoleh ke belakang.


ACE

Kenapa kita harus tinggal bersama wanita jahat yang udah

membuang kita waktu kecil ? Tanpa warisan papa, kita juga

masih bisa hidup.


King tak memperhatikan Ace yang sedang bicara, malah melihat jauh ke sekeliling taman. Seekor kucing manis yang sedang bermain-main di tengah taman menarik perhatiannya.


King segera berjalan menuju taman, bersama koper dan tas yang dibawanya.


ACE

( Sambil mengejar King )

Hei, mau ke mana ?


EXT. TAMAN DEKAT KAMPUS, TENGAH-TENGAH TAMAN - SORE

King meletakkan koper dan tasnya, kemudian membelai lembut Xiao Hu yang sedang duduk. Ace berdiri di samping King dengan wajah cemberut.


ACE

Hei, kita masih harus mencari alamat wanita

jahat itu. Kamu masih sempat membelai kucing di sini,

apa nggak salah ?


KING

( Tersenyum sambil memperhatikan Xiao Hu )

Kucing ini manis sekali, kita bawa saja untuk dipelihara.


EXT. TAMAN DEKAT KAMPUS, SEKITAR TAMAN – SORE

Terlihat Dan Dan, Nu Nu, Mie Mie dan Queen yang tertidur di belakang pohon. Dan Dan yang sedang terlelap, tanpa sadar menjatuhkan kepalanya ke pangkuan Nu Nu. Nu Nu tersentak kaget.


NU NU

Aaaahhh ! Ngapain, sih !


Kemudian Nu Nu mendorong kepala Dan Dan agar menjauh dari pangkuannya. Mie Mie dan Queen yang juga asyik tidur jadi terbangun. Dan Dan mengusap-usap kepalanya.


Queen menggaruk-garuk kepalanya, kemudian beberapa saat kemudian tersadar.


QUEEN

Xiao Hu !!


Ketiga temannya yang tadinya masih setengah sadar pun jadi ikut sadar dan segera mengintip ke tengah-tengah taman dari belakang pohon.


Mereka melihat King yang sedang bermain-main dengan Xiao Hu di tengah-tengah taman.


DAN DAN, QUEEN, MIE MIE dan NU NU

( Serentak )

KETEMU !!


Mereka segera berlari ke tengah-tengah taman menghampiri King dan Xiao Hu.


EXT. TAMAN DEKAT KAMPUS, TENGAH-TENGAH TAMAN – SORE

Terlihat King yang sedang bermain dengan Xiao Hu. Di sampingnya terdapat tumpukan koper dan tasnya King dan Ace. Sedangkan Ace duduk tak jauh dari sana sambil memasang tampang cemberut.


Tak lama kemudian, empat sekawan Dan Dan, Queen, Mie Mie dan Nu Nu datang menghampiri King. Dengan pedenya, Nu Nu langsung mendekati King.


NU NU

( Dengan suara lantang )

Hei, kamu suka kucing, ya ?


Ace yang duduk di pinggir segera menghampiri mereka yang ada di tengah-tengah.


KING

( Tanpa menatap Nu Nu, masih terus sibuk

bermain dengan Xiao Hu )

Suka sekali.


Queen terpesona melihat King, baru kali ini ada cowok yang suka kucing, apalagi dia ganteng dan keren banget.


MIE MIE

( Berbisik kepada Queen )

Jangan lupa janjimu, kamu harus manjadikannya pacar.


QUEEN

( Balas berbisik )

Kita kan belum tahu dia single atau tidak.


Dan Dan yang mendengarkan bisikan mereka segera mengambil tindakan. Ia mendekati King dan berdiri di sebelah Nu Nu.


DAN DAN

Kamu masih single, ya ?


Tiba-tiba saja Ace yang baru datang langsung nyamber.


ACE

Tentu enggak. Emang kalian nggak lihat ? Dia begini

ganteng. Istrinya sudah dua, pacarnya tiga, anaknya

empat dan sekarang sedang tunangan sedang seorang gadis.


King tak peduli dengan omongan Ace, malah tetap asyik main. Nu Nu dan Mie Mie kaget setengah mati. Queen kecewa. Dan Dan malah terpesona dengan Ace.


DAN DAN

( Kepada Ace, lembut )

Kalau kamu masih single nggak ?


Ace tak menjawab, malah mendekati King.


ACE

Cukup, King ! Ayo, kita pergi !


King pun berdiri dan membawa koper dan tasnya, kemudian mengikuti Ace pergi. Sepeninggalan King dan Ace, Dan Dan masih terpesona, Queen masih kecewa dan dua cewek lainnya masih tak percaya.


QUEEN

Sudah kubilang, cowok yang suka kucing itu keren.

Tapi mereka nggak mungkin masih single.


NU NU

( Menepuk-nepuk pundak Queen )

Jangan sedih. Ini kan baru orang pertama, siapa tahu

yang selanjutnya malah lebih keren dan masih single.


MIE MIE

Iya, jangan sedih. Lagipula walaupun dia masih single,

Temannya itu galak sekali. Pasti susah sekali kamu

mengejarnya.


DAN DAN

( Masih terpesona )

Enggak, menurutku temannya itu cantik sekali.


QUEEN

Cantik ? Dia itu cowok, tau.


MIE MIE

Dan kelihatannya dia nggak suka kucing.


NU NU

Udah, jangan pada bengong. Ayo, kita mulai cari orang kedua !


Sesaat kemudian, pandangan mereka beralih ke Xiao Hu yang kelihatannya berjalan mendekati seseorang.


( Point Of View empat sekawan ). Camera Pan Up. Memperlihatkan seorang cowok, mulai dari sepatunya yang dijilat-jilat Xiao Hu sampai atas.


Saat melihat wajah cowok itu, betapa kagetnya mereka. Cowok itu adalah JACK. Mereka pun berteriak dan segera berlari memencar ke segala arah.


DAN DAN, QUEEN, MIE MIE dan NU NU

( Serentak )

Aaaaahhhh !!!!


CUT TO :

Shan2 · 2501 views · 2 comments
Categories: Episode 1#, Part 2
Episode 1# Cowok yang suka kucing : Part 3
21 Oct 2007 

EXT. JALAN DEKAT RUMAH QUEEN, MOTOR JACK – SORE

Terlihat Queen sedang dibonceng Jack dengan motornya.


JACK

( Sambil mengendarai motor )

Lain kali tidak boleh kabur lagi. Tahu tidak ?


QUEEN

( Cemberut )

Iya.


JACK

Lain kali juga tidak boleh pulang sendiri, HARUS

tunggu aku. Tahu tidak ?


QUEEN

Iya.


CUT TO :


EXT. RUMAH QUEEN, HALAMAN RUMAH – SORE

Terlihat Jack sedang memarkirkan motornya. Queen segera berlari meninggalkan Jack dan masuk ke dalam rumah.


INT. RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – SORE

Queen berlari menuju kamarnya.


MAMA ( O.S. )

Queen, ke sini sebentar.


Queen menghentikan langkahnya, kemudian menghampiri mama yang sedang duduk di sofa ruang tamu. Dari belakang sofa terlihat ada dua orang tamu yang sedang duduk membelakangi Queen, namun menghadap mama.


Jack masuk dan melihat Queen yang sedang berjalan menuju mama dan tamu-tamunya.


MAMA

Jack, ke sini sebentar, ya ?


Jack pun ikut menghampiri mama. Dengan sekejap Queen dan Jack sudah berdiri di sebelah mama.


Kedua tamu mama yang tadinya duduk, kini berdiri. Ternyata mereka adalah Ace dan King yang ditemui Queen di taman tadi.


MAMA

( Tersenyum )

Queen, Jack, mereka berdua adalah King dan Ace.

Mulai sekarang, mereka akan tinggal bersama kita.


Queen senang setengah mati, kalau Jack malah bertampang sinis. Ace setengah menganggukkan kepala, tapi tetap berwajah dingin. King hanya diam saja.


MAMA

( Kepada King dan Ace )

Ini Queen dan Jack.


QUEEN

( Polos )

Katanya kamu sudah punya dua istri, tiga pacar,

empat anak dan satu tunangan, apa mereka

juga akan tinggal di sini ?


Ace tersenyum sinis. King diam saja, tak berekspresi. Jack acuh tak acuh. Mama terkejut.


ACE

Bodoh sekali, begitu saja percaya.


MAMA

( Menatap Queen )

Oh, rupanya kalian sudah kenal ?


Queen yang salah tingkah hanya bisa tersenyum.


CUT TO :


INT. RUMAH QUEEN, KAMAR QUEEN – MALAM

Berawal dari jendela kamar Queen yang terbuka lebar, sehingga angin sepoi-sepoi masuk lewat jendela.


QUEEN ( O.S. )

Iya, aku juga nggak nyangka. Ternyata mereka adalah

saudara tiriku. Sebelum menikah dengan papaku, mama

pernah menikah dengan orang lain dan melahirkan anak

kembar, tapi kemudian bercerai dan menikah dengan papa.


Camera movement. Terlihat Queen yang sedang memegang gagang telepon wireless sambil guling-guling di tempat tidur.


QUEEN

Dan ternyata, dia masih single ! Yang Ace bilang waktu di

Itu bohong.


INT. RUMAH NU NU, KAMAR NU NU – MALAM

Terlihat Nu Nu sedang duduk di pinggir ranjang, ponselnya diletakkan di atas meja rias. Ia sedang mengecat kuku-kuku tangannya, sambil sesekali meniupinya.


Terdengar suara Queen yang berasal dari ponsel.


QUEEN ( O.S. )

Dan lagi, Nu. Mereka akan tinggal di rumahku.


NU NU

Oya ? Sampe berapa lama ?


INT. RUMAH QUEEN, KAMAR QUEEN - MALAM


QUEEN

Aku juga nggak tahu. Mama nggak bilang, aku

juga nggak berani tanya. Habis Jack udah wanti-

wanti kalau aku nggak boleh deket-deket sama mereka.


Queen membayangkan kejadian waktu ia mengantar King dan Ace ke kamar mereka tadi sore.


QUEEN

Tadi aja …


CUT TO :


FLASHBACK


INT. RUMAH QUEEN, DEPAN KAMAR QUEEN – SORE

Terlihat King dan Ace membawa koper dan tas sambil mengikuti Queen yang berjalan di depan.


QUEEN

( Sambil menunjuk dua buah kamar

di sebelah kiri kamarnya )

Dua kamar ini kosong, kalian boleh pakai kamar ini.


Ace menatap Queen curiga, karena Queen senyam senyum terus.


ACE

( Menunjuk kamar Queen )

Kalau kamar itu punya siapa ?


QUEEN

( Melihat ke arah yang ditunjuk )

Itu kamarku.


ACE

( Menunjuk kamar di sebelah kiri kamar Queen )

Kalau yang itu kamar siapa ?


QUEEN

Itu kamar Jack.


Ace masih menatap Queen curiga. King hanya memperhatikan kamar-kamar yang ditunjuk Ace dan Queen tanpa berkata apa-apa.


ACE

King, kamu di sana saja. ( Sambil menunjuk kamar

paling kiri yang berbeda satu kamar dengan kamar

Queen ). Biar aku yang di kamar ini. ( Sambil

menunjuk kamar di sebelah kiri kamar Queen ).


King segera membawa barang-barangnya masuk ke kamar yang ditunjuk Ace. Queen terlihat kecewa, ia berharap yang tinggal di sebelah kamarnya adalah King, bukan Ace.


Ace mendekati Queen dan tersenyum sinis.


ACE

Aku tahu kau punya niat buruk, tapi jangan

harap bisa macam-macam sama King, ya !


Kemudian Ace meninggalkan Queen dan masuk ke dalam kamarnya. Setelah Ace masuk, barulah Queen berani menjulurkan lidah ke arah kamarnya.


Tiba-tiba Jack datang dan menarik Queen pergi.


JACK

Dengar, ya. Aku melarangmu dekat-dekat dengan

Mereka. Tahu tidak ?


QUEEN

Kenapa ? Mereka kan juga saudara kita.


JACK

Pokoknya aku bilang tidak boleh, berarti TIDAK

BOLEH.


CUT TO :


FLASHBACK BERAKHIR

Shan2 · 399 views · 3 comments
Categories: Episode 1#, Part 3
Episode 1# Cowok yang suka kucing : Part 4
21 Oct 2007 

INT. RUMAH QUEEN, KAMAR QUEEN – MALAM

Terlihat Queen terduduk di atas ranjangnya sambil memegang gagang telepon.


QUEEN

Aku juga nggak tau kenapa. Kelihatannya

Jack benci sekali sama mereka.


NU NU ( O.S. )

Queen, udah dulu, yah ! Aku dipanggil mama.


QUEEN

Oke, bye !


Kemudian ia menutup telepon dan meletakkan gagang telepon itu di tempatnya. Lalu gadis manis itu mencoba tidur di ranjangnya, sambil membayangkan pertemuannya dengan Queen tadi sore.


FLASHBACK


EXT. TAMAN DEKAT KAMPUS, TENGAH-TENGAH TAMAN – SORE

Terlihat King yang sedang bermain dengan Xiao Hu. Di sampingnya terdapat tumpukan koper dan tasnya King dan Ace.


NU NU

( Dengan suara lantang )

Hei, kamu suka kucing, ya ?


KING

( Tanpa menatap Nu Nu, masih terus sibuk

bermain dengan Xiao Hu )

Suka sekali.


FLASHBACK BERAKHIR


INT. RUMAH QUEEN, KAMAR QUEEN – MALAM

Terlihat Queen yang sedang terbaring di ranjangnya yang besar tersenyum-senyum sendiri. Kemudian ia mematikan lampu kamarnya sehingga seluruh kamar menjadi gelap.


Sesaat kemudian, ditengah-tengah kegelapan, Queen mendengar suara pintu dibuka. Ia membuka matanya yang tadinya terpejam, kemudian berniat menyalakan lampu.


Tepat saat ia menekan saklar lampu, sehingga lampu kamar menyala, mulutnya dibungkam oleh sebuah tangan. Ternyata Ace yang sudah duduk di sebelah ranjangnya yang membungkam mulutnya.


ACE

( Setengah berbisik )

Jangan teriak. Aku tidak bermaksud jahat.


Queen melirik Ace, seraya berusaha melepaskan tangan Ace. Tapi Ace terlalu kuat, meskipun Queen sudah mengerahkan kedua tangannya untuk menarik tangan Ace, tetap saja gagal.


ACE

( Tersenyum )

Kalau kamu janji nggak teriak. Aku akan

melepaskan tanganku.


Queen menganggukkan kepalanya.


ACE

Janji nggak akan teriak ?


Queen kembali mengangguk.


ACE

Nggak bohong ?


Queen menggeleng.


Ace pun perlahan-lahan melepaskan tangannya. Setelah tangan Ace lepas, Queen menghela napas dan kemudian teriak.


QUEEN

Aaahhhh !!


Ace kembali membungkam Queen.


ACE

Sudah kubilang jangan teriak. Aku tau kau suka King.


Queen melotot.


QUEEN ( V.O )

Kenapa dia bisa tahu ?


Terdengar suara Jack dari luar kamar.


JACK ( O.S. )

Queen, kau tidak apa-apa ?


ACE

Jangan sampai Jack tau aku ada di sini. Atau

aku akan bilang sama King kalau kamu suka dia.


Queen menggeleng kencang. Ace segera melepaskan tangannya dan berjalan menuju pintu. Ia bersembunyi di balik pintu.


Sesaat kemudian pintu terbuka, kepala Jack melongok dari luar. Di balik pintu terlihat Ace sedang memberi aba-aba berupa ancaman kepada Queen.


JACK

Kenapa berteriak ?


QUEEN

( Senyum terpaksa, sesekali melirik Ace )

Nggak pa pa. Tadi ada kecoa, tapi udah pergi, kok.


JACK

( Tersenyum )

Ternyata cuma kecoa ? Aku kira ada penyusup.

Kunci kamarmu. Aku curiga dua orang itu akan menyusup

ke kamarmu dan mengganggumu.


Queen mengangguk, ia pun beranjak dari ranjangnya dan menghampiri Jack yang masih melongok dari luar.


QUEEN

Iya, kakak tidur saja. Habis ini aku kunci.


JACK

Ya sudah, selamat malam. Mimpi indah, ya.


Queen mengangguk sambil tersenyum. Jack pun pergi. Terdengar suara langkah kakinya mulai menjauh. Queen menghela napas lega, ia menutup pintu dan menguncinya.


Sedangkan Ace, tiba-tiba saja sudah berada di ranjang Queen. Queen menghampirinya.


QUEEN

( Berbisik )

Sebenarnya mau apa sih kamu ke sini ?


ACE

( Senyum, mencubit pipi Queen )

Kamu manis sekali. Tentu saja aku mau menemuimu.


QUEEN

( Mengusap-usap pipinya )

Jangan begitu, sakit tau.


ACE

( Ketawa )

Udah lama aku mau punya adik perempuan.


QUEEN ( V.O )

( Sambil memperhatikan Ace dengan bingung )

Nggak salah ? Tadi sore sejak ketemu di taman galak

sekali, kok sekarang berubah jadi begini ?


ACE

Kenapa ? Kok ngeliatin aku kayak gitu ? Terpesona,

ya ? Bukannya kamu suka King ?


QUEEN

Siapa bilang aku suka King ?


ACE

Jangan bohong. Aku sudah tahu sejak pertama kali

kamu ketemu King waktu di taman, tapi aku nggak

bisa komen waktu itu.


QUEEN

Nggak bisa komen apanya ? Komenmu banyak banget

malah. Bilang King udah punya dua istri lah, tiga pacar

lah, empat anak lah, trus satu tunangan lagi. Apa

kurang banyak ?


ACE

( Ketawa )

Yang bilang itu Spade, bukan aku.


QUEEN

Spade ? Nama kamu Ace kan ?


Wajah Ace berubah menjadi serius.


ACE

Iya, aku memang Ace. Tapi, kadang aku menjadi Spade

dan kadang menjadi Love.


QUEEN

Spade ? Love ? Apaan, sih ? Nggak ngerti.


ACE

Spade itu orangnya galak, judes dan suka berlaku kejam

sama siapa saja yang mau deketin King. Dia itu yang kamu

temui di taman, dan dia juga yang bentak-bentak kamu

dan melarang King tinggal di kamar sebelah.


QUEEN

Iya, tapi Spade itu kan kamu.


ACE

Bukan. Aku adalah Love. Aku seorang pecinta, periang

dan nggak galak. Aku juga suka kamu, habis kamu manis

Sekali.


QUEEN

( Bengong )

Nggak ngerti.


ACE

( Senyum )

Aku berkepribadian ganda. Semua yang dilihat Ace,

Spade dan aku tahu, tapi saat Ace menjadi Spade,

aku tidak bisa apa-apa. Begitu juga saat Ace menjadi

aku, Spade nggak bisa apa-apa.


QUEEN

( Bingung )

Kok bisa begitu ?


ACE

Aku juga nggak tau. Sejak kecil udah begitu. Waktu

aku dan King masih bayi, kami sudah ditinggal mama.

Sejak itu, papa nggak suka wanita dan nggak pernah

mau berhubungan dengan wanita. Kami dibesarkan

di lingkungan yang serba laki-laki. Bahkan koki rumah

kami juga laki-laki. Kami juga disekolahkan di sekolah

khusus laki-laki. Karena itu kebencian papa terhadap

wanita menular kepada kami. Suatu hari, aku bertemu

gadis cilik, dia baik sekali padaku. Dan sejak itu, aku

muncul dalam diri Ace. Jika tidak sedang bersama King,

aku akan muncul, tapi kalau sedang bersama King,

Spade yang akan muncul.


Queen terus ber-oh ketika Ace menuturkan ceritanya.


ACE

Sekarang kamu sudah mengerti ?


QUEEN

( Mengangguk )

Berarti King juga benci wanita ? Lalu kenapa dia

mau tinggal dengan mama ? Padahal kan papanya

benci wanita kan karena ditinggalkan mama.


ACE

Karena ini adalah amanat papa sebelum meninggal.

King sangat sayang sama papa, jadi demi melaksanakan

permintaan terakhir papa, dia bersedia tinggal bersama

orang yang ia benci.



Queen terlihat kecewa.


Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu. Queen dan Ace tersentak kaget.


ACE

Itu pasti Jack lagi !


QUEEN

Tidak mungkin, kalau Jack pasti sudah teriak-teriak

Dari luar.


ACE

Kalau begitu pasti King !


Ace segera beranjak dan berjalan menuju pintu. Seperti tadi, ia besembunyi di belakang pintu.


ACE

( Berbisik )

Jangan sampai King tahu aku di sini.


Queen mengangguk, ia pun beranjak dari tempat tidurnya, kemudian membuka pintu. Saat pintu dibuka, terlihat King berdiri di depan pintu.


( Point Of View Queen ). Camera pan down. Terlihat King yang memakai piyama dari atas ke bawah.


Queen terpesona, sehingga membeku di hadapan King dengan wajah setengah tersenyum.


KING

Apa Ace di sini ?


Tak ada jawaban. Queen masih membeku, belum sadar dari hayalannya. King mengerutkan kening dan memperhatikan Queen yang bagaikan patung.


KING

( Menghela napas )

Sudahlah, anggap saja aku tidak bertanya.


King pun pergi meninggalkan Queen yang masih terpaku. Ia kembali ke dalam kamarnya.


INT. RUMAH QUEEN, DEPAN KAMAR QUEEN - MALAM

Queen baru tersadar ketika Ace menepuk pundaknya. Ace sudah berdiri di depan pintu kamar Queen.


ACE

Aku pergi dulu, ya ! Ingat, jangan ceritakan hal ini

pada siapapun.


Queen mengangguk.


ACE

( Sambil membuat tanda kutip dengan

kedua tangannya )

RAHASIA.


QUEEN

( Sambil menirukan gaya Ace dan mengangguk )

Rahasia.


Ace pergi sambil melambai-lambaikan tangannya kepada Queen. Ketika sampai di depan kamarnya, Ace dikagetkan oleh King yang tiba-tiba saja keluar dari kamarnya.


Queen diam-diam memperhatikan dari balik pintu kamarnya.


KING

Dari mana saja kau ? Aku mau bahas suatu hal denganmu.


Ace menatap King, kemudian bersendawa. Seketika wajahnya berubah menjadi dingin.


ACE

Mau bahas apa ? Di kamarmu saja.


King pun berjalan menuju kamarnya. Ace yang merasa diperhatikan menoleh ke belakang. Ia melihat Queen yang sedang mengintip.


Ace segera berjalan mendekati Queen.


ACE

Hei, sedang apa kau ! Bukannya tidur, dasar ! Aku

sudah tahu, kau pasti punya niat yang tidak baik.

Jangan macam-macam, ya !


Setelah puas wanti-wanti, Ace pun masuk ke dalam kamar King dan menutup pintu. Queen masih memperhatikan.


QUEEN ( V.O )

Wah, benar-benar berubah jadi Spade yang galak

ketika bersama King.


Tiba-tiba saja Jack sudah berdiri di depan pintu kamar Queen.


JACK

Sedang apa ?


QUEEN

( Senyum )

Tadi aku dengar ada suara, jadi aku keluar untuk

melihat.


JACK

Sudah kubilang, jangan dekat-dekat dengan mereka.

Cepat tidur sana !


QUEEN

( Cemberut )

Iya.


Queen pun menutup pintu kamarnya dan menguncinya. Jack kembali ke kamarnya dan tidur.


CUT TO :

Shan2 · 1241 views · 4 comments
Categories: Episode 1#, Part 4

1, 2, 3 ... 8 ... 16  Next page

Last Comment

You will become more and more ...

2010-03-10 @ 01:49:18 am
by mai


You will become more and more ...

2010-03-09 @ 07:21:29 am
by hg


You will become more and more ...

2010-03-08 @ 12:59:35 am
by HB


You will become more and more ...

2010-03-05 @ 09:38:22 am
by HB


It's not so simply to make ...

2010-02-18 @ 07:46:27 pm
by SB20Chloe


Calendar

December 2008
SunMonTueWedThuFriSat
 << <Mar 2010> >>
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   

Google Adsense

Announce

Who's Online?

Member: 0
Visitor: 1

rss Syndication

Archives