Royal Flush

Posts displayed of the category: Part 2

Episode 7# " Happy Birthday, Queen !!! " : Part 2
30 Oct 2007 


INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – PAGI



Terlihat Queen masih memeluk mama dengan
erat. Di samping mereka Jack tertawa sambil melipat tangannya.



 



JACK



Queen terlalu
senang, sampai-sampai nggak



mau melepaskan
pelukannya.



 



Setelah mendengar kata-kata Jack, Queen baru
tersadar. Ia segera melepaskan pelukannya, tetapi tak mengalihkan pandangannya
dari mama.



 



QUEEN



( Kembali memeluk
mama )



Aku sayang mama.



 



MAMA



( Senyum )



Mama tahu. Tapi,
sekarang kan kamu harus



pergi kuliah.



 



Queen melepaskan pelukannya dengan wajah
cemberut.



 



QUEEN



Andai hari ini aku
bisa melewatkan waktuku



seharian dengan
mama.



 



MAMA



( Menghibur )



Hari ini kamu pulang
lebih cepat saja. Mama akan



menunggumu di rumah,
mama tidak aka ke butik



hari ini.



 



QUEEN



( Melompat senang )



Benarkah ?



 



MAMA



( Mengangguk )



Iya, mama janji.
Sekarang kamu cepat berangkat,



kalau tidak bisa
telat nanti.



 



Dengan senang, Queen berjalan menuju pintu
sambil melambaikan tangannya kepada mama.



 



QUEEN ( V.O. )



( Senyum )



Sepertinya hari ini
adalah hari yang paling indah



bagiku. Apalagi,
hari ini papa akan pulang.



 



Jack mengikuti Queen dari belakang. Dan tak
lama kemudian, mereka sudah duduk diatas motor Jack dan siap untuk berangkat.



 



Pada saat itulah King dan Ace turun dan
berjalan menuju pintu.



 



MAMA



( Menghadang King
dan Ace sambil tersenyum )



Hari ini, bisa tidak
kalian pulang cepat ?



 



KING



Ada perlu apa ?



 



MAMA



Akan ada pesta
kejutan untuk Queen.



 



ACE



Pesta kejutan ?



 



MAMA



Oh, iya, kalian
belum tahu. Hari ini Queen



ulang tahun.



 



KING



( Setelah berpikir
sejenak )



Aku bisa. ( Menoleh
) Ace ?



 



ACE



( Senyum )



Aku juga bisa.



 



CUT TO :



 



INT.
RUMAH PHOENIX, DEPAN RUMAH – PAGI



Terlihat Tweety dan Swallow sedang memeluk
Phoenix di depan pagar rumahnya. Di belakang mereka kedua mami sedang
memperhatikan mereka sambil tersenyum.



 



TWEETY



Happy birthday
Phoenix, hari ini kamu



ratunya !



 



SWALLOW



Iya, siapa pun nggak
boleh merebut hari ini



darimu, hari ini
hanya milikmu.



 



PHOENIX



( Senyum )



Makasih, ya.



 



MAMI 1



Nanti pulang kuliah
jangan lupa ajak teman-



Teman yang lain ke
sini, ya. Kita akan mengadakan



Pesta besar-besaran
untuk Phoenix.



 



TWEETY



Oke, tante.



 



CUT TO :



 



INT.
KAMPUS QUEEN, HALAMAN KAMPUS – SIANG



Terlihat Queen, Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie
sedang berjalan-jalan santai sambil ngobrol dan bercanda. Beberapa meter di
depan mereka, terlihat kerumunan masa menggerumuti salah satu gedung kampus.



 



Empat sekawan penasaran dan berusaha masuk
ke dalam kerumunan masa itu. Di saat yang sama, mereka berdesak-desakan dengan
3 Diva Piano, yaitu Phoenix, Tweety, dan Swallow yang juga ingin melihat
keramaian.



 



NU NU



( Mendorong-dorong
Tweety )



Aduh, jangan
dorong-dorong, donk !



Kan aku duluan yang
dateng.



 



TWEETY



( Sambil membalas
dorongan Nu Nu )



Enak saja, aku
duluan yang masuk.



 



Pertengkaran kecil berubah menjadi
pertengkaran besar, dari desak-desakan, kedua perempuan itu kini saling dorong
sekuat tenaga, sampai-sampai kerumunan masa menjadi terpecah.



 



Queen, Dan Dan, Mie Mie, Phoenix dan Swallow
berhasil menyusup ke bagian depan dengan mulus berkat Tweety dan Nu Nu.



 



Ternyata, tidak ada apa-apa yang bisa
dilihat di sana, hanya ada Right yang sedang berdiri di depan mimbar.



 



Ketika Right melihat Queen berdiri di
barisan paling depan, ia segera mengambil mic yang berada di atas mimbar.



 



RIGHT



( Sambil melihat ke
atas gedung )



Oke, pemeran utama
wanita sudah hadir !



 



Ketika mendengar suara Right, Tweety dan Nu
Nu baru sadar mereka ditinggal teman-temannya, mereka pun menyusul ke barisa
paling depan.



 



Empat sekawan dan 3 Diva menatap ke atas
dengan penasaran.



 



QUEEN



Silau sekali.



 



Dari samping, Dan Dan berdiri di sebelah
Queen dan mengangkat tangannya tinggi-tinggi untuk menghalangi sinar matahari.



 



QUEEN



( Menoleh )



Dan Dan, kamu
ngapain ?



 



DAN DAN



( Senyum )



Hari ini adalah
milikmu. Karena itu, hari ini



Kamu pantas
diperlakukan sebagai ratu.



 



NU NU



Dan Dan, tumben tuh
baik amat.



 



Dan Dan menjulurkan lidah kepada Nu Nu. Nu
Nu cemberut, Mie Mie tersenyum. Di samping mereka, Tweety menatap dengan sinis.



 



TWEETY



( Menatap empat
sekawan dengan sinis )



Hari ini adalah hari
ulang tahun Phoenix. Jadi,



hari ini Phoenix-lah
ratunya. Siapa gadis ini ?



Berani-beraninya
merebut hari milik Phoenix.



 



SWALLOW



( Memperhatikan
Queen dengan seksama )



Bukankah dia itu
Queen ?



 



PHOENIX



( Dengan tatapan
polos memperhatikan Queen )



Queen ? Maksud kamu,
dia itu putri dari mantan



aktris itu ?



 



TWEETY



Apa hebatnya punya
mama mantan aktris ? Toh dia



bukan aktris. Kalau
cuma numpang nama, siapa pun



bisa.



 



Tiba-tiba suasana menjadi ramai karena
teriakan Right di depan microphone.



 



RIGHT



Inilah dia
persembahan Tuan Muda Ten untuk



Ratu hari ini,
Queen.



 



Sesaat kemudian, sebuah kain panjang
meluncur turun dari atas gedung. Satu per satu huruf dalam kain itu terlihat.



 



RIGHT



Mari kita eja bersama
!



 



MASSA



H ! A ! P ! P ! Y !
B ! I ! R ! T ! H ! D ! A ! Y !



 



Gemuruh suara tepuk tangan terdengar.



 



MASSA ( CON’T )



Q ! U ! E ! E ! N !



 



RIGHT



Mari kita bacakan
bersama-sama !



 



MASSA



Happy birthday,
Queen !



 



Queen menutup mulutnya dengan kedua tangannya,
tanda tak percaya. Ketiga temannya tertawa. 3 Diva kelihatan kesal, mereka pun
pergi meninggalkan halaman kampus.



 



DAN DAN



Wah, hebat !



 



NU NU



Hebat, Queen hebat !



 



Mie Mie kelihatan sibuk melirik ke sana ke
mari.



 



NU NU



Mie Mie, kamu cari
siapa ?



 



MIE MIE



Ng … bukannya Ten
yang menyiapkan semua ini ?



Kenapa orangnya
nggak kelihatan ?



 



Dan Dan masih sibuk memperhatikan tulisan
tadi dengan senangnya. Sambil bertepuk tangan dan geleng-geleng kepala.



 



QUEEN



Darimana dia tahu
hari ini aku ulang tahun ?



King dan Ace saja
nggak tahu.



 



NU NU



Dia itu kan “ Tuan
Muda Ten “, masa hal ini



saja nggak tahu ?



 



Dari samping, Ten berserta dua pengawalnya,
Right dan Left menghampiri empat sekawan.



 



MIE MIE



Itu dia.



 



Empat sekawan menoleh.



 



TEN



( Tersenyum kepada
Queen )



Happy birthday,
Queen !



 



QUEEN



( Senyum )



Makasih.



 



Ten menjentikkan jarinya kepada Right.
Kemudian Right memberikan sebuah kotak besar kepada Queen. Dan Dan mewakili
Queen menerima kotak besar itu.



 



QUEEN



Apa ini ?



 



TEN



( Masih senyum )



Hadiah.



 



NU NU



( Teriak )



Wah, buka ! Buka !



 



QUEEN



Makasih, sebenarnya
kamu nggak perlu



repot-repot begini.



 



Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie buru-buru sibuk
membuka kotak besar tersebut, sedangkan Queen hanya memperhatikan ketiga
temannya sambil tersenyum.



 



TEN



Malam ini kamu ada
waktu ?



 



QUEEN



Malam ini sepertinya
aku akan berkumpul dengan



keluargaku.
Memangnya kenapa ?



 



TEN



Oh, tidak apa-apa.
Kalau begitu, malam ini aku akan



ke rumahmu. Baiklah,
aku pergi dulu.



 



Setelah menebarkan senyum mautnya, Ten pun
pergi bersama kedua pengawalnya. Queen berbalik, memperhatikan apa yang sedang
dilakukan ketiga temannya.



 



Bungkusan kotak sudah terbuka, kini hanya
tinggal membuka kotaknya, Queen berjalan mendekat.



 



Ketika kotak dibuka, empat sekawan minus
Queen berteriak kencang. Queen sendiri belum melihat isi kotaknya. Dan Dan
segera membawa lari kotaknya.



 



QUEEN



( Penasaran )



Apa sih isinya ?



 



NU NU



( Berteriak )



Wah !



 



QUEEN



( Mengejar Dan Dan )



Dan Dan, sini ! Aku
mau lihat !



 



Sambil tertawa, Dan Dan mengeluarkan isi
kotak. Ternyata sebuah boneka kucing yang besar sekali. Ketika melihatnya,
Queen langsung berteriak.



 



QUEEN



Wah, lucu banget !



 



DAN DAN



( Terengah-engah,
menyerahkan boneka



kepada Queen )



Dia hebat sekali,
bisa tau Queen suka kucing.



 



NU NU



Wah, aku jadi
lumayan suka sama pangeran bule



Itu, soalnya dia
romantis, sih !



 



MIE MIE



( Membenarkan
kacamatanya )



Terus, Ethan mau
dikemanain ?



 



Queen memeluk boneka besar itu sambil
tertawa, diikuti tawa ketiga temannya.



 



CUT TO :


Shan2 · 86 views · 0 comments
Categories: Episode 7#, Part 2

Last Comment

You will become more and more ...

2010-03-10 @ 01:49:18 am
by mai


You will become more and more ...

2010-03-09 @ 07:21:29 am
by hg


You will become more and more ...

2010-03-08 @ 12:59:35 am
by HB


You will become more and more ...

2010-03-05 @ 09:38:22 am
by HB


It's not so simply to make ...

2010-02-18 @ 07:46:27 pm
by SB20Chloe


Calendar

March 2010
SunMonTueWedThuFriSat
 << < > >>
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   

Google Adsense

Announce

Who's Online?

Member: 0
Visitor: 1

rss Syndication

Archives