INT.
KAMPUS QUEEN, HALAMAN KAMPUS – SIANG
Terlihat Ten dan kedua pengawalnya sedang
berjalan meninggalkan empat sekawan.
TEN
Cari tahu apakah
malam ini akan ada pesta
di rumah Queen.
Kalau ada, segera undang seluruh
mahasiswa
universitas ini. Berikan apa saja yang
mereka mau, asalkan
mereka datang ke pesta Queen.
CUT TO :
INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – SIANG
Terlihat ruang tamu seperti sedang di
renovasi. Para pembantu sibuk sana sini. Tapi yang kelihatan paling sibuk
adalah mama. Ia mondar mandir memperhatikan hiasan-hiasan dan mengatur sana
sini.
Jack berdiri di samping, bersandar di
dinding sambil memperhatikan mama. Jack tersenyum-senyum sendiri memperhatikan
mamanya.
Mama yang merasa diperhatikan, kini menatap
Jack dengan curiga, ia pun mendekati Jack.
MAMA
Kenapa senyum-senyum
sendiri ?
JACK
Mama sibuk sekali,
padahal ini kan bukan
pesta
sweetseventeen, jadi nggak usah
terlalu heboh.
MAMA
Lho, ini kan pesta
ulang tahun Queen, jadi
harus dipersiapkan
sebaik mungkin. Apalagi
ini adalah pesta
kejutan dan papa akan
datang sebagai
bintang tamunya.
JACK
Queen pasti senang
sekali.
MAMA
Queen pasti senang.
Mama paling suka lihat
senyum Queen. Malam
ini, adalah malam yang paling
mama nanti-nanti,
soalnya Queen pasti akan
memperlihatkan
senyum paling indahnya.
JACK
Queen memang manis
sekali kalau sedang tersenyum.
MAMA
( Senyum )
Tentu saja, Queen
kan mirip mama. ( Tiba-tiba
jadi serius ) Kamu
cepat hubungi teman-teman
Queen agar bisa
datang ke pesta kejutan sore ini.
JACK
Teman yang mana ?
MAMA
Semuanya. Di buku
tahunan sekolah Queen dulu kan
ada alamat dan nomor
teleponnya, sedangkan teman-
teman kampusnya,
kamu kan tahu.
JACK
( Berpikir sejenak )
Oke.
Kemudian Jack berjalan menuju kamarnya.
Sambil berjalan, Jack mengeluarka handphone dari kantong celananya dan
menelepon seseorang.
JACK
Halo, Ethan, aku
perlu bantuanmu sekarang.
CUT TO :
EXT.
TAMAN TERBUKA – SIANG
Terlihat empat sekawan sedang melukis di
taman, mereka kelihatan senang sekali, terutama Queen.
Sang guru datang menghampiri mereka dan
memperhatikan lukisan mereka dari belakang satu per satu.
Setelah mondar mandir beberapa kali,
akhirnya Papi berhenti di belakang Queen.
PAPI
( Melirik boneka
kucing besar yang diletakkan
di samping tempat
duduk Queen )
Kelihatannya hari
ini kamu senang sekali.
Sedang jatuh cinta,
ya ?
QUEEN
( Wajahnya memerah )
Jatuh cinta ?
Enggak, kok ! Hari ini aku ulang
tahun, guru.
PAPI
( Agak terkejut )
Oh, ya ? Hari ini
putriku juga ulang tahun. Berapa
Usiamu ?
QUEEN
18 tahun.
PAPI
( Senyum )
Kamu betul-betul
seumur dengan putriku.
Benar-benar kebetulan.
NU NU
Memangnya putri guru
sekarang ada di mana ?
PAPI
Seharusnya sekarang
dia ada di sanggar maminya.
DAN DAN
Sanggar ?
PAPI
Istri saya membuka
sanggar tari dan akting.
NU NU
Wah, hebat !
PAPI
( Senyum bangga )
Ya, karenanya
Phoenix setiap hari ke sana sepulang
Kuliah.
DAN DAN
Phoenix ?
Jangan-jangan dia itu mahasiswi jurusan
Musik, ya ? Adiknya
Condor itu ?
PAPI
Ya, Phoenix memang
jurusan musik. Condor
anak angkatku, jadi
bisa dibilang Phoenix adalah
adiknya. Apakah
kalian kenal ?
Empat sekawan saling melirik satu sama lain.
EMPAT SEKAWAN
( Berbarengan )
Enggak, kami nggak
kenal.
PAPI
Oh, sayang sekali.
Kapan-kapan, kalian boleh
Main ke rumah supaya
bisa berteman dengan putriku.
NU NU
Iya kalo nggak
dihalangi Condor.
PAPI
( Bingung )
Kenapa Condor harus
menghalangi ?
DAN DAN
( Menghela napas
panjang )
Condor itu aneh, dia
selalu bilang Queen mau
Menjahati adiknya.
Padahal kami nggak kenal
Phoenix. Bahkan
bicara dengannya saja nggak pernah.
PAPI
Oya ? Mungkin dia
salah paham. Condor anak yang
baik dan ramah,
biasanya dia tidak begitu. Kalau
begitu saya
mewakilinya minta maaf bila dia berbuat
kesalahan.
QUEEN
( Senyum )
Nggak pa pa, guru.
Mungkin cuma salah paham.
Papi tersenyum dan kembali mondar mandir.
PAPI
( Senyum )
Daritadi aku
bingung, mengapa tiga temanmu
itu menggambar kue
tart, sekarang aku baru
tahu alasannya.
Empat sekawan pun saling melirik satu sama
lain dan tertawa.
CUT TO :
INT.
BENGKEL KING, RUANGAN KING – SIANG MENJELANG SORE
Terlihat King sedang duduk di kursinya.
Sesaat kemudian, masuk Ace sambil tersenyum.
ACE
King, ayo kita
pulang !
KING
Ace, biasanya jam
segini kamu masih di studio.
ACE
Kamu lupa ? Hari ini
kita kan harus pulang cepat.
KING
( Menepuk pelan
keningnya )
Oh, iya. Untung kamu
ingatkan.
King segera beranjak dan beres-beres.
Kemudian, setelah selesai, mereka pun keluar ruangan.
INT.
BENGKEL KING, GARASI – SIANG MENJELANG SORE
Terlihat Machine dan Mulan sedang dalam
posisinya mengutak atik mobil, yaitu di bawah mobil.
King dan Ace berjalan menuju pintu keluar.
Tiba-tiba King menghentikan langkahnya.
KING
Ace …
ACE
( Menoleh )
Kenapa ?
KING
Bukankah kita
seharusnya membeli kado ?
ACE
( Senyum )
Aku sudah beli. (
Menunjuk ke ara bungkusan yang
diletakkan di kursi
samping garasi ) Tuh !
KING
Tapi, aku belum.
ACE
Hm, baiklah, kalau
begitu kita beli dulu saja.
Tiba-tiba Machine sudah berada di depan King
dan Ace.
MACHINE
Kado untuk siapa ?
ACE
Tadi kan aku sudah
bilang padamu, hari ini
Queen ulang tahun.
Machine terlihat shock, sedangkan Mulan
langsung buru-buru berdiri di sebelah Machine dan memberikan isyarat-isyarat
mimik wajah kepada Ace.
Ace tertawa, sedangkan King malah jadi
bingung.
KING
Kalian kenapa ?
ACE
( Tertawa keras )
Kalian jangan
khawatir, King sudah tau.
Machine dan Mulan langsung menatap King,
menunggu-nunggu apa yang akan terjadi.
KING
( Tersenyum )
Oh, itu ? Ya, aku
sudah tahu Ace berkepribadian
ganda.
MACHINE
( Masih shock )
Berarti Queen
betul-betul memberitahumu ?
Wah, dia berani
sekali !
MULAN
Aku kagum, aku mau
jadi saudaranya.
KING
( Tersenyum tipis )
Aku juga kagum
dengan keberaniannya. Hari ini
aku akan memberikan
hadiah kepadanya sebagai
hadiah ulang tahun
sekaligus rasa terima kasih
karena telah
memberitahu masalah Ace padaku.
MACHINE
( Langsung menatap
Ace curiga )
Lalu, sekarang kamu
ini Love atau Spade ?
ACE
( Senyum )
Aku Love.
MULAN
Lho, kamu belum
sembuh ?
ACE
( Menghela napas )
Tidak bisa secepat
itu. Spade masih tidak mau
menghilang. Aku
masih harus menyesuaikan diri.
KING
( Menepuk pundak Ace
)
Tidak apa-apa, aku
akan selalu mendukungmu.
ACE
( Senyum, kepada
Machine dan Mulan )
Sekarang kami akan
pergi membeli hadiah
dan membantu di
rumah. Kalau kalian sudah
selesai, kalian
menyusul saja.
MACHINE
Tapi, apakah kami
diundang ?
MULAN
Iya, Queen saja
tidak meminta kami datang.
KING
Ini pesta kejutan,
bahkan Queen tidak tahu kalau
ulang tahunnya
dirayakan.
MACHINE
Oh, kalau begitu
kami pasti datang !
CUT TO :
Syndication
2010-09-01 @ 09:05:54 am
by suchang
hii Shan2 . ok nih RF ...
2008-12-22 @ 06:57:16 am
by rani
Yaa... nasib deh.. terpaksa menunggu lagi donkz, Quistis? ...
2008-04-16 @ 03:27:38 am
by ye tian yu
Quistis!! gua join neh.. =D eh, lw gk ...
2008-03-23 @ 10:34:02 am
by ye tian yu
hai.. hai.. cerita u bagus looo... coba aja ya ...
2008-03-20 @ 07:48:41 am
by 4qua