Royal Flush

Posts displayed of the category: Part 4

Episode 6# " Kemarahan King " : Part 4
30 Oct 2007 


FLASHBACK
BERAKHIR



 



INT.
BENGKEL KING, RUANGAN KING – MALAM



Terlihat King masih duduk di kursinya sambil
menatap lukisan motor. Queen berdiri di depan pintu sambil menatap King.



 



KING



Waktumu habis, lebih
baik kamu pulang saja.



 



QUEEN



( Baru sadar dari
khayalannya )



Tapi, aku …



 



KING



( Tanpa menatap
Queen )



Untuk apa kamu
menemuiku kalau tidak mau



bicara ?



 



QUEEN



Aku … ini soal Ace.



 



KING



( Langsung menatap
Queen lekat-lekat )



Ace kenapa ?



 



QUEEN



Aku mau menjelaskan
mengenai kejadian semalam.



Sebenarnya … Ace …



 



KING



Tolong kalau bicara
yang jelas, jangan terputus-



putus begitu.



 



QUEEN



( Menghela napas,
kemudian menaikkan suara )



King, apakah kamu
tahu kalau selama ini Ace



menderita karena
kamu ? Ace itu laki-laki normal,



dia juga berhak untuk
suka dengan wanita. Tapi



karena pengaruhmu, Ace
jadi serba salah, sampai-sampai



dia memiliki dua kepribadian.
Yang satu benci wanita



dan yang satu lagi
adalah laki-laki normal yang



suka wanita. Dia sangat
menderita. Kalau di depanmu



harus menjadi Spade dan
kalau di belakangmu baru



bisa menjadi Love.



 



KING



Apa maksudmu ? Spade
? Love ?



 



QUEEN



Spade adalah Ace
yang dingin, Ace yang selalu



benci wanita.
Sedangkan Love juga adalah Ace,



tapi Love tidak
benci wanita.



 



KING



( Tersenyum pahit )



Maaf, aku tidak
mengerti apa yang kamu



bicarakan.



 



QUEEN



Semalam, yang
semalam bersamaku adalah Love.



Yang selalu bersikap
galak padaku adalah Spade.



 



King beranjak, ia terlihat seperti sedang berpikir.



 



KING



Kamu bilang Ace
berkepribadian ganda ? Tidak



mungkin ! Kamu
bilang Ace tidak normal ? Ace



sangat normal, yang
tidak normal itu kamu.



mengarang cerita
yang bukan-bukan.



 



QUEEN



Itu benar, bahkan
Machine dan Mulan pun tahu.



 



King berjalan mendekati Queen, kemudian
bertepuk tangan.



 



KING



Apa aku pernah
bilang kalau aku tidak



pernah percaya pada
wanita ? Kamu hebat sekali.



Kamu sangat mirip
dengan mamamu. Mamamu



adalah aktris
terkenal, aktingnya hebat, bahkan



papaku sampai
tertipu. Dan akhirnya ? Mamamu



pergi meninggalkan
kami. Kami sekeluarga sudah



cukup mengenal
tipuan kalian. Jadi, jangan harap



bisa menipuku lagi.
Kamu bilang bahkan Machine



dan Mulan pun tahu.
Aneh, kalau mereka saja tahu,



kenapa aku tidak
tahu ?



 



QUEEN



Karena mereka memang
sengaja menutupinya



darimu. Mereka tahu
kamu akan marah kalau



tahu Ace bersama
wanita. Karena itu, baik Ace,



Machine maupun
Mulan, tidak ada yang



memberitahumu.
Mereka takut kamu marah.



Siapa suruh sifatmu
begitu jelek ? ( Menarik



napas ) Mengenai
masalah mama dan papamu,



itu cuma salah
paham, dan … bukankah



kamu sudah dengar
cerita mama ?



 



KING



( Emosinya naik )



Lebih baik kamu
keluar sekarang, atau aku



tidak akan sungkan.



 



QUEEN



Makanya, karena
sifatmu yang jelek itu, bahkan



saudara dan teman-temanmu
sampai menderita.



Kamu pengecut !
Bahkan tidak berani mempercayai



Kenyataan.



 



KING



Cukup ! Kamu tidak
berhak menghakimiku. Selamanya,



dalam hidupku tidak
akan ada kata wanita. Semua



wanita adalah
pembohong !



 



QUEEN



Baik, aku akan
buktikan padamu kalau tidak semua



wanita adalah
pembohong. Aku akan buktikan kalau



kata-kataku tentang
Ace adalah benar. Dan kalau



ternyata kata-kataku
benar. Maka kamu juga HARUS



mempercayai cerita
mama.



 



KING



Terserah ! Aku tidak
peduli kamu mau lakukan



apapun, asal hal itu
tidak menggangguku dan Ace.



 



QUEEN



Aku beri kamu satu
kesempatan untuk mengetahui



kebenaran. Malam
ini, datanglah ke taman dekat



rumah, tempat
semalam kamu menemukan aku dan



Ace. Aku akan
buktikan padamu kalau Ace benar-benar



berkepribadian
ganda.



 



Kemudian Queen berbalik dan berjalan menuju
pintu keluar. King hanya menatap punggung Queen dengan wajah bingung.



 



KING



Aku tidak akan
datang.



 



QUEEN



( Menoleh )



Mau datang atau
tidak terserah kamu. Tapi, kalau



kamu tidak datang,
maka kesempatanmu untuk



mengetahui kebenaran
akan hilang untuk selama-



lamanya. Dan itu
berarti kamu akan membuat Ace



menderita untuk
selama-lamanya.



 



Queen pun pergi. Sepeninggalan Queen, King
kelihatan kacau balau, ia tidak tahu harus percaya atau tidak kepada Queen.
Kemudian King memukul mejanya dengan keras, melampiaskan emosinya.



 



INT.
BENGKEL KING, DEPAN PINTU RUANGAN KING – MALAM



Terlihat Queen sedang mengusap-usap dadanya,
jantungnya masih berdebar kencang sekali.



 



QUEEN ( V.O. )



Ya ampun, aku
benar-benar tidak percaya aku



telah bicara begitu
kepada King. Huh, semoga



nanti malam dia mau
datang, dengan begitu,



masalahnya akan
selesai.



 



CUT TO :



 



INT.
RUMAH QUEEN, DEPAN PINTU KAMAR QUEEN – MALAM



Terlihat Queen sedang mengendap-endap keluar
dari kamar. Ia berjalan menuju tangga, kemudian menuruninya dan berjalan menuju
ruang tamu. Suasana saat itu gelap gulita.



 



Beberapa saat kemudian, Jack keluar dari
kamarnya dan berjalan mengikuti Queen dari belakang.



 



INT.
RUMAH QUEEN, KAMAR KING – MALAM



Terlihat King sedang berbaring di tempat
tidurnya, dengan tangan yang dikepalkan, ia memukul-mukul ringan dahinya. King
kelihatan seperti sedang berpikir.



 



INTERCUT :



 



EXT.
TAMAN
DEKAT RUMAH, RERUMPUTAN – MALAM



Terlihat Queen sedang duduk sendirian di
tengah-tengah rerumputan. Belakangan terlihat beberapa meter di belakang Queen,
Jack sedang bersembunyi di belakang sebuah pohon besar sambil terus
memperhatikan Queen dari belakang.



 



Beberapa saat kemudian, Ace datang dari arah
rumah menuju taman sambil terus menerus menatap tanah. Karenanya, Jack yang
menyadari lebih dulu kedatangan Ace segera bersembunyi agar Ace tidak
melihatnya.



 



Tak lama kemudian, Ace sudah berada
dibelakang Queen. Ia menepuk pelan pundak Queen yang sedang duduk.



 



EXT.
TAMAN
DEKAT RUMAH, POHON BESAR - MALAM



Close
up
wajah Jack yang emosi,
ia mengepalkan tangannya, berniat menghampiri Ace dan memukulnya, tapi
tiba-tiba saja dari belakang ada seseorang menepuk pundaknya.



 



Ternyata King, ia meletakkan jari
telunjukknya di depan bibirnya dan kemudian menunjuk ke arah Queen dan Ace.



 



KING



Sssttt … tahan
emosimu. Kita lihat dulu, apa yang



akan mereka lakukan.



 



Dengan wajah cemberut, Jack pun kembali
mengintai Queen dan Ace. Di belakangnya King berdiri sambil memperhatikan
mereka.



 



EXT.
TAMAN
DEKAT RUMAH, RERUMPUTAN - MALAM



Ketika tahu keberadaan Ace, Queen segera
beranjak.



 



QUEEN



( Senyum )



Ace, aku kira kamu
nggak akan datang.



 



ACE



( Senyum )



Mana mungkin. Aku kan sudah janji akan datang



setiap hari.



 



INT.
TAMAN
DEKAT RUMAH, POHON BESAR – MALAM



Terlihat Jack dan King masih dalam posisi
semula.



 



JACK



( Berbisik )



Mereka bicara apa ?
Tidak kedengaran.



 



Tiba-tiba saja, Jack melihat King sudah
berada di depannya, hendak mendekati Queen dan Ace. King menyelinap di antara
pepohonan. Jack pun mengikuti dari belakang.



 



INT.
TAMAN
DEKAT RUMAH, RERUMPUTAN – MALAM



Terlihat Queen dan Ace sedang duduk di
rerumputan. Kemudian, mereka mendengar suara-suara pepohonan yang
bergoyang-goyang.



 



Close
up
Queen yang memutar bole
matanya sambil memperhatikan pepohonan yang bergoyang-goyang.



 



QUEEN ( V.O. )



Itu pasti King.
Bagus, akhirnya ia datang juga.



 



ACE



( Menatap ke arah
pepohonan )



Suara apa itu ?



 



QUEEN



( Mengalihkan
pandangan Ace )



Oh, itu pasti suara
angin. Auw …



 



ACE



( Menatap Queen )



Kenapa ?



 



Queen terlihat sedang berakting. Ia
berpura-pura sakit kakinya.



 



QUEEN



( Sambil memegangi
kakinya )



Kakiku sakit.



 



ACE



( Cemas, segera
memeriksa kaki Queen )



Yang mana yang
sakit.



 



EXT.
TAMAN
DEKAT RUMAH, PEPOHONAN – MALAM



Terlihat Jack dan King di balik kegelapan
malam memperhatikan Queen dan Ace.



 



JACK



( Berbisik )



Kurang ajar ! Untuk
apa dia pegang-pegang kaki



Queen ?



 



KING



( Juga berbisik )



Adikmu sendiri yang
bilang kakinya sakit, jadi Ace



cuma memeriksanya.



 



Jack tak mempedulikan kata-kata King, dengan
mata melotot, ia terus memperhatikan Queen dan Ace.



 



JACK



Kalau dia berani
macam-macam dengan Queen,



awas dia ! Akan aku
potong jadi 13 !



 


Shan2 · 113 views · 0 comments
Categories: Episode 6#, Part 4

Last Comment

Calendar

September 2010
SunMonTueWedThuFriSat
 << < > >>
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Google Adsense

Announce

Who's Online?

Member: 0
Visitors: 2

rss Syndication

Archives