EXT.
TAMAN
DEKAT RUMAH QUEEN, RERUMPUTAN – MALAM
Terlihat Queen dan Ace masih duduk di
rerumputan dan Xiao Hu masih bermain-main di sekitar mereka.
QUEEN
( Menatap langit )
Love, sekarang sudah
jam berapa, ya ?
ACE
Mungkin sudah tengah
malam.
QUEEN
Apa sebaiknya kita
pulang saja ? Aku ada firasat buruk.
Aku takut Jack
mencariku.
KING ( O.S. )
Ace …
Queen dan Ace tersentak kaget, mereka segera
menoleh. King sudah berdiri di belakang.
Muncul tulisan dari samping “ 6# KEMARAHAN KING “.
Ace segera beranjak, kemudian terdengar
suara Ace bersendawa. Queen kelihatan ketakutan, ia pun ikut beranjak. King
marah sekali, ia segera menggendong Xiao Hu.
KING
( Kepada Ace )
Kupikir kamu adalah
satu-satunya saudara yang
dapat kupercaya. Aku
bodoh sekali, benar-benar
bodoh ! Bahkan bisa
dibohongi oleh saudaraku sendiri.
Setelah berbicara, King segera berbalik dan
berjalan pergi. Ace ( Spade ) mengejar dari belakang.
ACE
( Meraih punggung
King )
King, tunggu !
Dengar dulu penjelasanku.
KING
( Berbalik )
Tidak ada yang perlu
dijelaskan.
King kembali berbalik dan pergi.
ACE
( Berusaha mengejar
)
King …
KING
( Sambil berjalan,
tanpa menoleh )
Jangan ikuti aku !
Sekarang aku sedang tidak mau
bicara denganmu.
Ace menghentikan langkahnya, hanya bisa
manatap King berjalan menjauh. Queen kelihatan bingung sekali, ia mendekati
Ace, bermaksud ingin menghiburnya.
QUEEN
Ng …
Tiba-tiba Ace berbalik, dengan mata
berapi-api menatap Queen lekat-lekat.
ACE
( Berteriak )
Ini semua gara-gara
ka … !
Omongan Ace terputus karena ia bersendawa.
Setelah bersendawa, Ace yang tadinya berdiri di depan Queen dengan kemarahan
yang berkobar-kobar, kini berubah menjadi lemas.
Ace terduduk di rumput.
QUEEN
( Hampir menangis )
Maaf, aku nggak
bermak …
ACE
Habislah aku ! King
tidak pernah terlihat semarah ini.
Sejak kecil,
hubunganku dengan King sangat baik.
QUEEN
Ng … kamu …
ACE
Jangan khawatir, aku
Love, bukan Spade. Kini, bahkan
Spade pun tak
berdaya kalau King sudah semarah ini.
QUEEN
( Menitikkan air
mata )
Maaf … aku
benar-benar minta maaf.
ACE
Ini bukan salahmu,
ini adalah salahku. ( Tersenyum pahit )
Sudah jelas-jelas
tahu King akan marah melihatku bersama
wanita, aku malah
melakukannya.
QUEEN
Tapi … bukankah Love
memang suka wanita ? Cuma Spade
yang benci wanita.
ACE
( Beranjak )
King tidak tahu soal
Love maupun Spade. Sejak kecil, ia
cuma tahu aku adalah
Ace, saudara kembarnya yang juga
membenci wanita. (
Menatap Queen sekilas ) Aku pulang
dulu, aku ingin
istirahat.
Kemudian Ace berjalan pergi. Queen hanya
menatapnya dari belakang sambil mengusap air matanya.
QUEEN ( V.O. )
Tenanglah, Ace. Aku
pasti akan menyelesaikan salah
paham yang terjadi
antara kamu dan King. Aku janji …
Beberapa saat kemudian, terdengar suara
panggilan.
MAMA ( O.S. )
Queen !
JACK ( O.S. )
Queen ! Di mana kamu
?
Queen segera berjalan ke arah asal suara.
CUT TO :
EXT.
TAMAN
DEKAT KAMPUS, KURSI PANJANG – SIANG
Berawal dari close up Nu Nu yang sedang menggelengkan kepala, ( camera pan right ) kemudian close up Dan Dan yang juga menggelengkan
kepala. ( camera pan left ) close up Mie Mie yang sedang mengangkat
bahu.
DAN DAN
( Melipat kedua
tangannya )
Pokoknya aku nggak
mau.
NU NU
( Bertolak pinggang
)
Aku juga nggak mau.
Queen menatap Mie Mie, berharap temannya
yang satu ini mau ikut dengannya. Mie Mie membenarkan kacamatanya.
MIE MIE
Queen, aku bingung.
QUEEN
( Terlihat kesal )
Ya sudah, kalau
kalian tidak mau. Aku pergi sendiri.
Nanti kalau nilai
tugas kalian jeblok, jangan salahkan
aku, yah !
Kemudian Queen berbalik dan berjalan pergi. Di
belakang Mie Mie terlihat cemas.
MIE MIE
( Kepada Nu Nu, Dan
Dan )
Bagaimana ? Queen
mau pergi sendiri tuh !
DAN DAN
( Cuek )
Biarin aja. Aku sih
udah berjanji sama diriku sendiri
nggak akan pergi ke
rumah seni itu lagi.
NU NU
Aku juga.
Mie Mie kelihatan bingung, ia menatap Queen
yang berjalan menjauh, kemudian menghela napas.
MIE MIE
Baiklah, aku sudah
memutuskan. Aku akan ikut
Queen.
Mie Mie pun berlari mengejar Queen dari
belakang. Waktu melihat Mie Mie berlari mengejar Queen, Nu Nu langsung cemas,
sedangkan Dan Dan masih cuek.
Beberapa saat kemudian, Nu Nu ikut-ikutan
mengejar Queen dan Mie Mie. Dan Dan yang tadinya cuek, waktu melihat Nu Nu
ikut-ikutan pergi, terkejut setengah mati.
DAN DAN
( Menghela napas,
geleng-geleng, cemberut )
Siapa suruh aku
dilahirkan setia kawan.
Dan Dan pun ikut mengejar ketiga temannya.
Empat sekawan pun berjalan bersama, Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie saling bercanda,
hanya Queen yang masih murung, berjalan sambil menatap langit.
QUEEN ( V.O. )
Sekarang, suasana kekeluargaan
itu tiba-tiba saja
hilang. Jangankan
sarapan, bahkan pagi ini, aku sama
sekali tidak melihat
King di rumah. Kata pembantu, pagi-
pagi sekali King sudah
keluar rumah. Sedangkan Ace, sampai
aku pergi kuliah, ia
tidak juga keluar kamar. Queen …
kenapa kamu bodoh
sekali ? Kenapa kamu menghancurkan
semuanya ?
CUT TO :
INT.
BENGKEL KING, RUANGAN KING – SIANG
Terlihat King sedang duduk di kursinya
sambil menatap lukisan motor yang ada di kantornya. Ia seperti sedang berpikir
keras. Wajahnya terlihat sangat tidak senang. Dingin sekali, tapi meski begitu
tetap cool dan ganteng.
Beberapa saat kemudian, terdengar suara
ketukan pintu.
KING
Masuk !
Terlihat kepala Machine menyembul ke dalam
ketika pintu terbuka.
MACHINE
( Senyum )
King yang beruntung,
nona cantik itu hari ini
datang lagi untuk
memberikan makan siang.
KING
Buang saja.
MACHINE
( Terkejut )
Apa ?
KING
( Berteriak )
Buang !! Apa kamu
dengar ? Aku bilang buang !
Bola mata Machine berputar, sepertinya ia
tahu apa yang sedang terjadi sekarang. Tanpa bicara apapun, ia pun segera
pergi.
INT.
BENGKEL KING, GARASI – SIANG
Terlihat Cici dan Nut sedang berdiri,
seperti menunggu sesuatu. Mulan berada di bawah mobil sambil memperhatikan
mereka.
Tak lama kemudian, Machine keluar dengan
senyum khasnya.
MACHINE
( Senyum )
Maaf, nona. King
sedang sibuk sekarang.
CICI
Tapi, sekarang kan jam makan siang, seharusnya
King makan siang
dulu, baru kembali sibuk.
NUT
Cici, sudahlah, ayo
kita pulang saja !
MACHINE
Oh, makan siangnya
titipkan saja padaku.
Cici menatap bungkusan yang dibawanya dengan
kecewa, kemudian dengan tidak rela menyerahkannya kepada Machine.
CICI
Tapi, kamu harus
jamin King makan makanan
ini, lho !
MACHINE
( Masih senyum )
Iya, tenang saja.
CICI
( Cemberut )
Baiklah, kalau begitu
aku pulang dulu.
Cici segera berbalik dan pergi, diikuti Nut,
bayangan Cici. Sepeninggalan Cici dan Nut, sambil memegang bungkusan yang
ditinggalkan Cici, Machine menghela napas.
MULAN
( Tiba-tiba sudah
berada di sebelah Machine )
Kenapa ?
MACHINE
Kupikir gadis itu yang
telah mengubah King.
Ternyata …
MULAN
( Terlihat cemas )
Jadi … King …
MACHINE
( Mengangguk pelan )
King kembali seperti
dulu.
MULAN
( Geleng-geleng
kepala )
Kasihan semua gadis
yang mengenal King.
( Menatap bungkusan
yang dipegang Machine )
Lalu, itu mau kamu
apakan ?
MACHINE
( Melihat bungkusan
yang dipegangnya )
King tidak mau,
daripada dibuang … ya lebih
baik aku yang makan.
CUT TO :
Syndication
2010-03-10 @ 01:49:18 am
by mai
You will become more and more ...
2010-03-09 @ 07:21:29 am
by hg
You will become more and more ...
2010-03-08 @ 12:59:35 am
by HB
You will become more and more ...
2010-03-05 @ 09:38:22 am
by HB
It's not so simply to make ...
2010-02-18 @ 07:46:27 pm
by SB20Chloe