INT.
ROYAL FLUSH BOUTIQUE, RUANGAN MAMA – MALAM
Terlihat mama sedang duduk di kursinya
sambil memegang gagang telepon.
MAMA
Pa, besok kamu bisa
pulang kan ? Besok kan
hari ulang tahun
Queen.
PAPA 2 ( O.S. )
Aku tidak tahu, tapi
akan aku usahakan.
MAMA
Pa, tolong
diusahakan, ya. Queen benar-benar
sedih kalau papa
tidak bisa ikut merayakan.
INT.
KANTOR PAPA, RUANGAN PAPA – MALAM
Terlihat papa duduk di sebuah kursi besar di
depan meja besar. Di atas meja penuh dengan tumpukan-tumpukan kertas. Sedangkan
di lantai ruangan penuh dengan kertas-kertas berserakan.
PAPA 2
( Membuka
kacamatanya, kemudian mengusap
keringat di dahinya
)
Iya, akan aku
usahakan. Sudah dulu yah, ma.
Papa 2 segera menutup teleponnya, kemudian
menghela napas panjang. Papa 2 menatap tumpukan-tumpukan kertas di atas
mejanya, matanya kemerah-merahan, ia kelihatan lelah sekali.
CUT TO :
INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – MALAM
Terlihat Jack sedang mondar mandir sambil
sesekali memperhatikan jam dinding. Ia berjalan menuju jendela, menatap keluar,
kemudian kembali menatap jam dinding lagi.
JACK
( Bicara sendiri,
sambil mondar mandir )
Queen, kamu ke mana
sih ?
Beberapa saat kemudian, pintu terbuka, mama
masuk.
JACK
Queen, kamu sudah
pulang ?
MAMA
( Senyum )
Ini mama, Jack !
Memang Queen ke mana ?
JACK
Queen hilang lagi,
ma. Tadi sore ada di taman,
waktu aku tinggal
sebentar, tiba-tiba saja dia
menghilang lagi.
MAMA
Mungkin dia
jalan-jalan. Semalam kan dia bilang
dia dapat tugas
melukis, dan menurut gurunya itu
harus sering jalan-jalan
keluar untuk mencari inspirasi.
Biarkan saja, siapa
tahu Queen kecil kita bisa jadi
Pelukis terkenal
nantinya.
JACK
Iya, cari inspirasi
boleh saja, tapi kenapa harus
malam-malam ?
Memangnya tidak bisa cari inspirasi
siang atau sore hari
?
MAMA
( Senyum )
Kamu tenang saja,
Queen kan sekarang sudah besar,
dia sudah kuliah.
Mama tahu sejak kecil kalian memang
akrab, tapi sekarang
Queen sudah dewasa, jadi kamu
tidak perlu khawatir
seperti dulu lagi. Kita tunggu saja
sebentar lagi. Sudah
coba hubungi handphonenya ?
JACK
Sudah, tapi ternyata
dia tidak bawa handphone.
MAMA
Cici mana ?
JACK
Di kamar. Sejak pulang
dari bengkel King dia
ngambek.
CUT TO :
INT.
BENGKEL KING, RUANGAN KING – MALAM
Terlihat King sedang duduk di kursinya.
Kemudian terdengar suara ketukan pintu.
KING
Masuk !
MACHINE
( Masuk ke dalam
ruangan )
King, ada yang
mencarimu.
KING
( Tanpa menatap
Machine )
Siapa ?
MACHINE
Wanita.
KING
( Emosinya langsung
naik )
Machine, sudah
berapa lama kamu mengenalku ?
Kamu kan tahu aku paling benci dengan mahkluk
yang namanya wanita.
MACHINE
Tapi … wanita ini
berbeda.
KING
( Menatap Machine tajam
)
Semua wanita sama
saja.
MACHINE
Wanita ini adalah
adik tirimu, King. Dan dia
sudah menunggu sejak
tadi. Kupikir, sebaiknya
kamu memberinya kesempatan
untuk bicara, kalau
soal setuju atau
tidak dengan apa yang akan
dibicarakannya,
nanti juga kamu belum terlambat
untuk menolak.
Daripada dia menunggumu terus.
Lagipula, kamu kan sekarang tinggal bersamanya.
Kalau kamu tetap
tidak menemuinya, dia terpaksa
akan menunggu sampai
kita tutup. Dan kalau kita
tutup, berarti kamu
pulang, dan kalau kamu
pulang, berarti kalian
akan pulang bersama. Cepat
lambat kalian akan
bicara juga, Jadi tidak ada bedanya
bicara sekarang
ataupun nanti. Tapi, menurutku
sebaiknya kalian
bicara sekarang saja, karena kalau
sudah terlalu malam,
tidak baik anak gadis ada di
luar rumah. Sangat
berbahaya, nanti kamu juga
yang repot karena harus
melindunginya. Jadi …
KING
Cukup ! Baiklah,
suruh dia masuk.
Machine terlihat senang, ia pun segera
keluar untuk memberitakan kabar gembira ini kepada Mulan dan Queen.
Tak lama kemudian, Queen masuk ke dalam
ruangan. Setelah sebelumnya Machine dan Mulan memberi semangat dan dukungan
dengan mengepalkan tangannya sambil tersenyum kepada Queen, mereka pun
meninggalkan Queen berdua dengan King.
King masih duduk di kursinya sambil menatap
lukisan motor yang terpampang di ruangannya. Queen terlihat agak takut.
KING
( Tanpa menatap
Queen )
Mau bicara apa ?
FLASHBACK
QUEEN
DISSOLVE TO :
INT.
BENGKEL KING, GARASI – SORE
Terlihat Queen, Machine dan Mulan sedang
duduk di kursi di sebelah mobil yang diparkir di garasi bengkel.
MULAN
( Berbisik )
King itu memang
menakutkan.
MACHINE
Iya, dia benar-benar
mirip guru kami. Galak sekali
kepada wanita.
Apalagi kalau sudah marah.
MULAN
Lebih baik tunggu
kemarahannya reda dulu, baru
bicara lagi
dengannya.
QUEEN
Tapi … aku harus
bicara dengannya sekarang.
MACHINE
( Menghela napas )
Padahal kalian kakak
beradik manis-manis, King
sangat beruntung
punya adik tiri semanis kalian.
Tapi sifatnya malah
kembali menjadi beringas.
QUEEN
Tapi, sudah beberapa
lama King tinggal di
rumahku, dia tidak
segalak yang kalian bilang.
MULAN
Sejak guru
meninggal, King memang terlihat lebih
pendiam. Emosinya
pun mulai stabil, tidak suka
marah-marah, King
jadi lebih sabar. Mungkin karena
surat yang ditinggalkan guru untuknya.
QUEEN
Surat ?
MULAN
Iya, sebenarnya
kematian guru sama sekali tidak
direncanakan.
MACHINE
Hus, mana mungkin
kematian direncanakan.
MULAN
Iya, maksudku,
benar-benar tak disangka. Padahal
saat itu guru sedang
ingin berlibur. Setelah sekian
lama mengelola
bengkel, King dan Ace menyuruh
guru berlibur dan menyerahkan
bengkel kepada
anak-anaknya. Tapi, siapa
yang sangka pesawat
guru mengalami
kecelakaan.
MACHINE
Tapi ternyata, sudah
sejak jauh-jauh hari guru
menitipkan surat wasiat dan surat-surat pribadinya
kepada teman
dekatnya. Kami masing-masing dapat
satu surat dari guru.
MULAN
Di dalam suratnya,
guru berpesan agar aku mengubah
sifat-sifat jelekku.
MACHINE
Suratku isinya juga
begitu.
MULAN
Makanya aku yakin,
King berubah menjadi ramah karena
surat guru.
MACHINE
Aku pikir penyakit “
benci wanita “ – nya sudah hilang.
Soalnya kemarin saat
kakak perempuanmu itu datang
membawakan makan
siang, King tidak marah-marah
seperti hari ini.
Tapi ternyata …
QUEEN
Aku kira yang paling
galak adalah Spade.
MACHINE DAN MULAN
( Hampir berbarengan
)
Jelas King lebih
galak !
MACHINE
Kalau King sudah
marah, bahkan Spade pun tidak
bisa berbuat
apa-apa.
Queen langsung mengalami Déjà vu. Kata-kata
Love terngiang-ngiang di kepalanya.
ACE ( V.O. )
Bahkan Spade pun
tidak berdaya kalau King sudah
Semarah ini.
DISSOLVE TO :
Syndication
2010-09-01 @ 09:05:54 am
by suchang
hii Shan2 . ok nih RF ...
2008-12-22 @ 06:57:16 am
by rani
Yaa... nasib deh.. terpaksa menunggu lagi donkz, Quistis? ...
2008-04-16 @ 03:27:38 am
by ye tian yu
Quistis!! gua join neh.. =D eh, lw gk ...
2008-03-23 @ 10:34:02 am
by ye tian yu
hai.. hai.. cerita u bagus looo... coba aja ya ...
2008-03-20 @ 07:48:41 am
by 4qua