Royal Flush

Episode 6# " Kemarahan King " : Part 2
30 Oct 2007 - 09:16:12 am


EXT.
JALAN DEKAT RUMAH QUEEN – SORE



Terlihat Queen sedang berjalan seorang diri
sambil terus menatap ke bawah.



 



QUEEN ( V.O. )



Bagaimana aku harus
menjelaskan kepada King ?



 



Karena jalan sambil melihat ke bawah, Queen
pun tanpa sengaja menabrak tubuh Ace yang ternyata ada di depannya.



 



QUEEN



Ace ? Biasanya kamu kan ke studio, kenapa



sekarang …



 



ACE



( Senyum tipis )



Nona, jalan jangan
sambil melihat ke bawah.



Berbahaya !



 



QUEEN



( Cemberut )



Aku salut padamu,
kamu kelihatan tenang.



 



ACE



( Mengelus kepala
Queen )



Masalah semalam,
jangan dipikirkan. Nanti juga



akan baik kembali.



 



Kemudian Ace berjalan menjauh.



 



QUEEN



Ace, mau ke mana ?



 



ACE



( Senyum )



Jalan-jalan.
Menenangkan pikiran.



 



Lagi-lagi Queen hanya bisa menatap Ace
berjalan menjauh.



 



QUEEN ( V.O. )



Ace, aku pasti akan
mengembalikan King



padamu. Jangan sedih
lagi.



 



Tiba-tiba, dari belakang pundak Queen
ditepuk seseorang.



 



JACK ( O.S. )



Sedang apa sendirian
di tengah jalan ?



 



Queen menoleh, wajahnya kelihatan tidak
bersemangat.



 



JACK



( Cemas, memegangi
kedua bahu Queen



sambil menatapnya
penuh perhatian )



Kenapa ? Nilai
tugasmu jelek ?



 



Queen menggeleng pelan. Jack segera memeluk
Queen.



 



JACK



( Sambil
membelai-belai kepala Queen )



Jangan sedih, ya.
Aku paling tidak suka lihat kamu



sedih seperti ini. Ada masalah apa, bilang saja



padaku. Aku pasti
akan selesaikan untukmu.



 



Tanpa terasa, ditengah pelukan Jack, Queen
menangis, melepaskan semua bebannya.



 



QUEEN



( Sambil menangis )



Kakak, aku sayang
kamu.



 



CUT TO :



 



INT.
RUMAH QUEEN,
TAMAN
BELAKANG – SORE



Terlihat Queen sedang duduk di ayunan
sendirian. Wajahnya terlihat masih lemas, tak bersemangat. Beberapa saat
kemudian, datang Nut sambil komat kamit sendirian.



 



NUT



( Bicara sendiri )



Dasar Cici ! Apa
bagusnya laki-laki itu ? Gayanya



saja sombong sekali,
Cici datang membawakan



makan siang yang
sudah susah payah dibuatnya,



orangnya malah tidak
kelihatan sama sekali. Dasar



tidak tahu sopan
santun. Baru punya bengkel, sudah



berlagak seperti itu,
bagaimana kalau dia punya



showroom mobil ?



 



Queen menoleh, terlihat Nut sedang
geleng-geleng kepala sambil menatap ke arah jendela kamar Cici.



 



NUT



Cici juga aneh, cuma
begitu saja jadi sedih,



setelah pulang dari
bengkel malah langsung



masuk kamar dan
tidak mau keluar lagi.



 



QUEEN ( V.O. )



Pulang dari bengkel
? Benar, kenapa aku tidak



ke bengkel saja
untuk menjelaskan semuanya



kepada King ?



 



Queen pun beranjak dari ayunan dan
menghampiri Nut yang sedang mondar mandir sambil memperhatikan jendela kamar
Cici.



 



NUT



Sampai kapan sih
Cici baru mau keluar ?



 



QUEEN



( Mencolek pundak
Nut )



Kakak Nut.



 



NUT



( Menoleh )



Oh, adik ipar,
kenapa ?



 



QUEEN



( Senyum )



Kak Cici kenapa ?



 



NUT



( Menghela napas )



Tadi, sejak pagi
Cici sudah sibuk buat makan



siang. Aku pikir
untukku, ternyata untuk laki-laki



brengsek itu.



 



QUEEN



Siapa ?



 



NUT



Tuh, kakak tirimu
yang sombong itu, King.



 



QUEEN



Oh, terus ?



 



NUT



Ternyata saat kami
sampai di bengkel, King sama



sekali tidak mau
keluar. Cici jadi sedih dan sejak



pulang langsung mengunci
diri di kamar. Dasar aneh



orang itu, padahal kemarin
masih baik-baik saja.



 



QUEEN



Oh, jadi masalahnya cuma
itu ?



 



NUT



( Panik )



Cuma itu katamu ?
Cici tidak mau keluar kamar,



katamu “ cuma itu “
?



 



QUEEN



Itu sih gampang. Apa
mau aku bantu ?



 



NUT



( Memicingkan
matanya )



Apa kamu bisa ?



 



QUEEN



Tentu saja bisa.
Asal kamu memberitahuku di mana



bengkel King, aku
pasti bisa menyuruh King minta



maaf kepada kak
Cici, jadi kak Cici pasti mau keluar



kamar.



 



NUT



( Tersenyum polos )



Ah, benar juga
katamu !



 



CUT TO :



 



EXT.
DEPAN BENGKEL KING – SORE



Terlihat Queen sedang berjalan menuju
bengkel. Tak lama kemudian, ia pun sudah berdiri tepat di depan bengkel.



 



MACHINE



( Senyum )



Nona, untuk apa
berdiri di depan
sana ?



Mau jadi fotomodel,
ya ?



 



QUEEN



Boleh aku bertemu
King ?



 



MACHINE



( Mengerutkan kedua
alisnya )



King ? Kamu … ?



 



QUEEN



Aku Queen, aku …
adik tirinya.



 



MACHINE



( Tertawa )



Oh, jadi kamu yang
diceritakan Ace itu ? Ups …



 



QUEEN



Ace ? Ace pernah
cerita tentangku ? Maksudmu,



Love ?



 



MACHINE



( Mendehem, kemudian
berbisik kepada Queen )



Sssttt … jangan
sebut-sebut Love di sini. Nanti



King dengar.



 



QUEEN



( Ikut-ikutan
berbisik )



Jadi, kamu tahu soal
Love dan Spade ?



 



MULAN



( Tiba-tiba sudah
berada di samping Machine )



Siapa dia ?



 



MACHINE



Queen.



 



MULAN



( Berteriak )



Oh …… !



 



INT.
BENGKEL KING, RUANGAN KING – SORE



Terlihat King sedang duduk di kursinya. Ia
seperti terkejut ketika mendengar teriakan Mulan.



 



INT.
BENGKEL KING, GARASI – SORE



Terlihat Machine, Queen dan Mulan masih
dalam formasi yang sama.



 



MACHINE



( Meletakkan jari
telunjuknya di depan bibirnya )



Sssttt …



 



MULAN



( Berbisik kepada
Queen )



Ternyata benar kata
Ace, kamu manis sekali.



 



MACHINE



( Memukul pundak
Mulan )



Ingat, kamu ini wanita.



 



MULAN



( Mendelik kepada
Machine )



Aku tahu. ( Kepada
Queen ) Kenapa datang ke sini ?



Mencari Ace, ya ?
Dia tidak ke sini hari ini.



 



MACHINE



( Masih berbisik )



Bukan, dia ke sini
mencari King.



 



MULAN



( Berteriak )



Apa ??



 



Machine kembali memukul pundak Mulan.



 



MACHINE



Kecilkan suaramu.



 



Tapi terlambat, King sudah berada di
belakang mereka.



 



KING



Ada apa teriak-teriak.



 



Machine dan Mulan yang tadinya berdiri rapat
bersebelahan segera berpencar karena terkejut. Karenanya, King baru bisa
melihat Queen ketika mereka berpencar.



 



Saat melihat Queen, King langsung emosi, ia
segera berbalik dan berjalan masuk.



 



QUEEN



King, tunggu ! Ada yang mau aku bicarakan



denganmu !



 



Tak ada jawaban.



 



MACHINE



King, gadis ini mau bicara
denganmu !



 



KING



Suruh dia pulang.
Aku tidak mau bertemu



siapapun !



 



Queen terlihat lemas, Machine dan Mulan
mengangkat bahu.



 



CUT TO :


Shan2 · 157 views · 1 comment
Categories: Episode 6#, Part 2

Permanent link to full entry

http://royal-flush.blogsfan.net/Royal-Flush-b1/Episode-6-Kemarahan-King-Part-2-b1-p50.htm

Comments

No Comment for this post yet...


Leave a comment

New feedback status: Published





Your URL will be displayed.

 
Please enter the code written in the picture.


Comment text

Options
   (Set cookies for name, e-mail and url)


  

Last Comment

Calendar

February 2012
SunMonTueWedThuFriSat
 << < > >>
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829   

Google Adsense

Announce

Who's Online?

Member: 0
Visitors: 2

rss Syndication

Archives