INT.
BENGKEL KING, GARASI SIANG
Terlihat Machine, King dan Mulan sedang
sibuk mengutak atik mobil. Sedangkan Ace hanya duduk di samping sambil menyedot
softdrink-nya.
ACE
King, kamu yakin
kakimu sudah baikan ?
KING
( Dari bawah mobil )
Tentu saja, aku kan
cuma membetulkan mobil,
tidak balapan. Kamu
tenang saja, lusa juga
sudah sembuh total.
ACE
Bukannya aku tidak
percaya padamu, tapi sebelum
Kecelakaan kemarin
kamu juga bilang begitu.
MACHINE
( Juga dari bawah
mobil )
King, jangan bandel
! Tunggu sembuh baru balapan
lagi. Jangan
terburu-buru.
MULAN
( Sedang duduk di
dalam mobil )
Iya, harusnya
kemarin kamu tidak usah tanding, lagipula
Big Black tidak
datang. Padahal pertandingan itu baru seru
Kalau kalian bertiga
hadir. Sudah kurang satu, ditambah lagi
King kecelakaan,
benar-benar pertandingan yang buruk.
KING
( Senyum )
Baiklah, baiklah.
Mulai sekarang aku akan dengarkan kalian.
ACE
Begitu lebih baik.
Camera
movement. Terlihat Cici
sedang melongok ke sana ke mari di depan bengkel. Setelah menemukan King, ia
pun masuk ke dalam.
CICI
( Senyum )
Hi, apa kabar semua
?
King, Machine dan Mulan segera menoleh.
ACE
( Beranjak dan
berdiri menghalangi Cici )
Buat apa kamu datang
ke sini ?
CICI
( Sambil mengacungkan
sebuah kantong putih )
Aku
mambawakan
makan siang untuk King.
Machine dan King segera keluar dari bawah
mobil.
MACHINE
Wah, bawa makanan
untuk King ? ( Menepuk
Pundak King ).
Beruntung sekali kamu disediakan
Makan siang oleh
seorang wanita cantik.
Cici tersenyum malu, King merasa tidak enak.
KING
Sebenarnya
ini
tidak perlu
ACE
( Judes )
Tuh, kamu dengar kan
? King tidak mau, cepat
bawa pulang !
MACHINE
( Langsung merebut
kantong yang dibawa Cici )
King tidak mau, tapi
aku kan mau.
MULAN
( Segera keluar dari
mobil )
Kak, aku juga mau !
Cici berusaha merebutnya dari Machine, tapi
apa daya, Machine terlalu tinggi untuk dijangkau. Bersamaan dengan itu, datang
Nut dengan terengah-engah.
NUT
Cici
larimu
cepat sekali.
MACHINE
( Melempar kantong
putih kepada Mulan )
Nona, ada yang
mencarimu, tuh !
Cici menoleh, tampangnya langsung tambah
kesal.
CICI
King, kapan kamu ada
di bengkel sendiri ?
MACHINE
Mana mungkin King
ada di bengkel sendiri ?
Setiap hari aku kan
di bengkel, malah King yang
sering nggak datang.
Camera
movement. Tiba-tiba saja
Mulan sudah berdiri di depan Nut dengan segelas air dingin di tangannya.
MULAN
Kamu pasti haus.
Nih, minum !
Nut menatap segelas air dingin itu dengan
senyum gembira, tapi sedetik kemudian, ketika ia sadar tangan yang memegang
gelas itu penuh dengan oli berwarna hitam, wajahnya berubah menjadi jijik.
MULAN
( Galak )
Wei, dikasih minum
bukannya diambil ! Dasar
nggak sopan !
NUT
( Membuang muka )
Siapa bilang aku mau
terima.
MULAN
Dasar nggak tahu
diuntung !
Camera movement. Terlihat Cici sedang
berusaha mendekati King, tapi selalu dihalangi oleh Ace.
ACE
King, aku mau
bicara. Ayo, kita ke dalam !
Machine, di sini kau
yang tangani !
Ace pun mengajak King berbicara di dalam
kantor.
MACHINE
( Senyum )
Dengan senang hati.
Cici cemberut, melipat kedua tangannya dan
mondar mandir. Maksudnya berniat menunggu sampai King keluar.
INT.
BENGKEL KING, KANTOR KING SIANG
Terlihat King dan Ace masuk ke dalam kantor.
King duduk di kursi di belakang meja besar, sedangkan Ace duduk di sofa.
KING
Mau bicara apa ?
ACE
Aku harap kamu nggak
berhubungan dengan putri-
putri perempuan
jahat itu.
KING
Ace, hubunganku
dengan mereka hanya saudara tiri,
tidak lebih.
ACE
Tapi kamu terlalu
memberi harapan kepada mereka.
Kamu terlalu baik.
KING
Lalu, aku harus
bagaimana ? Marah-marah tanpa sebab ?
ACE
King, jangan bilang
kamu nggak bisa bersikap dingin kepada
wanita. Sudah
ratusan wanita kamu tolak dan sudah ratusan
wanita pula menangis
karena kamu. Tapi kamu sama sekali
peduli Kenapa
sekarang kamu berubah ?
KING
Aku cuma
mereka
kan masih saudara kita, Ace. Satu-
Satunya sanak
saudara yang kita punya. Aku hanya
Menganggap mereka
sebagai saudara, seperti Mulan.
ACE
Ya, tapi kamu nggak
tahu, Mula itu berbeda dengan
Wanita lain. Dia itu
tomboi, dia itu seperti laki-laki.
Tapi Queen dan Cici
itu wanita tulen.
KING
Ace, aku nggak
pernah lupa pesan papa. Aku nggak
pernah lupa kalau
wanita itu hanya akan membawa
penderitaan. Jangan
khawatir.
ACE
Aku harap kata-katamu
benar.
CUT TO :
INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU SORE
Terlihat Queen berjalan masuk dengan lesu.
MAMA
Kenapa ? Kok
kelihatannya lelah sekali ?
QUEEN
( Menoleh ke arah
sofa )
Mama, kok sudah
pulang ?
MAMA
( Senyum )
Ya, tadi mama ketemu
dengan putri tante,
jadi mama ajak makan
siang di rumah.
QUEEN
( Berjalan menuju
sofa )
Ooo
( Tersentak )
Tante
saudara kembar
mama itu ?
MAMA
( Mengangguk )
Iya, putrinya sudah
besar. Usianya sama denganmu.
Dan yang lebih
mengejutkan, tanggal lahirnya pun
sama denganmu.
QUEEN
( Duduk di sebelah
mama )
Benarkah ?
MAMA
Iya
dia mau
merayakan pesta ulang tahun di
rumahnya, makanya
dia beli gaun di butik mama.
Kamu juga mau
diadakan pesta ulang tahun ?
QUEEN
( Menggeleng pelan )
Aku nggak perlu
pesta.
MAMA
Lalu, kamu mau apa ?
Oh, kamu mau hadiah, ya ?
Mau hadiah apa ?
Nanti mama belikan.
QUEEN
( Menggeleng cepat )
Aku nggak mau pesta,
aku juga nggak mau hadiah.
Aku cuma mau papa
pulang untuk mengucapkan
selamat ulang tahun
padaku.
MAMA
( Senyum )
Papa sudah janji,
dia pasti datang.
QUEEN
( Cemberut )
Tapi, tahun kemarin
papa juga bilang begitu.
Lalu, dua tahun yang
lalu juga begitu, lalu
tiga tahun yang lalu
juga begitu
Dan setiap kali
papa selalu nggak
dateng.
MAMA
( Memeluk Queen )
Percaya sama mama,
tahun ini, papa pasti datang.
Sementara itu, dari luar rumah terdengar
suara-suara bising, alias suara Jack berteriak-teriak.
INT.
RUMAH QUEEN, HALAMAN DEPAN RUMAH SORE
Terlihat Jack berdiri di depan pagar bagian
dalam sambil bertolak pinggang. Sedangkan di luar pagar berdiri tiga orang
laki-laki dengan gaya mereka masing-masing. Di paling kiri adalah Left, di
kanan berdiri Right dan di tengah sudah pasti adalah Tuan Muda Yang Mulia Ten.
JACK
Ten, sudah kubilang,
masalah balapan, biar kita
Bicarakan di tempat
lain.
RIGHT
Maaf sekali, hari
ini Tuan Muda Ten bukan mau
Membicarakan masalah
balapan.
JACK
Kalau bukan masalah
balapan, lalu masalah apa ?
LEFT
Sama sekali nggak
berkaitan denganmu.
Beberapa saat kemudian, mama dan Queen sudah
berdiri di depan pintu.
MAMA
Jack, kamu
bertengkar dengan siapa ?
JACK
Bukan siapa-siapa,
ma
cuma orang iseng.
Mama dan Queen berjalan mendekat agar bisa
melihat siapa gerangan yang berdiri di luar pagar.
MAMA
( Kepada Jack )
Sejak kapan kamu
bersikap tidak sopan kepada tamu
Mama ?
JACK
( Bingung )
Tamu mama ?
MAMA
( Senyum, kepada Ten
)
Ten, kamu rupanya.
Ayo, silahkan masuk ! ( Kepada
Jack ) Jack, tunggu
apa lagi ? Buka pagarnya, supaya
Ten bisa masuk.
Jack menatap Queen, kemudian menucapkan kata
Tamu mama tanpa suara. Queen mengangkat bahu tanda tak tahu.
Kemudian, Jack membuka pagar dan Ten pun
masuk dengan gaya sombongnya.
INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU SORE
Terlihat mama, Jack, Queen, Ten, Right dan
Left sedang duduk di sofa dengan formasinya masing-masing.
MAMA
( Kepada Queen dan
Jack )
Kalian tahu siapa
Ten ini ?
Queen menggeleng, Jack acuh tak acuh. Ten
terlihat sangat bangga karena dirinya sedang jadi bahan pembicaraan, begitu
juga dengan kedua pengawalnya.
MAMA ( CONT )
Ten adalah putra
teman baik mama. Bahkan, nama
Ten itu adalah nama
pemberian mama.
TEN
( Senyum )
Tante, kapan-kapan,
aku boleh kan main-main ke sini ?
MAMA
( Tertawa )
Oh, tentu saja. Kamu
dan Queen kan seumur, jadi
pasti lebih gampang
akrab. ( Kepada Jack ) Jack,
lain kali nggak
boleh bersikap begitu lagi kepada Ten.
JACK
( Cuek )
Hm
TEN
Oya, tante. Beberapa
hari yang lalu, aku baru saja pindah
Ke kampus yang sama
dengan Queen. Apa boleh aku minta
Petunjuk Queen,
karena aku kan baru di sana.
MAMA
( Senyum )
Boleh
tentu boleh
Queen juga pasti bersedia.
( Kepada Queen ) Iya
kan, Queen ?
QUEEN
( Bingung )
Ng
I
iya
Jack yang duduk di sebelah Queen langsung
melotot.
CUT TO :
Syndication
2010-09-01 @ 09:05:54 am
by suchang
hii Shan2 . ok nih RF ...
2008-12-22 @ 06:57:16 am
by rani
Yaa... nasib deh.. terpaksa menunggu lagi donkz, Quistis? ...
2008-04-16 @ 03:27:38 am
by ye tian yu
Quistis!! gua join neh.. =D eh, lw gk ...
2008-03-23 @ 10:34:02 am
by ye tian yu
hai.. hai.. cerita u bagus looo... coba aja ya ...
2008-03-20 @ 07:48:41 am
by 4qua