INT. RUMAH QUEEN, DEPAN PINTU KAMAR QUEEN – SORE
Terlihat Queen sedang berjalan menuju kamarnya. Namun, suara kucing menghentikan langkahnya. Queen mencari asal suara.
Ia pun menemukan Xiao Hu ! Ternyata Xiao Hu ada di depan pintu kamar King. Queen pun segera menggendong Xiao Hu dan membelai-belainya.
QUEEN
( Tertawa )
Xiao Hu, ternyata kamu di sini ? Pantes aku cari-cari
di taman nggak ada.
QUEEN ( V.O. )
Tapi, kenapa Xiao Hu bisa di sini ? Apa mungkin Jack yang bawa ?
Tapi, bukannya Jack nggak suka kucing ?
Queen pun membawa Xiao Hu menuju dapur.
QUEEN
( Setengah berteriak )
Bi ! Bibi !
Seorang wanita setengah baya, memakai pakaian pelayan lengkap dan membawa sebuah kemoceng datang menghampiri Queen.
BIBI
Iya, nona. Ada apa ?
QUEEN
Bi, kenapa kucing ini bisa ada di sini ?
BIBI
Tadi tuan muda King yang bawa.
QUEEN ( V.O. )
KING ?!?
QUEEN
Lalu, sekarang King ada di mana ?
BIBI
Tadi siang tuan muda King pulang, terus sambil
bawa kuicng ini, dia tanya apakah saya ada makanan
kucing, saya bilang nggak ada. Terus dia pergi lagi dan
nggak lama kemudian dia pulang lagi dan kasih makan
kucing ini. Terus dia pergi lagi dan kucingnya ditinggal.
QUEEN
Ke mana ?
BIBI
Katanya sih ke bengkel lagi.
QUEEN
Kalau Ace ke mana ?
BIBI
Sejak tadi pagi kan tuan muda Ace pergi ke studio dan
belum pulang sampai sekarang.
QUEEN
Kalau Jack ?
BIBI
Tuan muda Jack bilang ke rumah temannya dan malam ini
tidak akan pulang.
QUEEN
Mama ?
BIBI
Nyonya tadi telepon, katanya ada urusan, jadi mau menyusul
Tuan besar ke luar negri. Tapi besok pagi sudah pulang.
QUEEN
Oh, ya udah. Makasih, ya, Bi !
BIBI
Sama-sama.
Queen pun berjalan menuju kamarnya sambil berpikir.
QUEEN ( V.O. )
( Senyam senyum sendiri )
Yess ! Malam ini Mama nggak di rumah, jadi nanti malam
aku bisa pergi.
CUT TO :
EXT. TAMAN DEKAT KAMPUS, KURSI PANJANG – TENGAH MALAM
Terlihat Queen mondar mandir di depan bangku panjang. Dan Dan duduk di atas bangku sambil menguap lebar-lebar. Bola mata Mie Mie mondar mandir mengikuti langkah Queen yang juga mandar mandir dan sesekali ia jatuh tertidur.
QUEEN
( Cemberut )
Nu Nu selalu terlambat.
DAN DAN
( Sambil menguap )
Mungkin dia nggak bisa bangun. Udah hubungi hapenya
belum ? Siapa tau dia masih tidur.
Mie Mie tertunduk, kemudian tersadar dari tidurnya. Ia tersentak dan segera memperhatikan sekitarnya.
Di balik semak-semak yang gelap, terlihat sesosok bayangan. Mie Mie membenarkan kacamatanya yang tadinya melorot, kemudian memperhatikan bayangan itu.
QUEEN
( Masih mondar mandir )
Daritadi juga udah coba telepon, tapi hapenya nggak
aktif.
Dan Dan memperhatikan Mie Mie dengan curiga.
DAN DAN
Lihat apa ?
MIE MIE
( Menoleh )
Eng … enggak.
Queen yang tadinya berdiri, jadi ketakutan dan duduk di tengah-tengah kedua temannya.
QUEEN
Duh, jangan nakutin gitu, donk ! Kamu liat apa ? Setan, ya ?
DAN DAN
( Ketawa )
Dasar penakut !
Tiba-tiba, dari belakang, sebuah telapak tangan memegang pundak Dan Dan. Dan Dan pun berteriak kencang dan spontan loncat dari tempat duduknya. Diikuti Queen dan Mie Mie yang kaget karena teriakan Dan Dan.
Lalu terdengar suara tawa yang sangat mereka kenal. Di belakang bangku panjang terlihat Nu Nu sedang tertawa sambil memegang perutnya dengan tangan kanannya, sedangkan tangan kirinya menunjuk-nunjuk Dan Dan.
DAN DAN
( Cemberut )
Dasar Nu Nu ! Bikin kaget aja !
NU NU
( Masih ketawa )
Dasar penakut !
QUEEN dan MIE MIE
( Menghela napas, hampir berbarengan )
Ayo, kita pergi !
CUT TO :
Syndication
2010-03-10 @ 01:49:18 am
by mai
You will become more and more ...
2010-03-09 @ 07:21:29 am
by hg
You will become more and more ...
2010-03-08 @ 12:59:35 am
by HB
You will become more and more ...
2010-03-05 @ 09:38:22 am
by HB
It's not so simply to make ...
2010-02-18 @ 07:46:27 pm
by SB20Chloe