Royal Flush

Posts displayed of the category: Episode 2#

Episode 2# Malam kedua : Part 3
21 Oct 2007 

EXT. JALANAN TERBUKA, PINGGIR ARENA BALAP – TENGAH MALAM

Suasana ramai, terdengar suara gemuruh di sana sini. Sebagian suara motor yang digas, sebagian suara orang berteriak, dan sebagian lagi suara orang yang sedang ngobrol di pinggir arena.


Terlihat jalanan besar yang terbentang sepersekian jauhnya, di pinggir-pinggir jalan sudah dipenuhi orang-orang yang banyak. Sehingga dari belakang, orang-orang yang berada di tengah arena tak terlihat karena ditutupi penonton.


Tak lama kemudian, datang dua buah motor jetmatic. Yang satu berwarna ungu dan yang satu berwarna merah. Yang berwarna ungu dikendarai oleh Nu Nu, di belakangnya ada Mie Mie. Sedangkan yang berwarna merah dikendarai Dan Dan yang membonceng Queen.


Setelah memarkirkan motor mereka tak jauh dari sana, empat sekawan itu berjalan menuju arena balap. Mereka berusaha masuk ke dalam kerumunan massa yang memadati pinggir arena, tapi selalu gagal.


Tiba-tiba saja sebuah tangan merenggut tangan Queen dan menyeretnya keluar dari kerumunan massa. Ketika sadar Queen menghilang, ketiga temannya segera mencari Queen di tengah-tengah padatnya massa.


Point Of View Mie Mie. Terlihat Queen sedang ditarik ke suatu tempat oleh seorang pemuda jangkung berambut ikal sepanjang bahu.


MIE MIE

( Seraya menunjuk ke arah Queen )

Itu Queen !!!


Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie segera mengejar Queen.


Point of View Nu Nu. Terlihat Queen dibawa menaiki sebuah tangga besi yang berada tak jauh dari arena.


NU NU

( Sambil menunjuk ke arah Queen )

Itu dia !!


Mereka pun kembali mengikuti Queen dan menaiki tangga besi tersebut. Sesampainya di atas, ternyata ada tempat sejenis POS penjagaan, di sana ada jendela yang membentang ke arah arena dan beberapa tempat duduk.


INTERCUT :


INT. PINGGIR ARENA BALAP, SEBUAH POS – TENGAH MALAM

Terlihat Queen dan laki-laki tadi sedang memandang ke luar jendela. Queen loncat-loncat.


QUEEN

Wah, liat dari sini memang lebih jelas !


NU NU

( Bertampang cemberut )

Kami susah-susah mencarimu, takut kamu hilang,

Ternyata kamu malah senang-senang di sini.


Queen dan laki-laki tadi yang ternyata adalah Ace menoleh.


QUEEN

Maaf.


ACE

( Kepada Queen )

Kenapa mereka ada di sini ?


QUEEN

Aku datang bersama mereka.


Nu Nu segera mendekati Queen dan ikut-ikutan memandang keluar jendela. Mie Mie pun demikian. Sedangkan Dan Dan malah terpaku di tempatnya dan tanpa berkedip terus memperhatikan Ace.


QUEEN

Ace, kenapa kamu bisa di sini ?


ACE

Aku kan manager King. Tentu aku harus di sini untuk

Mengatur masalah keuangannya.


QUEEN

( Tersentak )

King juga di sini ?


ACE

Tentu saja, kalau tidak ada King, buat apa aku di sini ?


MIE MIE

Aku nggak ngerti, King dan Ace ada di sini. Kita ke sini mau

lihat Jack, kan ?


NU NU

( Matanya berkeliling mancari Jack )

Iya, Jack mana ? Kok nggak kelihatan ?


QUEEN

Kenapa kamu, King dan Jack bisa di sini ?


ACE

( Tersenyum )

Kalau kami tidak di sini, balapan tidak akan ada.

King adalah bintangnya. Kalau tidak ada King, siapa

yang mau datang untuk menonton balapan ?


QUEEN

( Serius )

King adalah bintang ?


ACE

Ya, sudah lama King balapan. Dia tak pernah terkalahkan.

Sampai, beberapa bulan lalu muncul Jack dan BIG BLACK.


QUEEN, NU NU dan MIE MIE

( Serentak )

BIG BLACK ??


NU NU

Big Black siapa ?


ACE

Entah kebetulan atau apa, Jack dan Big Black sama-sama

Datang malam itu dan menantang King untuk bertanding.

Akhirnya, mereka membuat kesepakatan bertanding bertiga.

Siapa yang memenangkan dua pertandingan, dialah pemenangnya.

Beberapa waktu lalu, mereka sudah bertanding tiga kali. Dan

Ketiga-tiganya sudah memenangkan satu pertandingan.

Makanya, malam ini adalah pertandingan penentuan.

Siapa yang menang di pertandingan malam ini, dialah

pemenang sesungguhnya.


MIE MIE

Memangnya yang menang dapat apa ?


ACE

Sepuluh juta.


QUEEN, NU NU dan MIE MIE

( Serentak )

Sepuluh juta ??


ACE

Mengangguk. Memang bukan jumlah yang besar.


NU NU

Bukan jumlah yang besar ? Nggak salah ?


ACE

Bukan jumlah yang besar kalau dibandingkan dengan uang

yang sudah didapat King selama ini.


MIE MIE

Wah, kakakmu kaya, Queen !


Sesaat kemudian, terdengar suara gaduh dari arena balap. Pandangan Queen, Ace, Nu Nu dan Mie Mie pun teralih ke arena.


EXT. JALANAN TERBUKA, TENGAH ARENA – TENGAH MALAM

Terlihat tiga buah motor memasuki arena. Di samping paling kiri adalah King, di tengah adalah Jack dan di samping kanan adalah seorang cowok kebarat-baratan.


Close up wajah King yang manatap tajam ke depan dari atas motornya. Close up wajah Jack yang menatap ke bawah memperhatikan mesin motornya. Close up wajah TEN, cowok kebarat-baratan yang tersenyum angkuh menatap King dan Jack.


INT. PINGGIR ARENA BALAP, SEBUAH POS – TENGAH MALAM

Terlihat Queen, Nu Nu, Ace dan Mie Mie sedang memperhatikan ke luar jendela dengan seksama.


QUEEN

( Menunjuk ke arah TEN )

Yang itu Big Black, ya ?


ACE

( Sambil mengeluarkan ponsel dari saku bajunya )

Bukan.


Kemudian Ace meminggirkan diri untuk menelepon. Di samping Ace, berdiri Dan Dan yang masih terpikat. Sambil telepon, Ace yang merasa risih berkali-kali menatap Dan Dan dengan pandangan jijik dan membuang muka. Namun Dan Dan tetap mengikuti Ace dan berusaha memperhatikan wajahnya lekat-lekat.


Queen, Nu Nu dan Mie Mie masih asyik melihat keluar jendela.


Point of View Queen. Close up wajah King yang serius, memandang ke depan.


QUEEN ( V.O. )

King sungguh tampan, tinggi dan … dia suka kucing.


Point of View Nu Nu. Close up wajah Jack yang sedang memperhatikan King.


NU NU ( V.O. )

( Sambil senyam senyum dan loncat-loncat )

Duh, Jack keren banget ! Jack menang ! Jack menang !


Point of View Mie Mie. Close up wajah TEN yang tersenyum angkuh kepada para penonton sambil melambaikan tangannya.


MIE MIE ( V.O. )

( Sambil memegang dadanya )

Kenapa jantungku berdebar kencang sekali ? Apa ini

berarti aku jatuh cinta ?


Tak lama kemudian, Ace kembali ke sebelah Queen, diikuti Dan Dan.


ACE

( Menunjuk ke arah Ten )

Orang itu adalah Ten, dia pendatang baru. Karena Big Black

nggak dateng hari ini, pertandingan terakhir ditunda.


Ace melipat kedua tangannya dan meletakkannya di depan dadanya


QUEEN

Kenapa Big Black nggak dateng ?


ACE

( Menggelengkan kepala )

Nggak tau. Tapi ada desas desus yang mengatakan bahwa

malam ini Big Black menemani pacarnya yang sedang berulang

tahun.


NU NU

Wah, setia sekali. Dia nggak takut didiskualifikasi kalau nggak

datang ?


MIE MIE

Iya, memangnya nggak didiskualifikasi ?


ACE

Seharusnya begitu, tapi tergantung King dan Jack.


EXT. JALANAN TERBUKA, ARENA BALAP – TENGAH MALAM

Terlihat King, Jack dan Ten megambil ancang-ancang. Seorang wanita berdiri di tengah-tengah jalan. Ketika ia melemparkan sebuah sapu tangan berwarna putih ke atas, tiga motor di depannya segera melaju kencang.


INT. PINGGIR ARENA BALAP, SEBUAH POS – TENGAH MALAM

Terlihat Nu Nu loncat-loncat sambil berteriak-teriak.


NU NU

Jack menang ! Jack menang ! Jack menang !


Queen memperhatikan keluar jendela dengan serius, begitu juga Ace. Tapi, sesekali Ace mengalihkan pandangannya untuk memelototi Dan Dan yang terus berdiri di sebelahnya dan memperhatikan wajahnya. Makin lama, wajah Dan Dan semakin dekat, sehingga Ace terus berpindah-pindah tempat dan menyusup ke dalam barisan yang dibentuk Queen, Nu Nu dan Mie Mie. Tapi tetap saja Dan Dan memperhatikan dari belakang.


EXT. JALANAN TERBUKA, ARENA BALAP – TENGAH MALAM

Terlihat motor King di posisi paling depan, beberapa meter di belakangnya melaju motor Jack dan Ten yang juga dengan kecepatan yang tinggi.


Close up wajah King yang terlihat gelisah, ia kelihatan kesakitan.


Terlihat beberapa meter di depan, jalanan akan membelok ke kanan.


Close up wajah Jack yang memperhatikan King. Jack menambah kecepatan.


Kini motor King dan Jack hanya berjarak beberapa puluh centimeter, sedangkan satu meter di belakangnya motor Ten melaju dengan kencang.


Close up wajah Ten yang dingin dan cool terus manatap ke depan, tanpa melirik King dan Jack.


Mereka sampai di belokan, motor King berbelok tajam. Close up kaki kanan King yang sedikit bergoyang.


Terlihat kecepatan motor King berkurang setelah melewati belokan, sehingga motor Jack berada di posisi paling depan. Dan kini motor Ten berada di samping motor King.


Close up wajah King yang menatap kaki kanannya. Close up wajah Jack yang menoleh ke belakang memperhatikan King. Close up wajah Ten yang masih dingin, menatap tajam ke depan tanpa menoleh ke manapun.


Terlihat Jack mengurangi kecepatannya. King berkali-kali menatap kaki kanannya. Sesekali memegangi paha kanannya.


Kini motor Ten yang terdepan. Jack menatap motor Ten yang melaju kencang dan semakin menjauh. Ia kemudian menoleh ke belakang dan melihat King yang sedang memegangi paha kanannya.


King kehilangan kendali, motornya mulai oleng dan beberapa saat kemudian …


BRAKK !!!


Motor King jatuh di arena. Jack menoleh, menghentikan motornya dan berlari mendekati King. Sedangkan motor Ten melaju kencang jauh di depan, tanpa tahu King jatuh di arena.


INT. PINGGIR ARENA BALAP, SEBUAH POS – TENGAH MALAM

Terlihat Queen, Nu Nu dan Mie Mie memperhatikan jalanan kosong. Mereka penasaran, bagaiman kedudukannya sekarang. Siapa yang terdepan ?


Ponsel Ace berbunyi, ia menerima dan sesaat setelah mendengar suara dari ponsel, muka Ace berubah menjadi pucat.


Ace segera berlari keluar. Dan Dan, Queen, Nu Nu dan Mie Mie pun tersentak.


QUEEN

Ace, mau ke mana ?


ACE ( O.S. )

KING KECELAKAAN !!!


Close up wajah Queen, Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie yang kaget secara bergantian.


CUT TO :


Shan2 · 187 views · 1 comment
Categories: Episode 2#, Part 3
Episode 2# Malam kedua : Part 4
21 Oct 2007 

EXT. JALANAN TERBUKA, ARENA BALAP – TENGAH MALAM

Terlihat suasana gaduh di sekitar arena. Ace berlari ke arah tertentu, diikuti Queen, Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie.


Pada saat itu, muncul Ten dengan senyum kemenangan, ia masih belum tahu kalau King kecelakaan. Ten turun dari motornya dan melambai-lambaikan tangannya kepada para pendukungnya.


Tiba-tiba saja dari arah tertentu, Queen yang sedang buru-buru tanpa sengaja menabrak Ten hingga jatuh.


Kemudian Queen buru-buru berdiri dan dan berlari mengejar Ace dan teman-temannya yang berada di depan.


Namun langkahnya dihalangi oleh dua orang cowok. RIGHT dan LEFT.


QUEEN

( Sambil berusaha mendorong dua tubuh

besar yang menghalangi jalannya )

Mau apa kalian ?


RIGHT

Nona, apa kamu tahu, kamu telah melakukan

dua kesalahan.


QUEEN

Aku nggak ada waktu untuk main-main. Jadi, tolong minggir !


Namun, bagaimana pun Queen berusaha keluar dari kurungan kedua bodyguart itu, usaha selalu gagal.


QUEEN

Apa sih mau kalian ?


LEFT

( Senyum, mengacungkan dua jarinya )

Dua kesalahan.


QUEEN

Dua kesalahan apa ?


RIGHT

Yang pertama menabrak tuan muda Ten. Dan yang

kedua, pergi begitu saja tanpa minta maaf.


QUEEN

( Nggak begitu mendengarkan Right )

APA ??


Ten muncul di samping Queen dan mencolek pundaknya.


QUEEN

( Menoleh )

Apa ?


RIGHT

Minta maaf.


QUEEN

( Menahan amarah )

Baiklah, aku minta maaf. Sekarang sudah boleh pergi kan ?


Queen kembali berbalik dan berniat pergi, tapi Right dan Left masih menghalangi.


QUEEN

( Mulai kesal )

Apalagi ? Aku kan sudah minta maaf !!


LEFT

Salah. Harusnya minta maafnya begini, maafkan saya tuan

muda Ten.


QUEEN

( Kemarahannya tak terbendung lagi, suaranya meninggi )

Dengar, ya ! Aku NGGAK PEDULI mau TEN, ELEVEN, ataupun

TWELVE ! Sekarang aku mau PERGI ! Jadi, JANGAN HALANGI

AKU !


Kemudian Queen mendorong Right dan Left sampai formasi mereka pecah. Saat Right dan Left mengejar Queen, langkah mereka terhenti.


TEN

( Tersenyum )

Tidak usah dikejar.


Right dan Left mendekati Ten dan berdiri di sampingnya.


RIGHT

Kenapa nggak usah dikejar ? Cewek tadi berani sekali.


TEN

( Tersenyum sambil memperhatikan Queen

yang berlari menjauh )

Dia memang berani sekali, makanya aku suka.


LEFT

( Menunjuk ke arah Queen, setengah tersenyum )

Suka ?? Cewek galak itu ??


CUT TO :

Shan2 · 167 views · 1 comment
Categories: Episode 2#, Part 4
Episode 2# Malam kedua : Part 5
21 Oct 2007 

EXT. JALANAN TERBUKA, ARENA BALAP – TENGAH MALAM

Terlihat Jack sedang membopong King, dibantu Ace. Queen datang menghampiri mereka. Ketika Jack melihat Queen, matanya berapi-api.


JACK

Queen, sedang apa kamu di sini.


QUEEN

( Kelihatan ketakutan )

Nanti … nanti akan aku jelaskan. Sekarang, lebih baik

menolong orang dulu.


Mereka pun berjalan keluar arena. Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie mengikuti dari belakang.


Di kejauhan, terlihat Ten, Right dan Left memperhatikan keramaian massa.


TEN

Rupanya King kecelakaan, aku baru tahu.


RIGHT

Sudah pasti dia mudah dikalahkan. Begitu saja kecelakaan.


LEFT

Belum tentu, siapa tahu dia terluka. Tadi kulihat dia

memang kurang fit.


TEN

Oya, aku kok nggak merhatiin, ya ?


Right tak mendengarkan, ia malah tersenyum sambil memperhatikan Mie Mie yang sedang memandangi Ten dari kejauhan dari tengah-tengah kerumunan massa.


RIGHT

( Memukul pelan pundak Ten )

Hei, kelihatannya cewek itu suka padamu.


TEN

( Memperhatikan kerumunan massa )

Yang mana ?


RIGHT

( Menunjuk ke arah Mie Mie )

Itu, yang pake kacamata.


TEN

( Memperhatikan Mie Mie, kemudian tersenyum )

Cewek kutubuku. Untukmu saja.


Ten, Right dan Left pun tertawa terbahak-bahak.


CUT TO :


INT. RUMAH SAKIT, KAMAR KING – PAGI

Terlihat King sedang berbaring di atas ranjang, Jack dan Queen tidur di sofa, sedangkan Ace tidur di samping ranjang King.


Tiba-tiba Mama masuk dengan tergesa-gesa dan membuat Jack, Queen, Ace dan King bangun.


MAMA

Apa yang terjadi ?


Ace berdiri, tapi tak menjawab. Mama menatap Jack dan Queen.


MAMA

Katakan, apa yang terjadi.


QUEEN

Sebenarnya …


Jack menginjak kaki Queen.


QUEEN

Auw !!


Kini Mama menatap Jack tajam.


MAMA

Jack, jangan main rahasia-rahasiaan.


Jack tetap tak bergeming. Kini Mama manatap Queen penuh harapan.


MAMA

Queen, kamu saja yang bilang. Jangan takut.


KING ( O.S. )

Aku yang salah.


Mama menoleh, kemudian mendekati King.


KING

Aku tahu masih terluka, tapi aku bersikeras balapan.


MAMA

Apa kamu bilang kamu balapan ?


ACE

Ya, dan kamu nggak punya hak melarang kami.


Sekujur tubuh Mama langsung lemas, Mama hampir jatuh. Tapi Jack dan Queen sudah keburu memegangi, kemudian menuntun Mama duduk di sofa.


Mama memegangi kepalanya, air mata Mama langsung berlinang.


QUEEN

Mama kenapa nangis ?


ACE

( Dingin dan tak peduli )

Kenapa ? Pura-pura peduli ? Bukankah kami mati pun

kamu nggak peduli ?


JACK

Hei, jangan kurang ajar sama Mamaku, ya !


KING

Jangan begitu, Ace !


Ace malah buang muka, nggak peduli. Mama masih terlihat shock.


MAMA

( Masih berlinang air mata )

Kenapa masa-masa itu kembali lagi ?


QUEEN

( Hampir menangis )

Mama jangan nangis, kalau Mama nangis, aku juga

ikut sedih dan mau nangis.


KING

Maaf kalau aku membuatmu sedih. Tapi, aku tidak

apa-apa. Tidak perlu khawatir.


Mama mengusap air matanya, kemudian berdiri dan mendekati King.


MAMA

King, Ace, Mama tahu, kalian membenci Mama karena

dulu sudah meninggalkan kalian. Mama minta maaf.

Mama juga tidak mau melakukan hal itu, hanya saja …

hanya saja keadaan yang memaksa Mama …


ACE

Kami nggak perlu penjelasan. Nggak usah repot-repot

ngejelasin.


Mama menghentikan isak tangisnya, kemudian berubah menjadi tegas.


MAMA

Baiklah, kalian sudah dewasa. Kalian bisa mengurus diri

kalian sendiri.


Kemudian Mama keluar kamar dan pergi.


QUEEN

( Mengejar Mama )

Ma … !


JACK

( Kepada King dan Ace )

Aku harap kalian sadar kalau sekarang kalian tinggal

di rumah Mama. Jadi, tolong perlihatkan sopan santun

kalian sedikit !


Kemudian, Jack pun pergi meninggalkan King dan Ace.


ACE

( Penuh emosi )

Memangnya siapa yang mau tinggal di rumahnya ?

Nggak tinggal di rumahnya juga kita nggak bakal mati.


Terlihat King yang masih terbaring menutup matanya, seakan ingin melenyapkan ingatannya tentang hal yang baru saja terjadi di ruangan itu.


ACE

King, lebih baik besok kita pindah keluar saja.


KING

( Masih menutup mata )

Aku akan tinggal sampai ulang tahunku yang ke dua

puluh lima.


ACE

King, apa kamu sadar ? Itu masih dua tahun lagi.


KING

Memang, demi amanat terakhir papa, aku akan tinggal

di rumah itu selama dua tahun.


ACE

Kamu sudah gila !


Muncul tulisan dari samping “ BERSAMBUNG “.


FADE OUT TO :


Shan2 · 349 views · 0 comments
Categories: Episode 2#, Part 5

Previous page  1, 2

Last Comment

Calendar

February 2012
SunMonTueWedThuFriSat
 << < > >>
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829   

Google Adsense

Announce

Who's Online?

Member: 0
Visitor: 1

rss Syndication

Archives