Royal Flush

Posts sent on: 2001-01-01

Episode 3# " 3 Diva Piano " : Part 1
30 Oct 2007 


EXT.
JALAN RAYA - PAGI



Terlihat sebuah mercedes silver melaju
dengan kecepatan tertentu. Belakangan terlihat QUEEN, MAMA, JACK dan seorang
sopir ada di dalam mobil. Sopir dan Jack duduk di depan, sedangkan Mama dan
Queen duduk dibelakang.



 



Muncul tulisan dari samping “ 3# 3 DIVA PIANO “.



 



INT.
JALAN RAYA, MOBIL QUEEN – PAGI



Berawal dari close up tangan ( Mama ) yang meremas-remas sapu tangannya.
Belakangan terlihat Mama dengan mata yang kemerah-merahan menatap lurus ke
depan.



 



Camera
movement. Close up
wajah
Queen yang melihat ke samping. Belakangan terlihat Queen sedang memperhatikan
Mama dengan sedih.



 



Camera
movement. Close up
wajah
Jack yang menoleh ke belakang, memperhatikan Mama yang sedang sedih.



 



CUT
TO :



 



INT.
RUMAH QUEEN, HALAMAN RUMAH QUEEN – PAGI



Terlihat sebuah mercedes memasuki halaman
rumah Queen. Kemudian mercedes itu berhenti di depan pintu. Sang sopir keluar
dari mobil dan membukakan pintu belakang mobil agar Mama dan Queen bisa keluar.
Sedangkan Jack keluar sendiri dari mobil.



 



CUT
TO :



 



INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – PAGI



Terlihat Mama berjalan menuju seofa,
kemudian duduk di sana. Queen dan Jack mengikuti dari belakang.



 



QUEEN



( Sambil duduk di samping Mama )



Ma, jangan sedih lagi. Ace nggak serius
waktu dia



Mengucapkan kata-kata kasar. Aku yakin,
dalam hati



King dan Ace, mereka pasti sayang sama Mama.



 



Mendengar kata-kata Queen, Mama menoleh,
menatap Queen dengan mata berkaca-kaca. Kemudian tersenyum dan membelai-belai
rambut Queen.



 



MAMA



Kamu memang anak Mama yang paling manis.



Jangan khawatir, Mama nggak pa pa.



 



Terlihat Jack berdiri di samping mereka
sambil melipat kedua tangannya.



 



JACK



Queen, bukankah kamu harus kuliah ?
Siap-siap



sana !



 



QUEEN



( Tersentak, segera melirik jam dinding )



Ah, bisa telat, nih !



 



Queen segera beranjak dan berlari menuju
kamarnya, tetapi beberapa saat kemudian langkahnya terhenti.



 



QUEEN



( Berbalik )



Kalau aku pergi, mama bagaimana ? Atau, aku



bolos kuliah aja, biar bisa temenin mama.



 



MAMA



( Senyum )



Nggak usah. Mama nggak pa pa, kok !



 



JACK



Iya, jangan khawatir. Biar aku yang temenin
mama.



 



MAMA



Nggak pa pa, Jack. Hari ini mama nggak pergi
ke butik.



Sepertinya lebih baik mama istirahat di
rumah saja.



 



JACK



Nggak pa pa, ma. Lagipula hari ini aku nggak
ada acara.



 



Queen masih terpaku di tempatnya, Jack segera
memberi kode agar Queen pergi dengan melambai-lambaikan tangannya ke arah
Queen.



 



CUT
TO :



 



INT.
KAMPUS QUEEN, DEPAN RUANG KELAS – PAGI



Terlihat Queen berlari kencang menuju pintu
ruang kelasnya. Setelah sampai, ia pun masuk.



 



INT.
KAMPUS QUEEN, KELAS QUEEN – PAGI



Terlihat Queen masuk. Close up wajah Queen dengan mata yang bengkak memperhatikan seluruh
ruangan. Matanya mencari sosok dosen yang seharusnya sudah ada di kelas. Tapi,
saat itu ia tak melihat dosen di sana. Queen pun segera berjalan ke tempat
duduknya sambil menundukkan kepala akibat malu karena telat datang.



 



Point
of view Queen
. Terlihat Dan
Dan, Nu Nu dan Mie Mie sedang membenamkan kepalanya di atas meja, sehingga
wajah mereka tidak kelihatan. Sepertinya mereka tidur.



 



Queen geleng-geleng, kemudian duduk di
antara mereka.



 



QUEEN



( Menepuk pundak Dan Dan, Nu Nu



dan Mie Mie bergiliran )



Wei, kok kalian tidur, sih ? Aku yang
menunggui



King semalaman di rumah sakit aja nggak
ngantuk.



Kalian kan pulang duluan, kok begini ?



 



Sesaat kemudian, Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie
pun mengangkat kepala mereka. Close up
wajah Nu Nu yang memakai kacamata berwarna ungu.



 



NU
NU



Kita kan nggak pernah begadang.



 



Queen segera memperhatikan wajah kedua
temannya yang lain. Point of view Queen.
Close up wajah Dan Dan dengan
kacamata berwarna biru. Close up
wajah Mie Mie dengan kacamata berwarna pink.



 



QUEEN



( Bingung )



Kok kalian pake kacamata sih ?



 



Dengan serentak, Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie
membuka kacamata mereka. Intercut Close
up
wajah Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie. Mata mereka bengkak.



 



Queen menahan tawanya ketika melihat wajah
ketiga temannya. Kemudian dengan serentak juga, Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie
memakai kacamatannya lagi.



 



NU
NU



Aku nggak pernah pergi kuliah dengan mata



bengkak begini.



 



DAN
DAN



Iya, bisa jatuh reputasiku kalau begini.



 



MIE
MIE



Aku aja sampe ganti kacamata minus-ku dengan



kacamata berwarna ini supaya mataku yang
bengkak



nggak kelihatan.



 



Tawa Queen meledak. Tapi ketiga temannya
malah bermuram durja.



 



DAN
DAN



( Menepuk pundak Queen )



Wei, jangan ketawain orang, donk ! Kamu
sendiri



matanya bengkak.



 



QUEEN



( Berhenti tertawa, berubah serius )



Masa sih ?



 



Nu Nu segera mengeluarkan cermin dari dalam
tasnya dan mengacungkannya di hadapan Queen.



 



MIE
MIE



Iya, kita begini kan juga gara-gara nemenin kamu.



 



NU
NU



( Senyum )



Bengkak, kan ?



 



Queen dengan serius memperhatikan kaca,
sambil memegangi matanya.



 



QUEEN



( Tersentak )



Aaaahhh ! Kenapa bisa begini ?



 



DAN
DAN



( Ketawa )



Memangnya sejak semalam kamu nggak ngaca, ya
?



 



MIE
MIE



( Senyum )



Makanya jangan ketawain orang.



 



QUEEN



Aduh, udah telat begini, mana ada waktu
ngaca



lama-lama ? Lagian, aku juga nggak begitu
perhatiin



tadi.



 



Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie tertawa
terbahak-bahak.



 



NU
NU



( Tertawa )



Kami masih bisa menutupi dengan kacamata,



sedangkan kamu ?



 



QUEEN



( Cemberut )



Aduh, bagaimana ini ? Curang ! Curang !



Kalian bawa kacamata kenapa nggak bilang ?



Nggak setia kawan !



 



Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie kembali tertawa
terbahak-bahak. Kemudian, Nu Nu mengeluarkan sesuatu dari tasnya dan
mengacungkannya di hadapan Queen. Ternyata sebuah kacamata.



 



NU
NU



( Senyum )



Aku tau, kamu pasti nggak bakal bawa.
Makanya



Udah siapin ini buat kamu.



 



DAN
DAN



Kalau begini, kita setia kawan nggak ?



 



Queen tersipu malu, mengambil kacamata yang
diberikan Nu Nu dan memakainya.



 



MIE
MIE



Makanya, janga berprasangka buruk sama kita.



 



QUEEN



Maaf.



 



DAN
DAN



Aku cuma takut nanti kalau dosen datang kita



disuruh lepas kacamatanya.



 



MIE
MIE



Iya, pasti dosen suruh lepas. Gimana, donk ?



 



NU
NU



( Senyum )



Tenang, dosen nggak bakal dateng.



 



DAN
DAN, QUEEN, DAN MIE MIE



( Serentak )



Kenapa ?



 



NU
NU



( Tersenyum nakal )



Soalnya dosen nggak bakal ngajar kita lagi.



 



DAN
DAN, QUEEN DAN MIE MIE



( Serentak )



Kenapa ?



 



NU
NU



Duh, jangan tanya itu, deh ! Aku udah cukup
pusing



dengerin ocehan dosen semalem.



 



QUEEN



Semalem ?



 



NU
NU



( Mengangguk )



Semalem dosen telepon ponselku, dia curhat



Panjang lebar. Aku mana ada waktu dengerin
dia ?



Jadi, ponselnya aku taruh aja di meja, terus
aku



nonton tivi. Ternyata, 1 jam kemudian, aku



coba denger, dosen masih ngoceh di telepon.



Aku putusin aja, trus ponselku aku matiin.



Makanya semalem waktu Queen telepon aku



nggak bisa, soalnya ponselku nggak aktif.
Habis,



aku takut dosen telepon lagi.



 



DAN
DAN



Kalau dosen nggak ngajar lagi, berarti



ada penggantinya, donk !



 



MIE
MIE



Harusnya memang ada, kan ?



 



NU
NU



Mungkin telat kali.



 



QUEEN



( Mengusap-usap dadanya )



Untung dia telat, kalau enggak, aku yang
repot.



 



CUT
TO :


Shan2 · 205 views · 2 comments
Categories: Episode 3#, Part 1
Episode 3# " 3 Diva Piano " : Part 2
30 Oct 2007 


INT.
KAMPUS QUEEN, KANTIN – SIANG



Terlihat Queen, Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie
sedang duduk berhadapan di sebuah meja di ujung kantin. Di meja mereka ada
tersedia banyak makanan dan minuman.



 



DAN
DAN



Apa ? Jadi, Xiao Hu King yang ambil ?



 



QUEEN



Iya, makanya hari ini aku akan pulang



cepat, biarpun nggak dijemput Jack.



 



NU
NU



Kenapa Jack nggak jemput ? Balapan lagi ?



 



QUEEN



( Menggelengkan kepala )



Jack nemenin mama. Suasana hati mama lagi
buruk.



 



NU
NU



Wah, Jack anak berbakti, yah !



 



MIE
MIE



Kenapa ?



 



QUEEN



Urusan keluarga.



 



DAN
DAN, MIE MIE dan NU NU



( Serentak )



Oooo …



 



MIE
MIE



Jadi, King gimana ?



 



DAN
DAN



Ace ! Ace gimana ?



 



NU
NU



( Memukul pundak Dan Dan )



Wei, yang kecelakaan tuh King, bukan Ace.



 



DAN
DAN



( Menjulurkan lidah kepada Nu Nu )



Bodo.



 



QUEEN



King baik-baik aja. Kemungkinan hari ini
sudah



boleh pulang. Cuma untuk sementara nggak
boleh



melakukan aktifitas berat.



 



NU
NU



Wah, Queen asyik, yah ! Bisa tinggal serumah



sama King, cowok yang suka kucing. Apalagi
Xiao Hu



udah dipelihara sama King.



 



Queen terdiam, teringat kejadian tadi pagi
di rumah sakit. Ketiga teman Queen menyadari keanehan pada diri Queen dan
memperhatikannya dengan seksama.



 



MIE
MIE



Kenapa ? Kok diem ?



 



DAN
DAN



Iya, kamu nggak biasanya begini.



 



NU
NU



Ada masalah apa yang nggak kamu ceritain ke
kita ?



 



Queen masih diam.



 



MIE
MIE



Apa masalah kamu itu adalah masalah keluarga



yang kamu bilang ?



 



Tiba-tiba terdengar suara keras. Queen, Dan
Dan, Nu Nu dan Mie Mie segera menoleh.



 



Camera
movement
. Terlihat tubuh
seorang cowok menimpa meja sampai terbelah dua. Di sampingnya berdiri tiga
orang cewek, yang pertama adalah PHOENIX, close
up
cewek cantik berambut panjang, lurus dan hitam berkilau yang sedang
menutup mulutnya.



 



Yang kedua adalah SWALLOW, close up cewek berwajah alim yang sedang
menutup wajahnya. Yang ketiga adalah TWETTY, close up cewek imut yang sedang melipat kedua tangannya sambil
memperhatikan cowok yang menimpa meja kesakitan.



 



Di samping ketiga cewek itu, berdiri CONDOR,
close up seorang cowok keren yang
sedang bertolak pinggang.



 



CONDOR



Awas kalau lain kali berani mengganggu
adikku



dan teman-temannya lagi. Aku bikin jadi sate
kamu !



 



Cowok yang kesakitan itu segera berlari
terbirit-birit meninggalkan kantin.



 



Camera
movement
. Terlihat Queen,
Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie sedang memperhatikan Condor dengan terkagum-kagum.



 



DAN
DAN



Wah, seorang pendekar telah datang ke



kampus kita.



 



NU
NU



Kakak yang membela adiknya. Kok aku merasa
dia



sedikit mirip Jack, ya ?



 



QUEEN



Nggak mirip.



 



NU
NU



Maksudku bukan wajahnya, tapi sifatnya.



 



MIE
MIE



Kalau sifatnya memang agak mirip.



 



DAN
DAN



Tapi terlalu berlebihan kalau sampai memukul



orang.



 



NU
NU



Sudah pasti, Jack lebih oke. Jack ngak bakal



sembarangan mukul orang.



 



DAN
DAN



( Memperhatikan ketiga cewek )



Adiknya yang mana ?



 



NU
NU



( Menunjuk PHOENIX )



Yang berdiri di tengah itu adalah Phoenix.
Itu



adiknya. Mahasiswi jurusan musik.



 



QUEEN



Wah, cantik sekali !



 



NU
NU



( Menunjuk TWEETY )



Yang di samping kanan itu adalah Tweety.
Juga



adalah mahasiswa jurusan musik. Penggemarnya



banyak, tapi orangnya judes.



 



DAN
DAN



Sayang, padahal dia lumayan manis.



 



NU
NU



( Menunjuk SWALLOW )



Yang di samping kiri itu adalah Swallow.
Juga



mahasiswi jurusan musik.



 



MIE
MIE



Angkatan berapa ?



 



NU
NU



Sama seperti kita, mahasiswa baru. Tapi
mereka



sangat terkenal di jurusan musik. Julukan
mereka



adalah 3 DIVA PIANO. Karena mereka sangat
pintar



main piano.



 



QUEEN



Kakaknya itu kuliah di sini juga ?



 



NU
NU



Enggak, kakaknya namanya Condor. Dia cuma



datang untuk menjemput adiknya.



 



DAN
DAN



Mahasiswa baru ? Kok aku nggak tau, ya ?



 



QUEEN



Iya, aku juga nggak tau.



 



MIE
MIE



Nu Nu, kamu kok tau ?



 



NU
NU



( Wajahnya merah, langsung salah tingkah )



Ng …



 



Dan Dan, Queen dan Mie Mie masih berusaha
berpikir.



 



DAN
DAN



Iya, kita kan berteman sejak SMU. Masuk
universitas



bareng, ke mana-mana selalu bareng. Jadi,
nggak mungkin



Nu Nu tau, tapi kita nggak tau.



 



MIE
MIE



Memangnya Nu Nu pernah nggak pergi bareng
kita ?



 



QUEEN



Setiap janjian Nu Nu selalu ikut, kok !



 



Nu Nu masih diam, wajahnya semakin merah
karena ketakutan.



 



DAN
DAN



Kecuali, waktu Nu Nu pergi, kita yang nggak
ikut.



 



QUEEN



Iya, tapi kapan ?



 



Dan Dan, Queen dan Mie Mie masih berpikir
keras. Nu Nu mulai beranjak berniat melarikan diri.



 



DAN
DAN, QUEEN dan MIE MIE



( Serentak )



MAHASISWA JURUSAN MUSIK !!!!! ETHAN !!!



 



Nu Nu segera berlari meninggalkan
teman-temannya. Dan Dan, Queen dan Mie Mie segera beranjak dan mengejar Nu Nu.



 



DAN
DAN



Nu Nu, jangan lari ! Kamu harus cerita sama
kita !



 



QUEEN



Iya, Nu Nu. Jangan kabur !



 



CUT
TO :


Shan2 · 478 views · 4 comments
Categories: Episode 3#, Part 2
Episode 3# " 3 Diva Piano " : Part 3
30 Oct 2007 


EXT.
TAMAN DEKAT KAMPUS, KURSI PANJANG – SIANG



Terlihat Queen, Dan Dan, Nu Nu dan Mie Mie
sedang duduk di bangku panjang.






DAN
DAN



Jadi, waktu kamu pulang nonton sama Ethan,
kalian bertemu



Phoenix, Tweety, Swallow dan Condor. Trus,
kejadiannya



sama kayak tadi, Condor lagi mukul orang
yang godain



adik dan teman-temannya ?






Nu Nu mengangguk.






QUEEN



Trus, Ethan kasih tau kamu mereka siapa ? Gitu
?






Nu Nu mengangguk.






MIE
MIE



Setelah itu, kalian pulang dan nggak
melakukan



apa-apa, cuma nonton ?






NU
NU



( Mulai kesal )



Iya, iya, iya. Kalian udah bertanya 15 kali
tau.



Masih belum puas juga ?






DAN
DAN



Aku merasa kalian nggak cuma nonton, deh !



Pasti ada hal yang dirahasiakan.






QUEEN



Aku juga merasa begitu.






NU
NU



Aduh, aku kan udah bilang nggak ada. Lagian,



Mana mungkin aku menghianati Jack ?






QUEEN



( Tersentak )



Jack ? Oh, iya. Aku harus buru-buru pulang.






MIE
MIE



( Kecewa )



Kenapa ? Kok cepat sekali. Mumpung hari ini
Jack



nggak jemput, kamu jangan pulang dulu.






QUEEN



( Beranjak )



Nggak bisa, aku mesti pulang. Besok kan kita



Bisa ketemu lagi.






MIE
MIE



( Menundukkan kepala )



Kemungkinan, besok aku nggak bisa ngobrol



lama-lama setelah pulang kuliah.






DAN
DAN, QUEEN dan NUNU



( Serentak )



Kenapa ?






MIE
MIE



Saudara kembarku akan pindah ke sini.






QUEEN



( Kembali duduk )



Pindah ? Bukankah sejak dulu dia nggak
pernah



mau masuk sekolah maupun kampus yang sama



denganmu ?






DAN
DAN



Iya, saudara kembarmu itu sombong sekali.
Padahal



kita temenan sejak SMU, tapi dia sama sekali
nggak



pernah mau ketemu ataupun kenalan sama kita.






NU
NU



Apa hubungannya saudara kembarmu pindah ke
sini



sama kamu yang nggak bisa ngobrol sama kita
?






MIE
MIE



( Menghela napas )



Di universitasnya yang dulu, saudara
kembarku



memukul teman kuliahnya sampai tangannya
patah.



Jadi, universitas menghubungi papaku agar
mengatur



kepindahannya, daripada dia dikeluarkan. Papaku marah



besar. Meskipun Rice menolak kuliah di sini,
papa tetap



memaksa, karena menurut papa kalau dia
kuliah di universitas



yang sama denganku, aku bisa mengawasinya.
Dan karena itu



juga, selesai kuliah, kami akan dijemput dan
harus segera



pulang, nggak boleh main ke mana-mana.






DAN
DAN



Nggak adil. Yang buat kesalahan kan saudara
kembarmu,



kenapa kamu juga harus kena ?






QUEEN



Iya, bilang aja sama papamu, kamu kan nggak
bakal kayak



saudara
kembarmu, jadi kamu nggak usah dilarang-larang






NU
NU



Kabur aja. Queen kan juga sering kabur.






QUEEN



( Cemberut )



Wei, jangan ngajarin yang nggak bener. Kalau
Mie Mie



Kabur, nanti papanya malah ngira dia kayak
saudara



kembarnya.






SHADOW
( O.S )



Nona …






Dan Dan, Queen, Nu Nu dan Mie Mie segera
menoleh. Point of view empat sekawan.
Close up Shadow, cowok berkulit
kecokelatan yang berdiri di belakang kursi panjang.






MIE
MIE



Aku harus pulang.






DAN
DAN



Siapa dia ?






MIE
MIE



Pengawalku.






NU
NU



Pengawal ? Sejak kapan kamu punya pengawal ?






QUEEN



Iya, kita kok nggak pernah tau kamu punya
pengawal ?






MIE
MIE



Sebenarnya sejak kecil. Tapi, waktu aku
masuk SMU,



aku melarangnya memperlihatkan diri di depan
teman-



temanku. Aku nggak mau dianggap sebagai nona
besar



yang selalu diikuti pengawal.






NU
NU



Lho, kalau dulu kamu menutupinya dari kami,
kenapa



sekarang kamu biarkan dia menunjukkan diri ?






MIE
MIE



( Menghela napas )



Besok saudara kembarku akan pindah ke sini.



Shadow nggak mungkin sembunyi lagi. Karena,
dia



pasti akan melaporkan kepada papaku kalau
tau



selama ini Shadow nggak mengikutiku seperti
Mouse



mengikutinya.






NU
NU



( Memperhatikan Shadow )



Oh, jadi dia namanya Shadow, ya ?






DAN
DAN



( Tertawa, kepada Shadow )



Sering berjemur, ya ?






QUEEN



( Memukul pundak Dan Dan )



Mouse itu siapa ?






MIE
MIE



Pengawal Rice, saudara kembarku.






Nu Nu masih memperhatikan Shadow yang
berdiri tanpa ekspresi. Dan Dan masih menertawakan Shadow. Mie Mie beranjak
dari tempat duduk, diikuti Queen.






MIE
MIE



Teman-teman, aku pulang dulu, ya.






NU
NU



( Menoleh )



Mie Mie, jangan sedih. Kita masih bisa
ketemu



setiap ada kuliah, kan ?






DAN
DAN



Meskipun kamu punya pengawal, kami nggak



akan menganggap kamu sebagai nona besar.






QUEEN



Aku percaya, kita pasti bisa ngobrol lagi
kayak



sekarang.






Mie
Mie tersenyum.






CUT
TO :






INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – SORE



Berawal dari close up langkah kaki seseorang. Belakangan terlihat Queen yang
sedang berjalan menuju sofa, memperhatikan sekeliling, mencari jejak mama dan
Jack.






Tapi mama dan Jack tidak ada. Queen pun
berjalan menuju tangga.






INT.
RUMAH QUEEN, DEPAN KAMAR QUEEN – SORE



Terlihat Queen berjalan menuju kamar Jack
yang terletak di sebelah kamarnya.






INT.
RUMAH QUEEN, DEPAN KAMAR JACK – SORE



Queen mengetuk pintu beberapa kali, tapi tak
ada jawaban. Queen pun membuka pintu, tapi Jack tak ada di kamar.






INT.
RUMAH QUEEN, DEPAN KAMAR MAMA – SORE



Queen mengetuk pintu beberapa kali, tapi tak
ada jawaban. Lagi-lagi Queen membuka pintu, tapi tak ada orang di kamar.






INT.
RUMAH QUEEN, DAPUR – SORE



Terlihat seorang Bibi sedang beberes di
dapur. Queen mendekati sang Bibi.






QUEEN



Bi, mama sama Jack
mana ?






BIBI



Ada di taman, nona.
Sama Nona Rose.






QUEEN



( Senyum )



Oh, ya udah.
Makasih, ya.





CUT TO :
Shan2 · 293 views · 0 comments
Categories: Episode 3#, Part 3
Episode 3# " 3 Diva Piano " : Part 4
30 Oct 2007 


INT.
RUMAH QUEEN, TAMAN BELAKANG – SORE



Berawal dari close up tangan ( ROSE ) yang
sedang menggambar sesuatu di atas kanvas. Belakangan terlihat ROSE, seorang
cewek imut berambut panjang sedang duduk di kursi taman sambil menggambar
sesuatu. Di sampingnya duduk mama sambil tersenyum memperhatikan gambar Rose.



 



Sedangkan Jack duduk di pinggir kolam ikan
sambil sesekali melemparkan batu-batu kecil ke dalam kolam. Beberapa lama
sekali, ia memperhatikan kedua perempuan yang sedang duduk di belakangnya.



 



Camera
movement.
Terlihat Queen
datang dari arah rumah, kemudian menghampiri mama dan Rose yang sedang duduk.



 



QUEEN



( Memeluk mama dari
belakang )



Mama. Aku sudah
pulang.



 



MAMA



( Menoleh, tersenyum
kepada Queen )



Sudah pulang ?



 



QUEEN



Wah, kak Rose juga
ada di sini, ya ?



 



Rose menoleh, tersenyum, tapi tak berkata
apa-apa, kemudian melanjutkan kegiatannya.



 



MAMA



Rose ini pintar
sekali mendesign pakaian, lho !



 



QUEEN



Oya ? Sebentar lagi
kak Rose kan lulus, kalau begitu



Kak Rose bekerja di
butik Mama aja sebagai designer.



 



MAMA



Mama juga sudah
bilang begitu.



 



QUEEN



Oya ? Terus, kak
Rose mau nggak ?



 



MAMA



Kata Rose dia belum
siap.



 



QUEEN



( Antara heran dan
senyum )



Belum siap ? Kayak
mau nikah aja.



 



ROSE



( Tersipu malu )



Tadi yang tante
bilang memang soal itu.



 



MAMA



( Tersenyum )



Iya, Rose kan dekat
dengan Jack. Alangkah baiknya



kalau dia menikah
dengan Jack dan menjadi menantu



Mama, dengan begitu
Rose bisa membantu mama di butik.



 



Queen tertawa dan loncat-loncat.



 



QUEEN



Hore !!! Aku punya
kakak ipar.



 



Queen berlari mendekati Jack. Kemudian
setelah sampai segera mengguncang-guncangkan badan Jack dari belakang.



 



JACK



Hei, apa-apaan ini ?
Nanti aku masuk ke kolam tau.



 



QUEEN



( Tertawa )



Kakak akan segera menikah.



 



JACK



Siapa yang bilang ?
Kamu ini aneh-aneh saja. Cici saja



belum menikah, mana
mungkin aku nikah duluan. Cici



kan lebih tua
dariku, jadi seharusnya dia yang nikah



duluan.



 



Close
up
wajah mama yang tadinya
tertawa menjadi diam. Close up wajah
Queen yang berubah menjadi kecewa.



 



QUEEN ( V.O )



Kalau Jack menikah,
aku kan nggak akan terkekang lagi.



 



QUEEN



Siapa tau kak Cici
sudah menikah.



 



JACK



( Beranjak,
mendorong pelan kepala Queen )



Mana mungkin. Dia
bebas melakukan apa saja di luar,



tapi kalau masalah
menikah, dia kan harus minta restu



mama dan papa dulu.



 



CUT TO :



 



INT.
KANTOR ACE, STUDIO FOTO – MALAM



Berawal dari close up seorang cewek yang sedang tersenyum. Belakangan terlihat cewek
tersebut sedang berpose di depan kamera. Di belakang kamera berdiri Ace yang
sedang memotret dengan gaya tertentu.



 



ACE



( Menghentikan
aktifitasnya )



Oke, hari ini sampai
di sini.



 



Cewek tadi segera menghela napas panjang dan
memegangi sekitar lehernya yang pegal-pegal.



 



Ace meletakkan kamera di tempat tertentu dan
segera beres-beres, diikuti para kru yang juga berada di studio.



 



Camera
movement
. Terlihat ANGEL,
seorang cewek manis dan feminim yang sedang berjalan masuk ke dalam studio.



 



ANGEL



( Kepada salah
seorang kru )



Boleh tanya, Ace
yang mana, ya ?



 



Yang ditanya mengacungkan jari telunjuknya
ke arah Ace yang sedang beberes. Angel segera menghampiri Ace.



 



ANGEL



( Tersenyum, menepuk
pelan pundak Ace )



Ace ?



 



ACE



( Mengangguk )



Ada apa ?



 



ANGEL



( Sambil memberikan
sebuah kartu nama kepada Ace )



Aku Angel. Kemarin,
seorang laki-laki memberiku



kartu nama ini dan
menyuruhku mencari Ace.



 



Ace mengambil kartu nama tersebut dan
memperhatikannya untuk beberapa saat.



 



ACE



Oh, jadi kamu calon
model itu ? Benar, aku Ace.



Tapi, sayang sekali
kamu datang di saat yang tidak



Tepat.



 



ANGEL



Sudah ada orang yang
mengambil posisi itu ?



 



ACE



( Menggelengkan
kepala, senyum )



Tidak. (
Memperhatikan Angel dari atas ke bawah ).



Kamu memang calon
yang paling cocok. Tapi sekarang



aku sudah selesai
kerja. Dan … jadwalku untuk minggu



ini sudah padat.
Jadi, mungkin minggu depan kita baru



bisa membicarakan
kontrak.



 



ANGEL



( Senyum )



Tidak apa-apa, aku
nggak terlalu terburu-buru.



 



ACE



Kalau begitu, kamu
berikan saja no teleponmu,



nanti aku akan
memberitahumu kapan kita ketemu.



 



ANGEL



( Senyum )



Oke !



 



CUT TO :



 



INT.
RUMAH SAKIT, KAMAR KING – MALAM



Terlihat Ace sedang membenahi barang-barang
King di pinggir ranjang. King sendiri duduk di ranjang sambil membantu Ace.



 



ACE



Kamu yakin akan
kembali ke rumah itu ?



 



KING



Ace, ini adalah
pertanyaan ke-7. Aku sudah



bilang iya. Apa
masih kurang jelas ?



 



ACE



( Cemberut,
geleng-geleng )



Aku tidak tahu apa
yang kamu pikirkan.



 



CUT TO :



 



INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – MALAM



Terlihat Ace berjalan menuju tangga. Di
belakangnya ada King yang berjalan menggunakan tongkat. Kaki sebelah kanannya
penuh balutan kain kasa.



 



Saat King akan menaiki tangga, tiba-tiba
saja mama datang dan membantunya. Ace yang berjalan di depan menoleh dan
memasang tampang sinis.



 



Saat sampai di atas, Ace segera mengambil
alih King.



 



ACE



( Judes )



Kami bisa sendiri.



 



KING



( Kepada mama )



Terima kasih.



 



MAMA



( Senyum )



Hati-hati.



 



CUT TO :


Shan2 · 333 views · 0 comments
Categories: Episode 3#, Part 4
Episode 3# " 3 Diva Piano " : Part 5
30 Oct 2007 


INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – MALAM



Ruangan gelap, terlihat mama sedang duduk
sendirian di sofa. Seperti sedang mengingat masa lalu, kadang tertawa sendiri.



 



INT.
RUMAH QUEEN, DEPAN KAMAR QUEEN – MALAM



Terlihat Queen keluar dari kamar. Saat akan
menuruni tangga, Queen bertemu Xiao Hu di depan kamar King. Ia pun
menggendongnya dan berjalan menuruni tangga.



 



INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – MALAM



Terlihat Queen yang sedang menggendong Xiao
Hu menuju dapur.



 



MAMA ( O.S )



Queen, kenapa belum
tidur ?



 



Queen yang tersentak segera menoleh dan
mendapati mama sedang duduk di sofa. Ia pun segera menghampiri mama dan duduk
di sebelahnya.



 



QUEEN



( Sambil membelai
Xiao Hu )



Aku mau cari minum.
Mama kok belum tidur ?



 



MAMA



( Tersenyum, ikut
membelai Xiao Hu )



Kucing siapa ini ?



 



QUEEN



Ini Xiao Hu, dia ada
di taman dekat kampusku.



Dulu, setiap pulang
kuliah, aku pasti ke taman dan



memberinya makan.



 



MAMA



Jadi kamu bawa
pulang untuk dipelihara ?



 



QUEEN



( Menggeleng )



Bukan aku yang bawa
pulang, tapi King.



 



MAMA



King ?



 



QUEEN



Iya.



 



MAMA



( Tersenyum )



King memang
benar-benar mirip papanya. Dulu,



papa King juga suka
kucing. Bahkan kami



memeliharanya
bersama.



 



QUEEN



Mama nggak marah
lagi kan sama mereka ?



 



MAMA



( Senyum )



Mama nggak marah.
Mama cuma … ( Menghela napas )



Kalau dipikir-pikir,
semua anak mama sifatnya



memang begitu.
Pembangkang. Jack begitu,



Cici begitu,
sekarang King dan Ace juga begitu.



Cuma kamu yang nggak
begitu. Makanya mama paling



sayang sama kamu.



 



QUEEN



Lho, berarti aku
menuruni sifat siapa ?



 



MAMA



( Tertawa )



Memang sifat
pembangkang itu adalah sifat mama.



Kalau kamu pasti
menuruni sifat papamu.



 



Mama dan Queen pun tertawa bersama.



 



QUEEN



( Kembali serius )



Ma, aku ada hal yang
mau ditanyakan. Tapi,



aku nggak tau mau
tanya atau enggak.



 



MAMA



Tanya aja.



 



QUEEN



Kenapa sih dulu mama
pergi meninggalkan



King dan Ace yang
baru lahir ?



 



INT.
RUMAH QUEEN, TANGGA - MALAM



Terlihat King sedang berdiri di tangga,
mendengarkan pembicaraan mama dan Queen tanpa sepengetahuan mereka.



 



INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – MALAM



Terlihat mama dan Queen masih duduk di sofa
sambil membelai-belai Xaio Hu.



 



MAMA



( Menghela napas )



Mama nggak bermaksud
begitu. ( Membelai rambut



Queen ). Queen, kamu
tau nggak, papanya King



dan Ace adalah cinta
pertama mama. Tapi, kami



berasal dari dunia
yang berbeda. Waktu kami bertemu,



mama baru saja
memulai karir mama sebagai artis.



Sedangkan dia adalah
anak yatim piatu yang sejak kecil



hidup di jalanan.
Sama seperti King, dia juga suka ikut



balapan liar.
Awalnya, nggak ada masalah yang nggak bisa



kami selesaikan.
Saat dia ada masalah, mama akan selalu



ada di sisinya dan
bersama-sama mencari jalan keluar,



begitu juga
sebaliknya. Sampai akhirnya kami menikah



diam-diam, tanpa
sepengetahuan pers. Bahkan,



manager mama juga
nggak tau. Kami sangat bahagia.



Saat mama hamil,
manager mama baru tau kalau ternyata



Mama sudah menikah.
Tapi, dia sedikit tidak senang.



Suatu hari, mama
mandapat kontrak untuk bermain



film di luar negeri.
Tapi di kontrak itu tertulis mama harus



Berada di sana
selama 5 tahun. Saat itu, mama bingung.



Di satu pihak, mama
tidak mau meninggalkan keluarga mama.



Namun di lain pihak,
mama mau mengejar cita-cita mama.



 



Mama terdiam, tanpa terasa, air matanya
sudah mengalir deras.



 



QUEEN



( Mengusap air mata
mama )



Ma, jangan nangis,
ma. Kalau mama nggak mau cerita



lagi, nggak papa.



 



INT.
RUMAH QUEEN, TANGGA - MALAM



Terlihat Ace sudah berada di belakang King
dan menepuk pelan pundak King. King menoleh dan meletakkan jari telunjukknya di
depan bibirnya. Ace pun diam tanpa suara, hanya ikut mendengarkan pembicaraan
mama dan Queen.



 



INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – MALAM



Terlihat mama sesekali mengusap air matanya
sambil cerita. Queen duduk di samping mama dengan mata berkaca-kaca.



 



MAMA



( Masih menangis )



Saat itu … saat itu
mama nggak tau kalau ternyata



manager mama punya
niat jahat. Dia mau memisahkan



Mama dengan papanya
King dan Ace. Dia … dia mengatur



sebuah
kesalahpahaman yang membuat mama marah dan



memperngaruhi mama
agar mau menerima kontrak tersebut.



 



QUEEN



Lalu, kapan mama tau
kalau itu cuma salah paham ?



 



MAMA



10 tahun kemudian.
Saat mama memilih berhenti menjadi



artis, mama
bertengkar dengan manager mama dan dia



mengatakan semuanya
agar mama merasa bersalah.



 



QUEEN



Terus, apa yang mama
lakukan ?



 



MAMA



Waktu itu, mama
sudah menikah dengan papamu.



Tapi meskipun
begitu, mama tetap mencari jejak



King, Ace dan apap
mereka. Tapi, mama tidak pernah



menemukannya. Sampai
King dan Ace datang, mama baru



tau kalau papa
mereka baru saja meninggal akibat



kecelakaan pesawat.
Kalau boleh memilih, mama



akan berhenti
menjadi artis saat mama masih bersama



dengan papanya King
dan Ace, dengan begitu, kami



tidak akan berpisah
seperti ini.



 



INT.
RUMAH QUEEN, DEPAN KAMAR KING – MALAM



Terlihat sebuah selimut besar mendarat di
kepala King dan Ace yang sedang berdiri di tangga.



 



ACE



Hei, apa-apaan ini !



 



INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – MALAM



Mama dan Queen segera menoleh ke asal suara.
Mama menyalakan lampu. Suasana menjadi terang benderang.



 



INT.
RUMAH QUEEN, TANGGA – MALAM



Terlihat Ace dan King yang tertutup selimut.
Selimut bergoyang-goyang ke sana kemari akibat Ace yang berusaha keluar dari
selimut.



 



INT.
RUMAH QUEEN, DEPAN KAMAR KING - MALAM



Terlihat Jack berdiri di depan tangga sambil
bertolak pinggang.



 



JACK



Itu adalah selimut
khusus untuk menangkap si



tukang nguping.



 



INT.
RUMAH QUEEN, TANGGA – MALAM



Terlihat King dan Ace sudah bebas dari
selimut. Ace menatap Jack tajam, masih dengan wajah judesnya. King menatap Jack
dengan tanpa ekspresi, kemudian agak tersentak ketika melihat bahwa mama dan
Queen sudah memperhatikannya dan Ace.



 



ACE



Jangan sembarangan
tuduh, ya.



 



INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – MALAM



Mama dan Queen tertawa melihat apa yang
menimpa King dan Ace.



 



MAMA



Kalian belum tidur ?



 



INT.
RUMAH QUEEN, DEPAN KAMAR KING – MALAM



Terlihat Jack berjalan menuruni tangga.



 



JACK



Aku lapar, mau cari
makanan. Ternyata waktu



mau turun, aku
melihat dua orang tukang



nguping ini.



 



INT.
RUMAH QUEEN, TANGGA – MALAM



Terlihat King dan Ace masih berdiri terpaku
di tempatnya semula sambil menatap Jack yang sedang menuruni tangga.



 



ACE



Aku bukan tukang
nguping. Cuma kebetulan



suara kalian yang
terlalu besar, jadi aku



tidak sengaja
dengar. King juga begitu.



 



KING



Maaf.



 



INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – MALAM



Terlihat Jack sedang menghampiri mama dan
Queen.



 



JACK



Aku lapar sekali.
Queen, bangunkan bibi,



suruh dia masak
sesuatu untukku.



 



QUEEN



Oke.



 



Tak sempat Queen berjalan menuju dapur, mama
sudah keburu menghalanginya.



 



MAMA



Jangan, kasihan
bibi. Biar mama saja yang



membuatkan makanan.
Kamu juga mau ?



 



QUEEN



( Senyum )



He eh.



 



MAMA



( Kepada King dan
Ace )



Kalian juga ikut
makan saja.



 



INT.
RUMAH QUEEN, TANGGA – MALAM



Ace masih dengan tampang cemberut, tak sudi
ikut makan. Sedangkan King seperti sedang berpikir, terus melihat mama, Queen
dan Jack secara bergantian.



 



ACE



Maaf, kami tidak
lapar.



 



KING



Baiklah.



 



ACE



( Tersentak )



King !



 



Kemudian King berjalan menuruni tangga,
menuju ruang tamu. Ace mengikuti dari belakang.



 



INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – MALAM



Terlihat mama berjalan menuju dapur.



 



MAMA



Kalian tunggu saja
di sini. Cuma sebentar, kok !



 



QUEEN



Wah, udah lama nggak
makan masakan mama.



 



Camera
movement
. Terlihat King
yang sedang berjalan menuju sofa, dibantu Ace.



 



Queen berjalan mendekati mereka, menurunkan
Xiao Hu yang daritadi dipeluknya, berniat membantu King. Xiao Hu berlari ke
arah King.



 



JACK



Queen, kamu masih
ingat pesanku ?



 



Queen menoleh, menunduk kecewa dan berjalan
ke samping Jack. King dan Ace sudah sampai di depan sofa, kemudian Ace
mendudukkan King. King menggendong Xiao Hu dan meletakkannya di pangkuannya
sambil membelai-belainya.



 



KING



( Kepada Xiao Hu )



Seharian ini aku
tidak ada di rumah. Apa kamu



sudah makan ?



 



Ace geleng-geleng kepala melihat tingkah
King. Jack menatap King dengan wajah sinis. Sedangkan Queen malah memperhatikan
King dengan senang.



 



QUEEN



( Bersemangat )



Xiao Hu sudah makan.
Tadi pagi aku yang



memberinya makan.



 



King menatap Queen dengan seksama sambil
manggut-manggut.



 



KING



Kalau kamu mau
mengurusnya juga boleh.



 



Queen tersenyum manis, kemudian mengangguk.



 



QUEEN



Makasih.



 



Muncul tulisan dari samping “ BERSAMBUNG “.



 



FADE OUT TO :


Shan2 · 149 views · 1 comment
Categories: Episode 3#, Part 5

Previous page  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10  Next page

Last Comment

Calendar

December 2009
SunMonTueWedThuFriSat
 << <Feb 2012> >>
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Google Adsense

Announce

Who's Online?

Member: 0
Visitor: 1

rss Syndication

Archives