Royal Flush

PRINCESS
30 Oct 2007 


Cewek tinggi, langsing dan putih. Princess adalah idola di kampus, itu karena tubuhnya yang bak fotomodel. Meskipun banyak cowok yang mengejarnya, Princess cuma menyukai Ten seorang. Baginya, Ten adalah “Pangeran ber-embe ( kambing ) putih”. Makanya dia sangat benci sama Queen, karena Queen selalu disayang banyak orang dan terutama disayang Ten.


Shan2 · 53 views · 0 comments
Categories: Character List
Episode 5# " Royal Flush Boutique " : Part 3
30 Oct 2007 


INT.
BENGKEL KING, GARASI – SIANG



Terlihat Machine, King dan Mulan sedang
sibuk mengutak atik mobil. Sedangkan Ace hanya duduk di samping sambil menyedot
softdrink-nya.



 



ACE



King, kamu yakin
kakimu sudah baikan ?



 



KING



( Dari bawah mobil )



Tentu saja, aku kan
cuma membetulkan mobil,



tidak balapan. Kamu
tenang saja, lusa juga



sudah sembuh total.



 



ACE



Bukannya aku tidak
percaya padamu, tapi sebelum



Kecelakaan kemarin
kamu juga bilang begitu.



 



MACHINE



( Juga dari bawah
mobil )



King, jangan bandel
! Tunggu sembuh baru balapan



lagi. Jangan
terburu-buru.



 



MULAN



( Sedang duduk di
dalam mobil )



Iya, harusnya
kemarin kamu tidak usah tanding, lagipula



Big Black tidak
datang. Padahal pertandingan itu baru seru



Kalau kalian bertiga
hadir. Sudah kurang satu, ditambah lagi



King kecelakaan,
benar-benar pertandingan yang buruk.



 



KING



( Senyum )



Baiklah, baiklah.
Mulai sekarang aku akan dengarkan kalian.



 



ACE



Begitu lebih baik.



 



Camera
movement.
Terlihat Cici
sedang melongok ke sana ke mari di depan bengkel. Setelah menemukan King, ia
pun masuk ke dalam.



 



CICI



( Senyum )



Hi, apa kabar semua
?



 



King, Machine dan Mulan segera menoleh.



 



ACE



( Beranjak dan
berdiri menghalangi Cici )



Buat apa kamu datang
ke sini ?



 



CICI



( Sambil mengacungkan
sebuah kantong putih )



Aku … mambawakan
makan siang untuk King.



 



Machine dan King segera keluar dari bawah
mobil.



 



MACHINE



Wah, bawa makanan
untuk King ? ( Menepuk



Pundak King ).
Beruntung sekali kamu disediakan



Makan siang oleh
seorang wanita cantik.



 



Cici tersenyum malu, King merasa tidak enak.



 



KING



Sebenarnya … ini
tidak perlu …



 



ACE



( Judes )



Tuh, kamu dengar kan
? King tidak mau, cepat



bawa pulang !



 



MACHINE



( Langsung merebut
kantong yang dibawa Cici )



King tidak mau, tapi
aku kan mau.



 



MULAN



( Segera keluar dari
mobil )



Kak, aku juga mau !



 



Cici berusaha merebutnya dari Machine, tapi
apa daya, Machine terlalu tinggi untuk dijangkau. Bersamaan dengan itu, datang
Nut dengan terengah-engah.



 



NUT



Cici … larimu …
cepat sekali.



 



MACHINE



( Melempar kantong
putih kepada Mulan )



Nona, ada yang
mencarimu, tuh !



 



Cici menoleh, tampangnya langsung tambah
kesal.



 



CICI



King, kapan kamu ada
di bengkel sendiri ?



 



MACHINE



Mana mungkin King
ada di bengkel sendiri ?



Setiap hari aku kan
di bengkel, malah King yang



sering nggak datang.



 



Camera
movement.
Tiba-tiba saja
Mulan sudah berdiri di depan Nut dengan segelas air dingin di tangannya.



 



MULAN



Kamu pasti haus.
Nih, minum !



 



Nut menatap segelas air dingin itu dengan
senyum gembira, tapi sedetik kemudian, ketika ia sadar tangan yang memegang
gelas itu penuh dengan oli berwarna hitam, wajahnya berubah menjadi jijik.



 



MULAN



( Galak )



Wei, dikasih minum
bukannya diambil ! Dasar



nggak sopan !



 



NUT



( Membuang muka )



Siapa bilang aku mau
terima.



 



MULAN



Dasar nggak tahu
diuntung !



 



Camera movement. Terlihat Cici sedang
berusaha mendekati King, tapi selalu dihalangi oleh Ace.



 



ACE



King, aku mau
bicara. Ayo, kita ke dalam !



Machine, di sini kau
yang tangani !



 



Ace pun mengajak King berbicara di dalam
kantor.



 



MACHINE



( Senyum )



Dengan senang hati.



 



Cici cemberut, melipat kedua tangannya dan
mondar mandir. Maksudnya berniat menunggu sampai King keluar.



 



INT.
BENGKEL KING, KANTOR KING – SIANG



Terlihat King dan Ace masuk ke dalam kantor.
King duduk di kursi di belakang meja besar, sedangkan Ace duduk di sofa.



 



KING



Mau bicara apa ?



 



ACE



Aku harap kamu nggak
berhubungan dengan putri-



putri perempuan
jahat itu.



 



KING



Ace, hubunganku
dengan mereka hanya saudara tiri,



tidak lebih.



 



ACE



Tapi kamu terlalu
memberi harapan kepada mereka.



Kamu terlalu baik.



 



KING



Lalu, aku harus
bagaimana ? Marah-marah tanpa sebab ?



 



ACE



King, jangan bilang
kamu nggak bisa bersikap dingin kepada



wanita. Sudah
ratusan wanita kamu tolak dan sudah ratusan



wanita pula menangis
karena kamu. Tapi kamu sama sekali



peduli Kenapa
sekarang kamu berubah ?



 



KING



Aku cuma … mereka
kan masih saudara kita, Ace. Satu-



Satunya sanak
saudara yang kita punya. Aku hanya



Menganggap mereka
sebagai saudara, seperti Mulan.



 



ACE



Ya, tapi kamu nggak
tahu, Mula itu berbeda dengan



Wanita lain. Dia itu
tomboi, dia itu seperti laki-laki.



Tapi Queen dan Cici
itu wanita tulen.



 



KING



Ace, aku nggak
pernah lupa pesan papa. Aku nggak



pernah lupa kalau
wanita itu hanya akan membawa



penderitaan. Jangan
khawatir.



 



ACE



Aku harap kata-katamu
benar.



 



CUT TO :



 



INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – SORE



Terlihat Queen berjalan masuk dengan lesu.



 



MAMA



Kenapa ? Kok
kelihatannya lelah sekali ?



 



QUEEN



( Menoleh ke arah
sofa )



Mama, kok sudah
pulang ?



 



MAMA



( Senyum )



Ya, tadi mama ketemu
dengan putri tante,



jadi mama ajak makan
siang di rumah.



 



QUEEN



( Berjalan menuju
sofa )



Ooo … ( Tersentak )
Tante … saudara kembar



mama itu ?



 



 MAMA



( Mengangguk )



Iya, putrinya sudah
besar. Usianya sama denganmu.



Dan yang lebih
mengejutkan, tanggal lahirnya pun



sama denganmu.



 



QUEEN



( Duduk di sebelah
mama )



Benarkah ?



 



MAMA



Iya … dia mau
merayakan pesta ulang tahun di



rumahnya, makanya
dia beli gaun di butik mama.



Kamu juga mau
diadakan pesta ulang tahun ?



 



QUEEN



( Menggeleng pelan )



Aku nggak perlu
pesta.



 



MAMA



Lalu, kamu mau apa ?
Oh, kamu mau hadiah, ya ?



Mau hadiah apa ?
Nanti mama belikan.



 



QUEEN



( Menggeleng cepat )



Aku nggak mau pesta,
aku juga nggak mau hadiah.



Aku cuma mau papa
pulang untuk mengucapkan



selamat ulang tahun
padaku.



 



MAMA



( Senyum )



Papa sudah janji,
dia pasti datang.



 



QUEEN



( Cemberut )



Tapi, tahun kemarin
… papa juga bilang begitu.



Lalu, dua tahun yang
lalu juga begitu, lalu …



tiga tahun yang lalu
juga begitu … Dan setiap kali



papa selalu nggak
dateng.



 



MAMA



( Memeluk Queen )



Percaya sama mama,
tahun ini, papa pasti datang.



 



Sementara itu, dari luar rumah terdengar
suara-suara bising, alias suara Jack berteriak-teriak.



 



INT.
RUMAH QUEEN, HALAMAN DEPAN RUMAH – SORE



Terlihat Jack berdiri di depan pagar bagian
dalam sambil bertolak pinggang. Sedangkan di luar pagar berdiri tiga orang
laki-laki dengan gaya mereka masing-masing. Di paling kiri adalah Left, di
kanan berdiri Right dan di tengah sudah pasti adalah Tuan Muda Yang Mulia Ten.



 



JACK



Ten, sudah kubilang,
masalah balapan, biar kita



Bicarakan di tempat
lain.



 



RIGHT



Maaf sekali, hari
ini Tuan Muda Ten bukan mau



Membicarakan masalah
balapan.



 



JACK



Kalau bukan masalah
balapan, lalu masalah apa ?



 



LEFT



Sama sekali nggak
berkaitan denganmu.



 



Beberapa saat kemudian, mama dan Queen sudah
berdiri di depan pintu.



 



MAMA



Jack, kamu
bertengkar dengan siapa ?



 



JACK



Bukan siapa-siapa,
ma … cuma orang iseng.



 



Mama dan Queen berjalan mendekat agar bisa
melihat siapa gerangan yang berdiri di luar pagar.



 



MAMA



( Kepada Jack )



Sejak kapan kamu
bersikap tidak sopan kepada tamu



Mama ?



 



JACK



( Bingung )



Tamu mama ?



 



MAMA



( Senyum, kepada Ten
)



Ten, kamu rupanya.
Ayo, silahkan masuk ! ( Kepada



Jack ) Jack, tunggu
apa lagi ? Buka pagarnya, supaya



Ten bisa masuk.



 



Jack menatap Queen, kemudian menucapkan kata
“ Tamu mama “ tanpa suara. Queen mengangkat bahu tanda tak tahu.



 



Kemudian, Jack membuka pagar dan Ten pun
masuk dengan gaya sombongnya.



 



INT.
RUMAH QUEEN, RUANG TAMU – SORE



Terlihat mama, Jack, Queen, Ten, Right dan
Left sedang duduk di sofa dengan formasinya masing-masing.



 



MAMA



( Kepada Queen dan
Jack )



Kalian tahu siapa
Ten ini ?



 



Queen menggeleng, Jack acuh tak acuh. Ten
terlihat sangat bangga karena dirinya sedang jadi bahan pembicaraan, begitu
juga dengan kedua pengawalnya.



 



MAMA ( CON’T )



Ten adalah putra
teman baik mama. Bahkan, nama



Ten itu adalah nama
pemberian mama.



 



TEN



( Senyum )



Tante, kapan-kapan,
aku boleh kan main-main ke sini ?



 



MAMA



( Tertawa )



Oh, tentu saja. Kamu
dan Queen kan seumur, jadi



pasti lebih gampang
akrab. ( Kepada Jack ) Jack,



lain kali nggak
boleh bersikap begitu lagi kepada Ten.



 



JACK



( Cuek )



Hm …



 



TEN



Oya, tante. Beberapa
hari yang lalu, aku baru saja pindah



Ke kampus yang sama
dengan Queen. Apa boleh aku minta



Petunjuk Queen,
karena aku kan baru di sana.



 



MAMA



( Senyum )



Boleh … tentu boleh
… Queen juga pasti bersedia.



( Kepada Queen ) Iya
kan, Queen ?



 



QUEEN



( Bingung )



Ng … I … iya …



 



Jack yang duduk di sebelah Queen langsung
melotot.



 



CUT TO :


Shan2 · 96 views · 2 comments
Categories: Episode 5#, Part 3
NUT
30 Oct 2007 


Cowok cute, seorang anak dokter yang nggak bakat jadi dokter. Dia lebih bakat jadi dancer. Ke mana pun Cici pergi, Nut selalu mau ikut. Dan apapun yang Cici lakukan, Nut akan selalu mendukung dari belakang.


Shan2 · 54 views · 0 comments
Categories: Character List
ETHAN
30 Oct 2007 


Cowok tinggi, pintar maen biola. Dia adalah fans fanatic-nya Nunu. Walaupun sering ditolak Nunu, Ethan tetap berusaha meluluhkan hati Nunu.
Shan2 · 66 views · 0 comments
Categories: Character List
Episode 5# " Royal Flush Boutique " : Part 4
30 Oct 2007 


INT.
RUMAH QUEEN, DEPAN KAMAR QUEEN – MALAM



Terlihat Queen sedang mengendap-endap keluar
dari kamarnya. Suasana gelap gulita. Queen berjalan menelusuri koridor rumah
yang sepi dan gelap seorang diri.



 



Tapi sengaja, Queen menginjak sesuatu yang
empuk di depan kamar King.



 



XIAO HU



Miao …



 



QUEEN



( Tersentak, segera
meraba-raba lantai di bawahnya )



Xiao Hu …



 



Akhirnya tangan Queen mendapati Xiao Hu dan
segera menggendongnya.



 



CUT TO :



 



EXT.
TAMAN DEKAT RUMAH QUEEN – MALAM



Terlihat sesosok laki-laki sedang berdiri di
samping pohon besar dan tinggi.



 



QUEEN



( Berlari, sambil
menggendong Xiao Hu )



Ace !



 



Ace menoleh.



 



ACE



( Senyum )



Halo, manis ! (
Melirik Xiao Hu ) Oh, rupanya si manis



kecil juga ikut, ya
?



 



QUEEN



( Membelai-belai
Xiao Hu )



Love, ternyata kamu
suka kucing, ya ?



 



ACE



( Tertawa )



Aku memang suka
kucing, hanya saja Spade nggak



suka.



 



QUEEN



Mama bilang papamu
suka kucing, dan dulu mereka



juga memelihara
kucing.



 



ACE



Setahuku papa memang
suka kucing, tapi sejak mama



pergi, papa nggak
pernah lagi mau memelihara kucing.



Aku saja tahu papa
suka kucing dari teman papa.



 



Queen kelihatan memperhatikan dengan serius.



 



QUEEN



Love, aku suka
banget waktu kamu cerita. Coba kamu



ceritakan tentang
kehidupan kamu, King dan papamu



sebelum kalian
pindah ke sini.



 



ACE



( Senyum )



Oke, tapi sebelumnya
… kita cari tempat duduk dulu.



 



EXT.
TAMAN DEKAT RUMAH QUEEN, RERUMPUTAN – MALAM



Terlihat Queen dan Ace duduk bersebelahan di
antara rerumputan. Sedangkan Xiao Hu bermain-main di sekitar mereka.



 



ACE



Oke, kita mau mulai
darimana ?



 



QUEEN



( Seperti berpikir )



Ng … gimana kalau
mulai dari … papa kalian ?



 



ACE



Papaku ?



 



QUEEN



( Mengangguk )



He eh, papa kalian
adalah cinta pertama mama.



Pasti orangnya baik
sekali. Sayang aku nggak sempat



mengenalnya.



 



ACE



Papaku memang baik
sekali … papaku adalah seorang



yatim piatu sejak
kecil. Karena itu ia hidup sebatang kara



dan mencari uang dengan
ikut balapan liar. Tapi …



setelah bertemu
dengan mama, papa mulai mau berubah,



mengurangi pergaulan
dengan orang-orang dari dunia



itam dan mencari
uang untuk membangun usaha sendiri.



Lalu … di saat papa
berhasil membuka bengkel pertamanya,



mama tiba-tiba saja
meninggalkan kami. Papa terpukul,



tapi berkat nasehat
teman-temannya, papa bangkit



lagi demi
membesarkan kami. Papa mengembangkan



bengkel dari bengkel
kecil-kecilan sampai menjadi bengkel



yang besar seperti
sekarang.



 



Close
up
Queen dan Ace secara
bergantian.



 



QUEEN



Papa kalian hebat
sekali.



 



ACE



( Menghela napas )



Papa memang hebat,
tapi karena trauma ditinggal mama,



Papa menjadi orang
yang dingin. Oya, apa kamu tahu ?



 



Queen menggeleng.



 



ACE



( Tertawa )



Tentu kamu nggak
tahu. Papa mengangkat dua orang anak.



Mereka adalah anak
teman papa dari dunia hitam. Orangtua



mereka telah
meninggal dunia. Yang satu anak laki-laki



dan yang satu anak
perempuan. Yang laki-laki bernama Machine



dan yang perempuan
bernama Mulan. Dan karena papa benci



wanita, Mulan
dibesarkan sebagai seorang laki-laki.



Sayang sekali aku
nggak bisa mengenalkan mereka padamu.



Mereka tinggal di
bengkel, dan King selalu ke bengkel, jadi



Kemungkinan aku
menjadi Love di bengkel sangat tipis.



 



QUEEN



Aku bisa ke bengkel.



 



ACE



Tapi, nanti kamu
akan dimarahi Spade, bahkan diusir.



 



QUEEN



Aku nggak takut.



 



ACE



( Senyum )



Wah, kamu berani
sekali.



 



QUEEN



( Tertawa )



Aku punya rencana
sendiri supaya nggak diusir.



 



ACE



Oh, ya ?



 



QUEEN



Ayo, coba kamu
bilang bengkel kalian itu bisa mereparasi



Apa saja ?



 



ACE



Oo… kamu mau
mengajak temanmu mereparasi kendaraan



di sana, ya ?



 



QUEEN



( Tertawa )



Ketahuan, deh !



 



ACE



Bengkel kami bukan
cuma bisa mereparasi kendaraan bermotor,



Tapi juga bisa
memodifikasinya.



 



QUEEN



Modifikasi ?



 



ACE



Iya, biasanya yang
memodifikasi kendaraan mereka adalah



Anak-anak orang
kaya, karena biayanya sangat mahal.



Misalnya saja, kamu
punya motor senilai sepuluh juta,



Kalau dimodifikasi,
biaya yang dikeluarkan bisa lebih dari



lima puluh juta.



 



QUEEN



Wah, mahal sekali !
Kenapa nggak beli langsung yang



seharga segitu ?



 



ACE



Kamu nggak ngerti,
kendaraan yang sudah dimodifikasi itu



nggak dijual bebas
di pasaran. Yang dijual bebas itu hanya



kendaraan yang
standart, sedangkan yang sudah dimodifikasi,



harganya mahal
sekali, jadi lebih baik memodifikasi sesuai



keinginan kita
sendiri, selain lebih murah, hasilnya juga akan



sesuai dengan
keinginan kita.



 



QUEEN



( Bengong )



Nggak ngerti.



 



ACE



( Tertawa )



Baiklah, kita jangan
bicarakan itu kalau kamu nggak ngerti.



Lagipula aku juga
nggak begitu ngerti soal modifikasi. Kalau



soal itu sih Machine
jagoannya.



 



QUEEN



( Bingung )



Love, aku bingung …
jadi kalau begitu … bengkel kalian pasti



Mendapatkan
penghasilan yang besar sekali. Dan kalau begitu,



Kenapa Machine dan
Mulan harus tinggal di bengkel ? Lalu,



Kamu dan King
tinggal di rumahku ?



 



Ace diam.



 



QUEEN ( CON’T )



Ng … aku nggak
bermaksud … aku … aku nggak keberatan



kalian tinggal di
rumahku, aku cuma … merasa bingung.



 



ACE



( Senyum, mendorong
pelan kepala Queen )



Aku nggak marah, kok
! Kami memang punya rumah yang



besar dan memang
benar pendapatan bengkel kami sangat



besar. Machine dan
Mulan tinggal di bengkel, karena



mereka sekalian
menjaga bengkel. Di sana kan banyak



kendaraan hasil
modifikasi pesanan orang, jadi harus ada



yang menjaga.
Sedangkan aku dan King tinggal di rumahmu



karena kami sedang
melakukan permintaan terakhir papa.



Di dalam surat
wasiatnya, papa mengatakan kalau kami harus



tinggal di rumah mama
sampai kami berusia dua puluh lima



tahun.



 



QUEEN



Bukankah … papa
kalian benci sekali sama mama ?



 



ACE



Aku juga nggak tahu
kenapa papa melakukannya.



 



QUEEN



Apa mungkin papa
kalian sudah tahu kalau perpisahannya



Dengan mama akibat
salah paham ?



 



ACE



( Melirik Queen
cepat )



Maksudmu salah paham
yang mama ceritakan malam itu ?



 



QUEEN



He eh.



 



ACE



Kalau papa sudah
tahu, kenapa papa nggak kembali saja



dengan mama ?



 



Untuk sesaat, Ace dan Queen berpikir keras,
sehingga tak seorang pun berkata-kata.



 



QUEEN



Apa mungkin … papa
kalian tahu kalau mama sudah



mempunyai keluarga
baru, sehingga tidak mau



mengganggunya ?



 



ACE



Kalau dia tidak mau
mengganggu mama, kenapa menyuruh



kami tinggal di
rumah kalian ?



 



Queen tak menjawab, di tengah
remang-remang  cahaya lampu taman, air
mata Queen menetes. Beberapa saat kemudian, Ace baru menyadari kalau Queen
sedang menangis.



 



QUEEN



Kamu dan Ace sangat
beruntung punya papa sebaik dia.



Kamu tahu ? Meskipun
sejak kecil aku punya orangtua yang



Lengkap, ada papa
dan ada mama, tapi … aku sama sekali nggak



Pernah dekat dengan
papaku. Papa selalu ke luar negeri. Mama



Juga selalu sibuk.
Baru tahun-tahun terakhir ini, sejak kak Cici



 kabur dari rumah, mama mulai sering ada di
rumah. Dan … aku



baru mulai dekat
dengan mama.



 



Ace memeluk Queen dan membiarkannya menangis
di dadanya yang bidang.



 



QUEEN ( CON’T )



Aku pikir, setelah
papamu tahu kalau ternyata perpisahannya



dengan mama adalah
salah paham, ia merasa bersalah karena



telah mendidik
kalian untuk membenci mama, makanya ia



menyuruh kalian
tinggal dengan mama setelah ia meninggal.



 



ACE



( Menghela napas )



Mungkin saja. Kamu
tahu ? Kalau memang cerita mamamu itu



benar, seharusnya
aku dan King tidak boleh membencinya.]



 



QUEEN



( Beranjak )



Love, kalau saja
kamu normal, kalau saja kamu nggak perlu



Berubah jadi Love
ataupun Spade. Kalau saja kamu cuma



seorang Ace, dan
kalau saja King nggak benci wanita. Keluarga



kita pasti akan
hidup dengan bahagia.



 



ACE



( Senyum )



Semoga saja
harapanmu itu akan terkabul.



 



QUEEN



( Tertawa )



Pasti akan terkabul.



 



CUT TO :



 



INT.
RUMAH QUEEN, DEPAN KAMAR KING – MALAM



Terlihat King di depan saklar, baru saja
menyalakan lampu. Suasana yang tadinya gelapa berubah menjadi terang. King
berjalan ke sana ke sini seperti mencari sesuatu.



 



KING



Ck … ck … ck …



 



Beberapa saat kemudian, Jack keluar dari
kamarnya.



 



JACK



Hei, apa nggak salah
? Malam-malam berisik sekali.



 



Dan karena suara Jack yang keras itu, Cici
dan Nut pun keluar dari kamar mereka yang letaknya tidak jauh dari sana.



 



King tidak mempedulikan Jack dan terus
mencari “ benda “ yang dicarinya.



 



KING



Ck … ck … ck …



 



CICI



( Mendekati King )



Sedang cari apa,
King ?



 



KING



Ng … kucingku …



 



NUT



Hah, apa nggak salah
? Laki-laki piara kucing.



 



CICI



( Menoleh ke arah
Nut )



Ssttt !!



 



Jack seolah nggak peduli, ia malah membuka
pintu kamar Queen. Ternyata nggak dikunci, emosi Jack pun naik.



 



JACK



( Sambil masuk ke
dalam kamar )



Queen, aku kan sudah
bilang kalau …



 



Kata-kata Jack terhenti ketika melihat kamar
Queen yang kosong.



 



JACK ( CON’T )



Queen ! Queen, di
mana kamu ?



 



Semua menoleh ke arah Jack. Suara Jack yang
begitu keras pun membangunkan seisi rumah. Mama dan para pembantu segera
berjalan menuju koridor depan kamar.



 



CICI



Queen kenapa ?



 



JACK



QUEEN HILANG !!



 



MAMA



Apa ? Queen hilang ?



 



Mama segera mengaba-abakan perintah kepada
para pembantu agar mencari Queen. Ia sendiri dan Jack juga ikut mencari ke
sekeliling rumah sambil meneriakkan nama Queen.



 



King ikut mencari ke sana ke mari tanpa
mengeluarkan suara. Begitu juga Cici dan Nut yang ikut mencari di belakang
King.



 



JACK



( Kepada King )



Untuk apa kamu
ikut-ikutan ?



 



KING



Kucingku hilang,
Queen juga hilang. Mungkin kucingku



dibawa pergi Queen.



 



Setelah menjawab, Jack, King segera berjalan
pergi. Diikuti Cici dan Nut di belakang. Tapi tiba-tiba saja Jack menghalangi
Cici dan Nut.



 



JACK



( Kepada Cici dan
Nut )



Kalau kalian mau apa
ikut-ikutan ?



 



CICI



Kucing King hilang,
aku mau ikut mencari.



 



JACK



Dasar, memangnya
kucing lebih penting daripada kucing ?



 



Cici nggak peduli, ia berniat mengikuti King
lagi, tapi ia sudah kehilangan jejak King.



 


Shan2 · 110 views · 2 comments
Categories: Episode 5#, Part 4

Previous page   ... 5 ... 7, 8, , 9 ... 12 ... 16  Next page

Last Comment

You will become more and more ...

2010-03-10 @ 01:49:18 am
by mai


You will become more and more ...

2010-03-09 @ 07:21:29 am
by hg


You will become more and more ...

2010-03-08 @ 12:59:35 am
by HB


You will become more and more ...

2010-03-05 @ 09:38:22 am
by HB


It's not so simply to make ...

2010-02-18 @ 07:46:27 pm
by SB20Chloe


Calendar

March 2010
SunMonTueWedThuFriSat
 << < > >>
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   

Google Adsense

Announce

Who's Online?

Member: 0
Visitor: 1

rss Syndication

Archives